Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Pertempuran


__ADS_3

"Hoho dimana patriak kalian kepana bukan dia yang menyambut kedatangan kami"Ucap Wang Chen


"Maaf tuan patriak kami tak bisa menyambut langsung kedatangan anda karna beliau sedang sibuk"Jawab tetua ke 3


"Hahaha sungguh arogan sekali patriak kalian,Hemmm baiklah aku hanya ingen mengatakan bahwa hari ini kami datang kesini untuk meminta pertanggung jawaban atas kematian murid kami di sini"Kata Wang Chen


"Tuan apa kau tak tau jika kematian muridmu itu adalah kesalahanya sendiri karna berani berbuat hal yang tak pantas di sekte kami"Jawab tetua ke 3


"Hahaha kalian mencari alasan saja untuk masalah ini,Aku tau karna yang datang untuk menghadiri pertemuan itu bukan aku sendiri maka kalian berbuat hal keji untuk memancing aku supaya keluar"Kata Wang Chen


"Tuan meskipun anda tidak datang ke pertemuan dan hanya di wakilkan kepada murid anda kami tak mempermasalahkanya,Dia mati karna berani ingin melecehkan murid kami apa itu hal yang pantas untuk di lakukan oleh murid sebuah sekte yang terbesar ke 3 di benua Awan ini"Kata tetua ke 3


"Hoho kau yang hanya seorang tetua berani mengguruiku sekarang tidak ada alasan lagi untuk aku menghancurkan sekte kalian ini,Kalian dengar semua,Hari ini aku sebagai patriak sekte Naga Api memerintahkan kalian untuk membalas kan dendam untuk saudara kita yang mereka bunuh di sini,Supaya dunia tau jika menyinggung sekte naga api mereka akan menerima kehancuranya sendiri"Teriak Wang Chen


"Lalu apa kau sekarang menyatakan berperang dengan kami"Kata tetua ke 5 dengan nada sinis


"Jika itu mau kalian maka Hancurkan sekte Teratai Hijau ini"Teriak Wang Chen


"Dengar lah wahai murid-murid sekte Teratai Hijau semuanya kini musud d depan kita,Mereka menginginkan kehancuran sekte kita maka dari itu sebagai penghuni sekte kita wajib membelanya sampai titik darah penghabisan"Teriak tetua ke 3


Seketika terdengar sorak yang menggema dari seluruh murid sekte teratai Hijau


"Bagus kalian yang hanya sekte lemah dan baru seumur jagung ini sepertinya tak takut dengan kami"Kata Wang Chen


Wang Chen langsung mengeluarkan Aura ranah Surgawi manengah


Yang sontak saja menekan murid-murid dari sekte Teratai Hijau yang berada di Ranah Kaisar ke bawah


Sedangkan yang berada di ranah langit meskipun tertekan tapi mereka masih bisa bertahan


"Bailah jika kalian menginginkan kehancuran maka kami sekte Teratai Hijau akan mengobulkanya"Kata tetua ke 3


Langsung ia mengeluarkan Aura Ranah Surgawi Manengah


Di ikuti oleh tetua yang lainya yang berada di ranah Surgawi Awal dan manengah


Wang Chen yang mengetahui tingkatan tetua sekte teratai hijau menjadi kaget di buatnya


"Apaa ini pasti mimpi bagaimana mereka berada di ranah yang sama dengan aku padahal mereka masih muda,Ini tidak mungkin jika seperti ini meskipun aku menang dalam jumlah tetap saja akan mengalami kerugian Tapi ini sudah kepalang basah tak ada gunanya untuk mundur"Batinya dengan gelisah


"Kalian semua serang mereka"Teriak Wang Chen

__ADS_1


Sontak murid sekte naga api langsung menyerang murid-murid sekte teratai hijau


Terlihat meskipun murid sekte teratai hijau kalah jumlah tapi kekuatan mereka lebih tinggi daripada murid-murid sekte naga api


"Sial ternyata aku salah perhitungan murid-muridnya saja paling lemah hanya di ranah Master"Batinya Kesal


"Kalian para tetua serang mereka jangan kasih ampun"Kata Wang Chen kepada tetua sekte miliknya


Langsung para tetua itu menghadapi tetua sekte teratai hijau


"Sampah-sampah seperti kalian berani menantang sekte kami,jangan salahkan jika kami tak memberikan belas kaishan"Kata tetua ke 3


Ia langsung menyambut kedatangan tetua sekte naga api


Langsung saja tetua ke 3 mengeluarkan jurus pukulanya"Pukulan Bulan Menangis"


Seketika terlihat cahaya putih keluar dari pukulanya yang melesat ke arah tetua yang datang untuk menyerangnya


Tetua sekte naga api yang menyadari adanya bahaya ia langsung mengeluarkan jurus pertahananya"Perisau Badak Besi"


Terlihat di depanya seberkas cahaya seperti dinding menghalanginya


"Sampah pertahanan itu takan mampu menghentikan pukulanku ini"Kata tetua ke 3


Hanya menggunakan 60% kekuatanya saja tapi terlihat seketika pertahanan milik tetua sekte naga api mulai retak


"Bagaimana bisa"Gumamnya


"Itu hal mudah pak tua karna perbedaan kultivasi kita yang bagaikan langit dan bumi"Kata tetua ke 3


Tak ayal lagi pukulan itu mengenai tubuh tetua sekte naga api


Tubuhnya langsung terpental beberapa meter


dan


"Hoek"


Dari mulutnya terlihat keluar seteguk darah segar


Dadanya terasa sangat sakit bagai di sayat-sayat

__ADS_1


Ketika sedang memperbaiki posisinya secepat kilat datang pukulan lagi mengarah ke tubuhnya


"Pukulan Bulan penghancur"


Sontak ia karna tubuhnya masih belum stabil ia tak bisa cepat menghindar


Sehingga pukulan tetua ke 3 mengena tubuhnya


Karna efek pukulan yang dahsyat itu tubuhnya langsung terpental jauh


Dan organ tubuhnya menjadi kacau seketika itu juga ia MATI


"Padahal aku hanya menggunakan 60% kekuatanku tapi efeknya sudah begitu besar"Gumam tetua ke 3


Di lain tempat terlihat tetua yang lain sudah berhasil menguasai keadaan


Murid-murid sekte teratai hijau pun meski kalah jumlah tapi mereka mampu mengalahkan murid-murid sekte naga api


Wang Chen yang melihat itu menjadi geram karna tetua dan murid-muridnya sudah terpojokan


"Sial-sial kenapa bisa seperti ini,Apa kekuatan mereka semengerikan ini"Batinya


"Keparat kalian sudah menghancurkan pasukanku sekarang giliran kalian aku hancurkan"Teriak Wang Chen


Ia langsung pergi untuk membantai murid-murid sekte teratai hijau


Tapi belum seberapa jauh


Ia merasakan Aura yang menekanya datang dari arah samping


Ketika ia menoleh ia melihat seorang anak muda menatapnya dengan tajam


"Kenapa tatapan itu sangat menakutkan,Siapa dia itu"Batinya dengan tubuh mulai berkeringat


"Siapa Kau anak muda berani mencampuri urusanku"Teriak Wang Chen


**Haii haii jangan dulu minta crezy up ya soalnya otaknya lagi ga bisa fokos jadi gabisa up banyak-banyak


kalian kan tau sendiri klw novel aku ini bikinya sambil berjalan ga ada teks nya dulu jadi harus fokus ketika bikin novel ini sekali keganggu aja langsung buyar ga ada kata-kata lagi


Jadi Mon maaf aja ya

__ADS_1


Like Komen Votenya jangan lupa**


__ADS_2