
Betara Ismaya masih dalam posisi berdir dengan kedua mata yang terpejam,Satu tanganya mengelus-elus jenggotnya yang tumbuh tak terlalu lebat dan satu lagi ia simpan di belakang
"Kau adalah titisan Betara Ananta Boga,Seharusnya kau memiliki sifat bijaksana seorang Betara,Sifat yang kau tunjukan tadi,Tidak melambangkan sedikitpun Sifat seorang Betara,Apa Ananta Boga salah memilihmu"Kata Betara Ismaya kepada si pendekar naga langit
"Hamba mengaku bersalah"Kata pendekar naga langit dengan sopan
"Hmmm,Baiklah bagus jika kau sudah mengakui kesalahanmu itu,Sekarang pergilah dari sini untuk merenungkan apa saja kesalahanmu selama ini,Jangan kecewakan Betara Ananta Boga"Kata Betara Ismaya dengan lembut
"Biar yang di sini,Menjadi urusanku"Timpalnya lagi
"Baik Betara,Jika begitu,Hamba mohon undur diri"Kata pendekar naga langit
Lalu setelah memberi hormat kepada Betara Ismaya,Dengan secepat kilat,Ia pergi dari bukit nirwana
Kini tinggalah Feng Yin dan Sang Betara,Feng Yin masih mengingat-ingat tentang kemiripan suara tersebut,Namun ia lupa dimana dirinya pernah mendengar suara yang mirip seperti ini
"Hehehe,Bagaimana Nak,Masa kau sudah melupakanku yang tua ini"Kata Betarq Ismaya dengan tiba-tiba
Sontak fikiran Feng Yin langsung kembali ke masa dimana dirinya masih di Benua Awan,Di istana Kekaisaran Tanah Surga,Waktu ia pertama kali berlatih Kitab Dasendria
__ADS_1
"Kau,,,Kau adalah orang yang membimbingku waktu itu,Ketika aku mempelajari Kitab Dasendria"Kata Feng Yin
"Hahaha,Ternyata kau masih ingat dengan suara tuaku ini"Kata Betara Ismaya sambil tertawa
Seketika,Feng Yin langsung bersujud di hadapan Betara Ismaya,Memberi hormat sebagai mana mestinya seorang murid kepada gurunya
"Guru,Terima hormat dan sujud murid ini"Kata Feng Yin
"Hehehe,Bangunlah bocah,Tidak enak di lihat banyak orang,Lagian ini bukan di daratanmu di sana"Kata Betara Ismaya
Kemudian Feng Yin kembali berdiri berhadapan dengan Betara Ismaya,Sesok yang hanya terdengar suaranya saja,Yang membimbingnya selama ia mempelajari Kitab Dasendri
Semua orang yang melihat kejadian itu begitu terkejut,Mereka tak menyangka jika sesok pendekar bertopeng emas yang tadi sempat mengeluarkan jurus dahsyata itu,Ternyata adalah Murid dari Sang Betara Ismaya
Meskipun memang tidak secara resmi Sang Betara mengangkat Feng Yin menjadi muridnya waktu itu,Tapi tetap saja Bagi Feng Yin,Orang yang ada di hadapannya itu adalah sesok yang sudah ia anggap sebagai Guru
Karena dengan bimbinganya lah,Ia bisa mencapai kekuatan seperti sekarang ini
"Nak,Dulu aku memberimu waktu 1 tahun untuk menyelsaikan semuanya,Tapi kenapa sampai lewat jadi 5 tahun"Gumam Betara Ismaya dengan pelan
__ADS_1
Feng Yin hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu,Karena ia bingung harus menjawab apa
"Apa kau tersesat,Atau kau sengaja ingin berlama-lama di sini,Sedangkan di Daratanmu sedang terjadi kekacauan,Kini waktu yang ku berikan sudah terlewati banyak,Sehingga ke stabilan Dunia Persilatan di Benua ini menjadi Goyah"Kata Betara Ismaya dengan wajah khawatir dan cemas
Feng Yin yang mendengar itu,Ia menjadi serba salah,Di satu sisi ia harus menyelsaikan janjinya kepada Si Tuan Bertangan Kilat,Di satu sisi ia harus menyelsaikan tugas utamanya di Benua ini
"Awal bencana,Sudah di mulai dengan munculnya Pusaka Cupu Manik Sangkakala,Pada hari Selasa Wage nanti,Di Danau Suci di Gunung Semeru,Akan muncul Pusaka kedua yang akan mengawali bencana besar itu"Kata Betara Ismaya dengan suara bergetar
"Kau harus secepatnya menyelsaikam apa yang belum di selsaikan oleh Murid-muridku di Puncak Mahameru,Waktumu hanya tinggal 2 minggu saja nak,Jika lewat dari itu bencana besar itu akan benar-benar terjadi"Tegas Betara Ismaya kepada Feng Yin
Dengan sungguh hati,Feng Yin bersujud kembali di hadapan Betara Ismaya
"Maafkan saya Guru,Saya lalai dalam menjalankan tugas,Setelah ini saya berjanji akan secepatnya melaksanakan tugas tersebut"Kata Feng Yin
"Baiklah jika begitu,Aku tidak bisa langsung ikut turun tangan,Tapi aku hanya bisa membantu itu semua lewat tangan orang lain,Semoga kau berhasil,Aku akan selalu ada di dekatmu nak"Kata Betara Ismaya
Setelah selsai mengucapkan kata-kata itu,Angin kembali berhembus dengan kencang membawa kabut putih yang tebal,Menyelimuti seluruh Buku Nirwana
Terdengar suara senandung dari Betara Ismaya,Semakin lama semakin laun dan ketika Kabut itu hilang,Sesok Betara Ismaya pun hilang dari sana
__ADS_1