
Kaisar meng long masih tak tau siapa yang mengeluarkan aura besar itu,Sehingga dirinya yang sudah berada di ranah dewa sejati saja masih bisa tertekan dengan aura itu
"Kaisar,Apa ini pembalasanmu setelah apa yang patriak Feng An berikan kepadamu,Kau bahkan berani melukai istri tercintanya sampai ia terluka parah seperti itu,Bagaimana kalau beliau mengetahuinya kaisar"Kata suara tanpa rupa itu
Kaisar meng long masih tak terima ia seperti itu dengan mengeluarkan kekuatan penuhnya ia mencoba untuk menetralkan aura yang menekanya
"Akhhhh,Sialll kenapa ini kuat sekali"Kata kaisar
"Wushhhh"
Tiba-tiba saja ada beberapa orang datang menghampiri kaisar lalu membantunya untuk menetralkan aura itu
Dengan sedikit berusaha akhirnya aura menekan itu tak terlalu besar seperti tadi meskipun masih ada
"Terimakasi kalian semua"Kata kaisar
"Sama-sama yang mulia"Jawab 5 orang yang kini ada di belakang kaisar itu
Mereka adalah 3 laki-laki paruh baya dan 2 wanita muda yang masih cantik mempesona
"Siapapun kau keluar lah cepat sebelum aku membunuh tetua agung"Teriak kaisar menantang pemilik suara tadi
"Wushhh"
Angin menerpa are sekitar lumayan kencang
"Tetua agungg"Teriak beberapa suara perempuan
Ternyata mereka adalah para tetua yang menyusul tetua agung
"Tetua ke-12 bagaimana ini,Ada apa dengan tetua agung"Kata tetua ke-19
Lalu tetua ke-12 memeriksa keadaan tetua agung
__ADS_1
Betapa terkejutnya ia ketika memeriksa keadaan tetua agung
"Sangat parah"Gumam tetua ke-12
"Apanya yang parah tetu"Kata mereka bersama
"Keadaan tetua agung,Dia terluka sangat parah,Hampir semua tulang rusuk depanya remuk,Organ dalamnya ada beberapa yang hancur,Bahkan ada pula yang membengkak,Aliran tenaga dalamnya kacau,Entah apa yang terjadi di sini sehingga beliau terluka separah ini"Kata tetua ke-12 menjelaskan
Semua tetua yang baru datang hanya melong bengong,Entah apa yang ada di fikiran mereka semua,Namun terlihat di mata mereka semua perlahan air mata turun ke pipi mereka
"Kenapa bisa separah ini"Gumma tetua ke-12
"Siapa yang melakukanya"Kata tetua ke-13
"Hoekkk"
Tetua agung kembali memuntahkan darah segar,Wajahnya semakin pucat,Ia kini dalam keadaan tak sadarkan diri
"Kaisar meng long,Jelaskan kepadaku apa yang terjadi disini"Kata tetua ke-19
"Hahaha tetua ke-19 tanyakan saja kepada tetua agung mu itu apa yang terjadi,Jangan salahkan aku,Karna dia sendiri yang datang kepadaku"Kata kaisar
Mendengar jawaban kaisar,Tetua ke-19 langsung bisa menduga apa yang terjadi dengan tetua agung di sini
Aura hijau cerah tiba-tiba keluar dari tubuhnya yang langsung menciptakan Pusaran besar di belakang tetua ke-19
Pusaran itu seolah-olah sudah siap untuk menelan siapapun
Kaisar dan yang lainya sangat terkejut melihat apa yang ada di depanya itu
Lambat laun angin bertiup dengan kencang berasal dari pusaran itu,Angin itu menyedot apapun yang berada di sana,Karna terlihat beberapa reruntuhan di sana mulai terangkat dan terbang ke arah pusaran itu lalu di telan hilang entah kemana
Kaisar dan yang lainya langsung waspada karna mereka sudah merasakan jika mereka seperti tersedot meskipun masih tak seberapa tapi mereka yakin jika makin lama efek itu akan semakin besar
__ADS_1
Ketika angin sudah mulai bertiup dengan kencang sehingga apapun yang ada di sana tersedot dengan cepat tiba-tiba saja angin itu kembali mengecil
"Tetua ke-19 hentikan semua itu"Kata suara halus di belakangnya
Entah kapan sesok pemuda tampan ada di sana
Yang pasti dengan sekejap ia sudah berdiri di antara mereka semua
"Mo Guan"Gumam para tetua yang langsung mengenali siapa yang sedang berdiri itu
"Tetua ke-19 sekarang bukan waktunya untuk berkelahi,Lebih baik kita kembali ke sekte keadaan tetua agung lebih penting,Ia sekarang sedang keritis"Kata Mo Guan
Mendengar kata-kata Mo Guan tetua ke-19 langsung menghilangkan pusaran itu dengan sekejap
"Kau benar Mo Guan"Kata tetua ke-19
"Kaisar Meng Long,Aku mewakili Patriak Agung Sekte untuk memberimu kesempatan kedua,Jika dalam waktu 3 hari kau tak datang ke sekte,Maka aku sendiri yang akan menghancurkan istanamu dan semua yang hidup di dalam ataupun di luarnya"Kata Mo Guan
Lalu ia menghampiri tetua agung dan membopongny lalu
"Wshhh"
Ia pergi dengan kecepatan yang tak masuk akal
Lalu di susul oleh tetua yang lainya
Sedangkan kaisar sendiri ia masih mematung di sana karna tak tau apa yang harus ia lakukan
"Yang mulia,Anda jangan takut,Disini ada kami bahkan jika masih kurang hamba akan membawa pasukan dan orang yang lebih hebat lagi yang mulia"Kata peria paruh baya yang membawa pedang di tanganya
"Hmmm semuanya kita masuk dulu,Kita bicarakan di dalam saja"Kata Kaisar
Lalu mereka pergi dari sana
__ADS_1