
Melihat Si Pisau Maut mati dengan mengenaskan membuat nyali mereka sedikit ciut
Namun itu tak berlangsung lama karna Huang Mei sudah menyerang mereka dengan cepat
Tukar menukar jurus pun terjadi di sana,Yang mana Huang Mei terlihat di keroyok oleh empat orang
Namun pada kenyataanya ke-empat orang itulah yang di keroyok oleh Huang Mei
Mereka semua tak menyangka jika Kekuatan Huang Mei begitu tinggi dan kuat padahal mereka ber-empat adalah pendekar Dewa Sejati Murni sedangkan Huang Mei Masih Pendekar Dewa Sejati Fana
"Kapak Iblis,Kau tahan dia dengan seranganmu,Sedangkan aku dan si Iblis Beracun akan menyerang dia Dari depan sedangkan kau Kipas Maut serang dia dari belakang"Kata si peria yang memegang Pedang
"Baik"Jawab mereka semua
Lalu merek menyerang Huang Mei dari segala arah yang membuat Huang Mei sedikit kesusahan untuk menyerang mereka
"Hmmm"
Hanya itu yang keluar dari mulutnya sebelum ia menyerang si kapak Iblis
Ketika Huang Mei akan menyerang si kapak iblis si Kipas Maut menyerangnya dari belakang sehingga serangan Huang Mei gagal
Huang mei menghindari serangan Si Kipas Maut namu si Iblis Racun dan si peria pemegang Pedang tiba-tiba menyerangnya dari depan
"Cihh sungguh merepotkan"Kata Huang mei
"Trangg"
Benturan Tongkat dan Pedang terdengar
"Terlalu Lama"Kata Huang Mei lagi
Lalu ia tiba-tiba menghilang entah kemana namun yang pasti setelah Huang Mei menghilang tiba-tiba saja Aura disana menjadi sangat Dingin
"Apa yang terjadi"Kata si Kapak Iblis
"Waspada,Ini pasti jurus wanita itu"Kata si peria pemegang Pedang
"Tapak Es Abadi Dari Utara"
Tiba-tiba saja angin berhembus dengan kencang dari arah Utara membawa udara yang sangat dingin,Seketika ketika angin besar itu lewat apapun yang di lewatinya langsung berubah menjadi beku
"Akhhh"
Suara pekikan wanita yang pasti itu berasal dari salah satu dari mereka
"Kipas Maut"Teriak si Kapak Iblis ketika melihat temanya yang memuntahkan darah segar
Si kapak maut melesat ke arah Si Kipas Maut namun sebelum ia sampai dengan tiba-tiba tubuh si kipas maut sudah menjadi Es
__ADS_1
"Akhhh"
Terdenar kembali suara pekikan di sana yang terdengar semakin banyak
Mata si Kapak Iblis melihat ke sekeliling ternyata suara itu berasal dari para perajurit yang ada di sanah
Mereka semua ternyata sudah berubah menjadi Es
"Tak Mungkin"
Hanya gumaman itu yang keluar dari mulut si kapak iblis
"Kapak iblis,Hati-hati kita sudah tak bisa keluar dari sini"Kata si peria pemegang Pedang
"Kau benar Pedang Setan,Sebaiknya kita kerahkan semua kekuatan kita untuk menetralkan Aura Mengerikan ini"Kata si Kapak Iblis
"Yang mulia apa anda masih sanggup untuk membantu kami"Kata si Pedang Setan kepada kaisar
"Baik lah aku akan mencobanya"Kata kaisar
Kaisar sendiri keadaanya tak baik-baik saja,Ia melihat kejadian dimana perajuritnya berubah menjadi bongkahan Es itu membuatnya sangat terpukul
"Percuman saja kalian melawan"Tiba-tiba Huang Mei sudah ada di hadapan mereka semua dengan tatapan yang mengerikan
"Kau,,,****** sialan,Aku tak akan membiarkanmu hidup terlalu lama di dunia ini"Kata si Pedang Setan
"Hahahaha mau melawanku"Kata Huang Mei seolah-olah ia meledek keadaan mereka yang sudah terhimpit
Lalu ia mengangkat tanganya dan
"Akhhhh"
Teriakan yang menyayat hati keluar dari mulut Si Pedang Setan,Entah apa yang terjadi yang pasti ia mati dengan seketika
Kaisar dan yang lainya sangat terkejut melihat apa yang barusaja terjadi
Mereka tak mengerti bagaimana si pedang setan mati
"Sekarang Giliran Kalian"Kata Huang Mei sambil menatap mereka bertiga
"Serang dia"Kata Kaisar
Lalu si Iblis Racun dan Kapak Iblis menyerang Huang Mei
"Bodoh"Kata Huang Mei
Lalu ia mendahului Serang Si Kapak Iblis dan Iblis Racun
"Es Pencabut Nyawa"
__ADS_1
Huang mei menunjuk Iblis Racun dan Kapak Iblis
Seketika dari jari telunjuk huang mei keluar seulet Cahaya berwarna biru yang sangat tipis melesat sangat cepat ke arah mereka berdua
Belum sempat menyerang atau pun menghindar
Iblis Racun dan Kapak Iblis sudah Roboh tergeletak ke tanah
Melihat hal itu kaisar tak bisa mempercayainya
"Tidak Mungkin"
Hanya itu yang keluar dari mulut kaisar
"Bagaimana kaisar,Apa kau sudah siap menjemput ajalmu"Kata Huang Mei
"Ampunilah aku Huang Mei,Aku mengaku bersalah jangan bunuh aku"Kata Kaisar Meratap
"Terlambat"Kata Huang mei
Lalu ia berkelebat cepat ke arah kaisar
Ketika ia berhenti dan berdiri terlihat di tanganya ia memegang sebuah kepala yang sudah pasti itu adalah kepala Kaisar Meng Long yang sudah terpisah dari tubuhnya
Andai ada yang melihat kejadian tersebut sudah dapat di pastikan mereka akan menyebut Huang Mei sebagai Iblis karna kekejamanya itu
Tapi untung saja tak ada yang melihatnya
"Murka Dewa Es"
Huang Mei mengangkat Tanganya ke atas,Lalu terlihat sebuah Cahaya Biru melambung keluar dari tanganya itu
Cahaya biru itu tiba-tiba meledak dan angin kencangpun terjadi
Angin kencang itu menerpa Istana Kekaisaran dan yang ada di dalam dan di luarnya
Dengan sekejap keadaan Istana itu berubah menjadi Bongkahan Es yang besar
"Angin Penghancur Semesta"
Lalu Huang Mei mengibaskan tanganya dan seketika keluat angin yang sangat besar dan mengerikan menerpa istana kekaisaran dan semua Bongkahn Es disana dan
"Trakk"
"Blarrr"
Bongkahan-bongkahan Es Itu hancur menjadi serpihan-seripihan kecil dengan seketika
"Hmmm begitulah akibatnya jika berani menentang Patriak Agung"Gumam Huang Mei
__ADS_1
Lalu Ia berkelebat dengan sangat cepat sambil membawa kepala Kaisar Ming Long
Tak lama setelah itu suara ayam berkokok pun terdengar di penjuru Alam yang menandakan jika pagi hari sudah tiba