
Tak lama setelah petir itu menyelubungi seluruh tubuh si Pendekar Tongkat Hitam,Tiba-tiba saja terjadi ledakan yang cukup keras
Sehingga tempat itu menjadi terguncang akibat ledakan tersebut
Debu mengepul dari area sekitar Pendekar Tongkat Hitam,Tak lama setelah debu itu di terpa angin,Terlihat di sana tak ada lagi sesok Pendekar Tongkat Hitam
Tuan Basra yang melihat kejadian tersebut cukup syok,Melihat saudaranya kini sudah tak ada lagi di hadapanya
"Tuan pendekar,Kemana saudaraku,Kenapa ia menghilang"Tanya tuan Basra
Feng Yin yang menyadari akan tindakanya itu tak mampu untuk menjawab,Ia merasa takut dan malu
"Kenapa diam tuan,Jawab lah"Kata tuan Basra
"Tuan,Saudaramu sudah aku bunuh"Jawab Feng Yin singkat
Mendengar perkataan Feng Yin,Tuan Basra menghela nafas panjang seperti melepaskan beban yang berat
"Akhh,Akhirnya aku tak memiliki tanggung jawab lagi untuk membuat saudaraku itu tobat,Kini ia sudah pergi dari dunia ini,Aku kini kehilangan perbuatan yang baik untuk mengajak dia bertobat kembali"Guman Tuan Basra
Feng Yin yang memiliki pendengaran yang super tajam bisa mendengar apa yang di ucapkan tuan Basra barusan
Ia cukup heran juga dengan apa yang di ucapannya itu
"Tuan,Apa maksud anda itu"Tanya Feng Yin yang penasaran
"Tidak tuan pendekar,Sebelumnya Aku ucapkan terimakasi untuk bantuan anda,Hahh andai tuan pendekar telat mungkin aku yang akan mati terlebih dahulu"Kata tuan Basra
"Tidak apa tuan,Aku paling tak suka ketika melihat pembantaian orang yang tak bersalah di depan mataku"Jawab Feng Yin
"Terimakasih tuan,Ouyah tuan siapa gerangan nama atau julukan Tuan Pendekar ini jika saya boleh tau"Kata tuan Basra dengan hormat
"Namaku tak penting untuk di ketahui,Tapi Orang-orang memanggilku Pendekar Topeng Emas"Kata Feng Yin
"Nama yang sesuai dengan rupamu tuan pendekar,Semoga hati dan perilakumu bisa mulia seperti Emas itu"Kata tuan Basra
"Tuan,Sebelumnya aku datang kesini mempunyai tujuan"Kata Feng Yin
__ADS_1
"Apa itu tuan,Ouyah aku sampai lupa tak mempersilahkan tamuku ini masuk dan duduk terlebih dahulu,Tuan mari kita bicara di dalam"Ajak tuan Basra
Lalu Feng Yin dan tuan Basra masuk ke dalam,Sesampainya di dalam,Mereka duduk di kursi khusus tamu
"Maaf tuan,Keadaan rumah saya berantakan,Karna baru saja terjadi kekacauan"Kata tuan Basra
"Tak apa-apa tuan,Saya kesini hanya ingin membeli kuda saja untuk saya"Kata Feng Yin
"Ahh ternyata seperti itu rupanya,Tuan pendekar,Sebagai ungkapan rasa terimakasihku,Kau boleh memilih salah satu kuda terbaik miliku,Mari ikut saya"Kata tuan Basra
Keduanya kembali bergegas pergi menuju tempat dimana kandang kuda berada
Setelah berjalan beberapa saat ke belakang akhirnya mereka sampai di tempat kuda-kuda milik tuan Basra berada
Feng Yin cukup takjub juga dengan kud-kuda milik Tuan Basra,Bukan saja banyak tapi kuda-kuda itu juga terlihat gagah dan perkasa
"Tuan silahkan anda pilih salah satu dari kuda-kuda itu,Aku akan memberikanya secara geratis"Kata tuan Basra
Tanpa berlama-lama karna takut teman-temanya menunggu,Feng Yin langsung saja mengambil satu ekor kuda berwarna Hitam legam yang tinggi kekar
"Yang ini saja tuan,Aku harus buru-buru kembali ke temanku di pinggir desa mereka pasti sedang menungguku"Kata Feng Yin
"Terimakasih banyak tuan,Kalau begitu saya pamit"Kata Feng Yin
Lalu ia naik kuda hitam yang gagah itu,Dan pergi dari tempat kediaman Tuan Basra menuju teman-teman barunya itu
"Hati ku kenapa tak tenang,Mungkin sesuatu sedang terjadi pada mereka"Guman Feng Yin sambil mempercepat laju kudanya
Setelah beberapa saat akhirnya ia sampai juga di tempat dimana teman-temanya tadi menunggu
Namun alahngkah terkejutnya Feng Yin ketika sampai disana,Ia melihat ke-4 temanya itu kini sedang bertarung melawan seorang pemuda tampan berjubah putih
Rambutnya panjang berwarna putih,Di kepalanya melingkar sebuah mahkota kecil,Di tanganya terdapat sebuah pedang berwarna putih pula
Pemuda putih itu kini sedang bertarung melawan ke-4 temanya itu,Meskipun ia di keroyok oleh empat orang,Tapi sama sekali ia tak terlihat kesusahan dalam mengimbangi lawanya
Bahkan sebaliknya,Ke-4 teman Feng Yin lah yang terlihat kewalahan menghadapi si manusia serba putih itu
__ADS_1
"Trangg"
"Trangg"
"Trangg"
"Dukk"
"Brak"
"Bammm"
Terdengar suara dentingan senjata,Kemudian terlihat tubuh Arya terlempar ke belakang akibat terkena pukulan dari orang berjubah putih itu
Tubuh Arya melayang membentur pohon dan seketika pohon itu roboh akibat terkena tubuh Arya
Feng Yin yang melihat temanya dapat di pukul mundur,Ia langsung menghampiri Arya
"Arya apa kau tak apa-apa"Tanya Feng Yin ketika ia sampai di tempat Arya yang kini sedang bersusah payah untuk berdiri
"Tak apa-apa,Kau kenapa datang kesini Feng,Kau akan dalam bahanya jika ada di sini,Apalagi kau tak bisa bertarung,Pergilah mencari perlindungan"Kata Arya sambil berdiri di bantu oleh Feng Yin
"Siapa sebenarnya dia"Tanya Feng Yin
"Pangeran Gunung Merapi,Dia sebenarnya sudah berusia tua,Tapi berkat ajian yang dia miliki,Ia bisa mempertahankan kemudaanya bahkan semakin tampan"Kata Arya
"Apa dia seorang yang jahat"Tanya Feng Yin
"Huhh,Sangat lah jahat dan keji,Tak hanya membunuh yang tak bersalah,Dia juga adalah seorang sudjana pemetik bunga,Dosa-dosanya sudah menumpuk,Aku harus memusnahkanya dari muka bumi ini"Kata Arya dengan kobaran api semangat
Sedangkan di tempat lain,Terlihat tiga temanya yang lain sedang berusaha untuk memukul mundur si Pangeran Gunung Merapi itu
Namun naas,Bukan si pangeran itu yang mereka pukul mundur,Malah sebaliknya,Mereka bertigalah yang di buat terbang melayang oleh pukulan si Pangeran itu
Sebelum tubuh ketiga temanya itu terhempas membentur batu dan pohon,Arya langsung menggenjot tubuhnya untuk menyelamatkan mereka bertiga
Tapi sebelum itu terjadi,Sebuah senjata rahasia meluncur kepada dirinya,Alhasil ia harus menghindari senjata rahasia itu dan
__ADS_1
"Brakk"
Tubuh ketiga temanya berhasil membuat batu dan pohon hancur seketika oleh tubuh mereka