
Feng Yin dan yang lainya berlari dengan cepat menuju ke arah utara
Semakin dekat suara orang yang memina tolong itu semakin jelas terdengar
Akhirnya setelah beberapa saat mereka sampai di tempat suara itu berasal,Ketika mereka sampai di sana,Mereka tak lantas langsung menuju orang itu
Mereka memantau terlebih dahulu situasi di sana,Ternyata suara yang tadi berteriak meminta tolong itu berasal dari seorang Perempuan muda yang sangat cantik
Perempuan itu masih ada di dekat sebuat Kereta Kuda,Sedangkan di sekelilingnya terlihat orang-orang sedang bertarung
Terlihat satu grup memakai Baju seragam berwarna coklat tua,Sedangkan yang satunya wajah mereka di tutup dengan sebuah topeng berwarna Perak
Keadaan orang-orang yang memakai baju coklat cukup terdesak,Bahkan diantara mereka sudah ada yang terbunuh
"Perampok Topeng Perak"Gumam Jaka dengan sedikit rasa keterkejutan
"Sepertinya benar,Mereka para perampok yang sangat di takuti itu"Kata Arya
"Kita harus berhati-hati,Kemungkinan Si Topeng Perak juga ikut dalam perampokan kali ini"Kata Subali
"Tapi siapa yang mereka rampok itu"Kata Dursena
"Lihat bendera yang ada di atas kereta kuda itu,Sepertinya tidak asing bagi kita"Kata Jaka
Semua mata tertuju ke atas kereta kuda itu,Dimana disana terdapat sebuah bendera bergambar sebuah golok yang di kelilingi dengan rantai
"Biro Jasa dari Perguruan Rantai Golok"Kata Subali
"Sebaiknya kita tolong mereka,Jika dibiarkan terlalu lama,Orang-orang Perguruan Rantai Golok akan habis terbunuh oleh Perampok itu"Kata Feng Yin
Lalu ia dengan secepat kilat berlari menuju gelenggang pertempuran
"Hiatt"
"Trang"
"Bughhh"
__ADS_1
Ketika Feng Yin datang,Pertempuran menjadi kacau,Karena ia menerjang semua para perampok itu,Sehingga mereka tumbang satu persatu
Namun baru saja lima orang yang baru saja ia tumbangkan,Tiba-tiba saja muncul dari belakang seorang laki-laki paruh baya berjubah Jingga
Di tanganya terllihat ia membawa sebuah Pedang yang mengeluarkan sedikit pamor
"Siapa kau anak muda,Berani mencampuri urusanku"Kata laki-laki itu
"Selagi ada kejahatan di depan mataku,Aku tidak akan tinggal diam"Jawab Feng Yin dengan sengit
Feng Yin kembali menyerang orang itu,Melihat ada serangan Laki-laki itu tentu saja menahanya,Alhasil kini terjadilah saling tukar menukar jurus
Terlihat meskipun Feng Yin tidak menggunakan Pedang ia masih bisa menguasai jalur pertarungan,Pedang itu seolah-olah tidak berarti apa-apa bagi Feng Yin
Sehingga si empunya menjadi heran,Karena pedang itu mampu membelah batu karang sebesar kerbau hanya dengan sekali tebasan saja,Tapi kini kepada seorang anak muda,Tidak mempan sama sekali
"Pedang Membelah Samudra"
Si laki-laki itu menyerang Feng Yin dengan jurusnya,Gerakanya menjadi sangat cepat,Tebasan-tebasanya menjadi lebih kuat dari sebelumnya
Tapi itu semua tidak berarti apa-apa bagi Feng Yin,Malah ia dengan santainya membelokir semua jurunya itu
Lalu ia bergerak dengan cepat menyerang si laki-laki itu
"Tapak Penghancur Jiwa"
Sambil bergerak dengan Cepat,Feng Yin mengeluarkan salah satu jurus tapaknya yang cukup hebat
Ketika tanganya itu di gerakan,Angin seolah-olah berhembus dengan sangat kencang menerpa si orang itu
Ketika pedang dan tangan Feng Yin bertemu,Terlihat keluar percikan bunga api yang berpijar,Menandakan jika kini tangan Feng Yin sangat keras
Sedangkan orang itu,Ia sangat terkejut ketika pedangnya berbenturan dengan tangan Feng Yin,Karena seketika saja tanganya menjadi mati rasa tak bisa di gerakan
Alhasil ia melompat untuk menjauh dari Feng Yin untuk menenangkan diri
Tapi Feng Yin tak ingin membiarkan lawanya tenang,Ia langsung berkelebat dengan sangat cepat menyerang kembali orang itu
__ADS_1
Tanganya terbuka dengan sangat lebar mengarah ke dada orang itu
Melihat lawanya tidak memberi ia kesempatan untuk menarik Nafas,Orang itu hanya bisa melintangkan Pedangnya di depan dada bermaksud untuk melindunginya
Ketika Tapak tangan Feng Yin meluncur ke arah pedang itu,Feng Yin menambahkan daya kekuatanya
"Prakk"
"Bughh
"Akhhhh"
Terdengar suara besi patah,Lalu suara pukulan dan terakhir siara teriakan yang memilukan
Terlihat Tubuh orang itu meluncur ke belakang dengan cepat beberapa meter,Tubuhnya menghantam pepohonan
"Brakk"
"Brakk"
"Brakk"
"Aaaaa"
Setelah beberapa meter,Tubuh orang itu terhenti di dekat sebuah batu,Keadaanya cukup memperihatinkan,Juga terlihat jika ia diam tidak bergerak bersamaan dengan berhentinya pernafasan miliknya
Para perampuk itu yang melihat atasanya sudah di kalahkan oleh seorang pemuda tak di kenal,Mental mereka menjadi lemah
Mereka langsung lari terbirit-birit untuk menyelamatkan nyawa mereka satu-satunya
Sedangkan Arya dan teman-temanya,Mereka masih berdiam diri di tempat semula,Mereka cukup terpesona dengan gaya bertarung Feng Yin yang sangat hebat itu
Merasa sudah aman,Para murid-murid perguruan Rantai Golok membantu teman-temanya yang terluka,Lalu salah satu dari mereka menghampiri Feng Yin
"Tuan,Atasnama Perguruan kami mengucapkan terimakasi banyak,Karena anda sudah menolong kami semua"Kata orang itu dengan sopan
"Tidak usah sungkan,Kita para pendekar memang harus saling tolong menolong"Jawab Feng Yin sambil tersenyum
__ADS_1
Lalu matanya tertuju kepada sesok wanita cantik yang masih terlihat Syok karena kejadian barusan
"Beliau adalah Putri Dari Tumenggung Wicaksono dari Kadipaten Laut Kidul"Kata orang itu memberi tahu Feng Yin