Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Empat Begawan Suci II


__ADS_3

Lalu si kulit merah berjalan menghampiri Feng Yin yang sedang berjalan ke arah mereka ber empat itu


"Anak muda, Siapa kau"Kata si kulit merah


"Mohon maaf tuan, Apa benar anda adalah putra dari Betara Ismaya"Kata Feng Yin


"Petruk, Gareng, Bagong, Kesini kalian"Panggil si kulit merah kepada temanya yang ada di belakang


"Ada apa Cepot"Kata si hidung panjang yang bernama Petruk


"Dia nanya, Katanya aku putra Betara Ismaya apa bukan, Coba kamu jawab"Kata si kulit merah yang bernama Cepot


"Siapa Betara Ismaya, Kau tau tidak bagong"Kata si Petruk kepada si tubuh gempal yang bernama Bagong


"Tidak tau, Siapa Betara Ismaya"Kata si Bagong


"Iya ya, Anak muda kami tidak mengenal orang tua hitam putih itu"Kata si Cepot


"Cepot kamu jangan tidak sopan sama orang tua sendiri"Kata si Bagong


"Emang kenyataanya seperti itu kan, Dia memang hitam putih, Tak sedap untuk di pandang hahahaha"Jawab Cepot sambil tertawa


"Berarti benar kalian Putra Betara Ismaya"Kata Feng Yin


"Benar"Jawab Cepot


"Ehh Cepot, Tadi kamu bilang tidak kenal, Sekarang malah jawab benar gimana sih kamu"Kata si Petruk

__ADS_1


"Hahaha biasalah penyakit tua ku"Kata si Cepot


"Paman Guru, Perkenalkan aku Feng Yin, Aku datang dari Negri yang sangat jauh, Datang ke Negri ini untuk menjalankan tugas yang di berikan Betara Ismaya melalui Kitab Dasendria"Kata Feng Yin sambil memberi hormat kepada mereka


"Behhh behh behh, Cepott ternyata benar apa yang aku lihat tadi, Yang Widi, Kenapa kau limpahkan kesusahan ini kepada kami kembali"Kata si Petruk sambil menengadahkan kepalanya ke atas langit


Sedangkan yang dua lainya mereka hanya mengikuti apa yang di lakukan oleh si Petruak, Sedangkan si Cepot ia hanya terdiam saja


"Kenapa baru datang hari ini, Bukankah seharusnya kau datang lima tahun yang lalu"Kata Cepot dengan suara berat


"Lihat petruk, Si Cepot"Kata si Bagong dengan suara pelan sambil menunjuk kepada si Cepot


"Behh, Bahaya dia pasti akan marah"Jawab Petruk


Lalu Petruk berjalan menghampiri Cepot, Kemudian ia menepuk bahunya


Lalu ia menarik tangan Feng Yin, Seketika itu juga Feng Yin berada di sebuah tempat yang penuh dengan pepohonan


Feng Yin yang melihat hal tersebut cukup terkejut juga, Pasalnya hanya dengan sekali tarikan saja ia sudah ada di tempat yang berbeda


Di hadapanya masih sama, Ada empat orang yang berbeda-beda


"Tuan dimana kita sekarang ini"Tanya Feng Yin


"Jangan menanyakan dimana kita sekarang, Kami hanya ingin mengatakan beberapa hal kepadamu"Kata Petruk


"Anak muda coba kau keluarkan seluruh jurus yang sudah kau pelajari dari Kitab Dasendria itu"Kata si Bagong

__ADS_1


"Baik tuan"Jawab Feng Yin


Lalu ia mundur beberapa langkah ke belakang, Kemudian ia memasang kuda-kuda


"Hiatt"


Feng Yin langsung memperagakan gerakan-gerakan jurus dari Kitab Dasendria yang selama ini ia pelajari


Ke-empat Begawan Suci memperhatikanya dengan seksama, Tersirat kekaguman di wajah mereka semua ketika melihat Feng Yin memperagakan jurus-jurus tersebut


"Cukup"Kata Petruk


Feng Yin pun langsung menghentikan gerakanya


"Jurus yang kau pelajari dari kitab tersebut, Sudah mencapai tingkat setengah sempurna, Meskipun masih dalam tingkat setengah sempurna, Tetap saja pendekar biasa tidak akan mampu untuk menahanya"Kata Begawan Petruk


"Kau tau apa jurua tingkat terakhir dari kitab itu"Tanya Begawab Bagong


"Menurut Betara Ismaya, Jurua itu bernama Jurus Tiada arti"Jawab Feng Yin


"Benar, Jurus Tiada Arti, Apa kau paham apa artinya itu"Kata Begawan Petruk


"Tidak tuan"Kata Feng Yin


"Jangan panggil kami tuan, Kini kami akan mengangkatmu menjadi murid kami selama beberapa bulan kedepan untuk menempa jiwa dan batinmu"Kata Begawan Petruk


"Terimakasi Guru"Kata Feng Yin sambil memberi hormat kepa mereka ber empat

__ADS_1


__ADS_2