
Setelah masuk kedalam bersama putranya ia langsung memanggil pelayan istana untuk memanggil para patriak sekte dan tetua sekte untuk menghadiri rapat
Feng An mengajak putranya ke Aula Utama Istana yang sangat besar dan megah
Di aula itu terlihat ada sebuah kursi ynag terbuat dari emas berukir naga yang sangat gagah tentunya
Feng An menuju ke kursi itu dan duduk di sana,Terlihat ke Agungan menyelimuti Feng An ketika ia duduk di kursi emas itu
Tak beberapa lama berdatangan para patriak sekte kedalam aula utama itu
"Salam Yang Mulia"
Kata mereka semua
"Aku sengaja memanggil kalian semua kesini karna aku akan memilih diantara kalian untuk ku jadikan petinggi-petinggi istana yang kosong"Kata Feng An
"Yang berniat bergabung di dalam lingkungan istana kekaisaran silahkan maju kedepan dan jika masih tetap ingin menjadi petinggi di sekte diam saja di tempat"Kata Feng An lagi
Terlihat mereka saling pandang satu sama lain seolah meminta persetujuan dari yang lainya
Setelah beberapa saat terlihat ada seorang peria paruh baya yang gagah maju kedepan
__ADS_1
"Sebutkan dari mana kalian berasal dan apa jabatan kalian di sekte agar aku tau kepada siapa aku harus berterimakasih"Kata Feng An
"Hamba Dun dari Sekte Pencakar Bumi,Hamba seorang tetua di bidang militer sekte"Kata peria yang bernama Duan itu
Lalu terlihat ada 7 orang yang maju kedepan
"Hamba Fok dari sekte menara kebenaran,Hamba seorang tetua di bidang kemakmuran sekte"Kata peria yang bernama Fok itu
"Hamba Guan dari Sekte Elang Emas,Hamba seorang tetua di bidang administrasi sekte"Kata peria yang bernama Guan
"Hamba Mei dari Sekte Mawar Putih,Hamba seorang tetua di bidang kedokteran sekte"Kata Wanita yang bernama Mei itu
"Hamba Kong dari Sekte Air Suci,Hamba seorang tetua biasa"Kata Peria yang bernama Kong
"Hamba Jin dari Sekte Badak Besi,Hamba seorang tetua di bidang perhubungan sekte"Kata Peria bernama Jin itu
"Hamba Pit dari Sekte Naga Api,Hamba seorang tetua di bidang militer sekte"Kata peria bernama pit itu
"Hmmm apa tak ada lagi yang ingin berkerja untuk kekaisaran"Kata Feng An
"Sepertinya tak ada yang mulia"Kata Patriak Li setelah menunggu beberapa saat
__ADS_1
"Hmmm tak apa patriak Li,Baiklah aku ucapkan terimakasi kepada kalian semua,Terutama kepada sekte yang mau merelakan tetuanya untuk bekerja di kekaisaran baru ini,Aku akan memberi kompensasi yang setimpal untuk sekte kalian semua"Kata Feng An
"Terimakasi Yang Mulia,Semoga jaya selalu"Kata semua orang
"Patriak Li,Apa anda bersedia menjadi penasehat di kekaisaran baru ini"Kata Feng An kepada Patriak Li
"Amitabaa"
"Yang Mulia,Hamba adalah orang yang mencintai kebebasan,Hamba bisa saja menjadi penasehat di kekaisaran inu,Tapi hamba tak akan tinggal dinistana ini,Hamba mempunyai kewajiban yang lebih besar di sekte hamba yang mulia"Kata Patriak Li
"Hmmm tak apa patriak Li,Kau bebas mau tinggal dimana pun aku tak akan melarang mu,Yang terpenting ku mau menjadi penasehat di kekaisaran ini karna hanya kau lah yang tertua di antara kami semua"Kata Feng An
Dan itu memang benar saja,Patriak Li adalah yang tertua dari semua patriak yang ada umurnya kini sudah mencapai hambir 1500 tahun
"Dan untuk Guru Negara aku akan berikan jabatan itu kepada Huang Mei,Dan untuk jabatan patriak Sekte Teratai Hijau akan beralih ke pangkuan Tetua Ke-3 dari pangkuan Huang Mei"Kata Feng An
Semua orang terkejut ketika mendengar pernyataan terakhir kaisar
Siapa yang tak terkejut ketika mendengar seorang wanita muda menjadi Guru Negara
Namun mereka tak perotes akan hal itu,Karna semuanya menyadari siapa Huang Mei itu
__ADS_1