Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Dua Kabar Bahagia


__ADS_3

Benua Awan


Kekaisaran Awan Putih,Sekte Teratai Hijau


3 bulan telah berlalu setelah pernikahan Patriak Sekte dan tetua Agung


Kini Suasana Sekte sedikit berubah karna sekte teratai hijau sudah di kukuhkan menjadi penguasa Tertinggi sepenuhnya di Kekaisaran Awan Putih


Pengukuhan itu di lakukan waktu pernikahan Patriak Sekte


Dan Itu juga adalah hadiah yang di berikan oleh Keluarga kekaisaran serta seluruh Golongan Sekte Aliran Putih Dan Netral serta beberapa Sekte Aliran Hitam di kekaisaran Awan Putih


Meskipun di balik itu ada tujuan tertentu yang tak lain adalah tujuan untuk menghindari pemberontakan yang sedang memanas di kekaisaran ini


Dan Benar saja setelah pernyataan itu para kaum pemberontak pun sedikit demi sedikit mundur dari rencananya


Karna takut ketika mengingat ada siapa di belakang Kaisar


Kini Sekte Teratai Hijau masih menjadi sebuah sekte dan tak berubah seperti apapun


Dan Pemerintahan pun masih di kekaisaran


Bisa di bilang Kalau sekarang kekaisaran Awan Putih Berdiri Di balik Sekte Teratai Hijau


#O


Hari sudah memasuki sore


Terlihat di luar gerang sekte berlari se-ekor kuda dengan Cepat


Setelah sampai di depan gerbang si penunggang kuda itu langsung berteriak


"Komandan pasukan kekaisaran meminta izin untuk bertemu Patriak Agung Sekte"Teriak Orang Itu


Si penjaga gerbang yang mendengar teriakan itu langsung memerintahkan yang lainya untuk membuka gerbang


Setelah di buka komandan yang tadi langsung memacu kudanya ke dalam sekte


Setelah lumayan cukup jauh ia sampai di depan sebuah bangunan yang megah


Lalu ia turun dari kudanya dan berjalan ke pintu bangunan tersebut


Terlihat ada dua orang yang menjaga pintu bangunan itu


"Mohon untuk memberitahukan kepada Patriak Agung Sekte Jika orang dari perbatasan Barat mohon untuk menghadap karna ada berita penting"Kata komandan itu

__ADS_1


"Baiklah tunggu sebentar"Kata si penjaga pintu itu


Lalu ia masuk ke dalam


Setelah beberapa saat terlihat orang tadi keluar kembali


"Silahkan masuk patriak sudah menunggu"Kata orang itu sambil membuka pintunya


Si komandan langsung masuk ke dalam bangunan itu


Setelah berjalan beberapa saat ia tiba di ruangan tamu


Disana terlihat Seorang laki-laki yang menggunakan Topeng Emas dan di sebelahnya terlihat ada wanita cantik duduk menemaninya


"Hormat kepada patriak agung,Mohon maaf jika kedatangan hamba menggangu"Kata komandan itu sambil memberikan hormat


"Tak apa-apa,Sudah lah duduk saja dan ceritakan ada hal penting apa yang akan kau sampaikan kepada aku"Kata patriak Sekte


"Hari ini Pasukan Hamba di perbatasan melihat segerombolan pasukan menuju kesini ke kekaisaran awan putih ini"Kata Komandan Itu


"Seberapa banyak mereka"Kata patriak


"Sekitar 2000 orang mereka menggunakan perlengkapan Zirah perang berwarna Merah Darah seperti akan menuju medan perang dan juga di tengah-tengah mereka terdapat dua kereta kuda yang lumayan besar"Kata Komandan itu


"Mungkin Besok mereka baru sampai gerbang perbatasan"Kata Komandan Itu


Patriak yang mendengar itu langsunf berdiri


"Ada apa Gege,Apa ini sebuah ancaman"Kata wanita di sebelahnya yang tak lai adalah istrinya Lin Hua


"Tidak sama sekali ini bukan ancaman untuk siapapu malahs sebaliknya ini adalah hal baik"Kata patriak sekte kepada istrinya


"Memangnya kau kenal dengan mereka"Kata Lin Hua


"Tentu aku sangant kenal dengan mereka"Kata Patriak


"Komandan perbatasan barat terimakasi sudah memberitahukan informasi ini ambil hadiahnya di Perbendaharaan Sekte,Dan untuk pasukan itu sebaik mungkin kalian Sambut karna mereka adalah rombongan dari benua Bulan tepatna rombongan Kekaisaran Bulan Darah"Kata Patriak Sekte


Lin Hua dan Komandan itu pun menjadi kaget ketika mendengar ucapan patriak sekte


"Ke-kekaisaran Bulan Darah,Patriak Agung hamba akan menjalankan sesui dengan perintah anda"Kata komandan itu sambil memberi hormat


"Bagus,Yasudah kau bisa kembali bertugas"Kata Patriak Sekte


"Hamba mohon pamit patriak agung"Kata komandan itu

__ADS_1


Lalu ia keluar dari kediaman patriak sekte


"Apa ada yang ingin kau tanyakan"Kata Feng An kepada istrinya


"Mmm apa itu rombongan Istrimu yang pertama"Kata Lin Hua


"Benar itu pasti rombongan Putri Kin Rong kenapa memangnya"Kata Feng An


"Ouh syukur lah ia akhirnya berkunjung kesini,Aku tak sabar ingin bertemu danganya"Kata Iin Hua


"Hemmm yasuda besok mereka akan sampai kesini maka kau harus menyambut Putri Kin Rong atau bahkan jika kau mau bisa mengadakan sedikit Pesta"Kata Feng An


"Ide yang bagus,Baiklah nanti aku akan menyiapkan semuanya"Kata Lin Hua dengan Tingkah Manjanya


"Jangan Mulai menggodaku,Atau kau akan Tau Akibatnya"Kata Feng An sambil membuka Topeng Nya


Yang langsung menunjukan Wajah Tampanya itu


Meskipun Lin hua Sering Melihat suaminya itu tak menggunakan Topeng Jika Sedang Berduaan


Tapi tetap saja ia selalu terpana ketika melihat wajah feng an


"Feng Gege aku merasakan Akhir-akhir ini suka Pusing dan Mual"Kata Lin Hua


"Hemmm kenapa bisa begitu apa kau sakit"Kata Feng An


"Tidak,Kata tabib kita akan mempunyai Anak"Kata Lin Hua sedikit menundukan kepalanya


"Apaa,,,"Hanya itu yang keluar dari mulut Feng An ketika mendengar kata-kata dari istrinya


"Kenapa Apa kau tak suka jika aku Hamil"Kata Lin Hua sedikit cemas


"Siapa yang bilang tak suka,Ini ini adalah sebuah kabar kebahagiaan untuku karna takan lama lagi aku akan mempunyai dua Anak hahahaha"Kata Feng An sambil tertawa lalu memeluk istrinya


"Berapa bulan kata tabib"Kata Feng an


"Menurut Tabih usia kandunganku baru menginjak 4 minggu"Jawab Lin Hua


"Terimakasi sudah menerimaku apa adanya,Meskipun aku sudah menikah kau tetap memberiku seorang anak dan selalu baik kepadaku"Kata Feng An


"Gege aku sudah bilang berapa kali kalau aku tak pernah mempermasalahkan berapa jumlah istrimu yang terpenting kau tetap memerhatikan aku"Kata Lin Hua


Mereka Berdua terus berbincang-bincang dengan bahagia karna feng an akan memiliki dua orang anak tak lama lagi


Soryy Lahh Aku Ga Pandai Buat Cerita Romansa Jadi Ga Terlalu Gereget

__ADS_1


__ADS_2