
Mo Guan,Ibunya serta Kakenya Kini sudah berpindah tempat ke kediaman Mo Gua untuk melanjutkan pembicaraan masalahnya secara rinci karna Mo Guan terus memaksa kakenya untuk menceritakanya semuanya perihal kenapa ia dan kedua orang tuanya di usir dari istana
Sedangkan Feng An dan yang lainya melanjutkan pembicaraan mengenai masalah kekaisaran
"Yang Mulia,Hamba mendapat laporan jika di perbatasan antara benua awan dan bulan di Selatan sedang terjadi masalah,Dimana banyak keluhan dari masyarakat jika akhir-akhir ini ternak serta pertanian mereka sedang dalam masalah"Kata Mentri Kemakmuran Kekaisaran
"Masalah apa"Kata Feng An
"Ternak dan pertanian mereka selalu habis atau mati ketika mendekati masa panen tiba,Enta apa masalahnya"Kata mentri
"Sudah berapa lama"Kata Feng An
"Sudah memasuki 6 bulan yang mulia"Kata mentri
"Hmmm cari tau akar permasalahanya,Jika ditemukan tumpas hama itu sampai akarnya"Jawab Feng An
"Perintah di terima Yang Mulia"Kata sang mentri
"Apa ada yang lain"Kata Feng An
"Tidak ada yang mulia"Kata Semua mentri
"Bagaimana dengan keamanan di setiap perbatasan,Apa semuanya baik-baik saja"Tanya Feng An
"Semuanya baik-baik saja yang mulia,Meskipun sering terjadi masalah,Tapi itu dapat kita atasi dengan mudah"Kata Mentri pertahanan
"Baiklah,Kalian boleh bubar"Kata Feng An
"Sampai jumpa Kembali Yang Mulia"Kata mereka semua sambil membungkukan badan
__ADS_1
Lalu mereka semua keluar dari Ruangan itu
Sedangkan Feng An ia masih duduk di kursi tahtanya
"Aura gelap mulai terlihat dari utara,Entah apa yang akan terjadi"Gumam Feng An sebelum ia bangkit dari duduknya dan pergi keluar dari ruangan itu
#O
Sedangkan di Alam Siluman terlihat sedang terjadi kekacauan
Kekacauan itu di akibatkan oleh serangan dari pasukan Raja Iblis
Sehingga banyak bangunan yang hancur serta bangsa siluman yang mati
Penyerangan itu tak berlangsung lama,Hanya terjadi beberapa kali serangan dan ledakan lalu lenyap kembali
Di kediamanya,Tepatnya di istana Siluman dj ruang utama
Terlihat Sang Kaisar Siluman Haylos sedang menahan amarahnya,Wajahnya Yang Putih berubah menjadi agak merah karna menahan amarah yang meluap
"Bajingan,Bangsa Iblis sudah berani membuka peperangan secara terbuka,Berarti kini sudah tak ada lagi ampunan bagi mereka"Kata Kaisar Siluman
"Meskipun Kaisar Iblis sekalipun yang tutun tangan,Aku Haylos Sang Kaisar Siluman Yang gagah berani takan mundur meskipun hanya satu langkah"Kata Kaisar Siluman
"Aku bersumpah,Akan membuat bangsa iblis bertekuk lutut di bawah kakiku,Dan akan membuat bangsa bar-bar itu menyesal selama hidupnya dan akan ku cincang tubuh Raja Iblis dengan kedua tanganku"Kata Kaisar Siluman sambil mengangkat tanganya ke atas sambil memegang senjatanya
Ketika kata-kata itu terhenti,Tiba-tiba langit bergemuruh menakutkan,Kilat-kilat menyala gemerlapan
Suara Guntur terdengar memekikan telinga makhluk hidup,Langit yang awalnya cerah tiba-tiba berubah menjadi hitam pekat
__ADS_1
Semua bangsa siluman yang melihatnya menjadi sangat ketakutan
Di suatu tempat di dalam gua di tengah hutan,Se-ekor rubah putih tiba-tiba berubah menjadi sesok siluman rubah yang sudah tua
Siluman rubah itu keluar dari Gua nya untuk melihat apa yang terjadi di luar,Matanya melihat ke langit yang gelap dengan suara guntur serta kilat menyambar kemana-mana
"Siapa yang sudah mengucapkan sumpah mengerikan"Gumam siluman Rubah tua itu
#O
Sedangkan di Alam Manusia
Fenomena aneh pun sama terjadi seperti di Alam Siluman
Semua orang menjadi ketakutan melihatnya
Feng An sendiri kini dirinya sedang dilanda gelisah atas kejadian Aneh tersebut
"Entah apa yang terjadi,Namun yang pasti sesuatu akan terjadi,Meskipun ini bukan ulah tangan manusia"Kata Feng An sambil terus menatap langit yanh hitam pekat
#O
Sedangkan di Alam Neraka
Raja Iblis terlihat sangat ketakutan ketika dirinya di beri tahu oleh bawahanya jika diluar sedang terjadi sesuatu yang aneh
Raja Iblis keluar untuk melihatnya,Namun sesampainya ia di luar,Lututnya langsung gemeteran ketakutan
Entah apa yang membuatnya takut,Namun yang pasti setelah ia masuk kedalam Raja Iblis langsung mengumpulkan Abdinya
__ADS_1