Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Bulan Purnama


__ADS_3

Tibalah hari ini dimana semua orang yang ada di sekitar Bukit Nirwana tunggu-tunggu


Hari masih sore dan sebentar lagi akan memasuki malam hari,Terlihat para pendekar masih ada yang bersantai di Desa dekat bukit tersebut


Tapi tak sedikit juga,Yang sedari siang tadi sudah bergerak menuju Bukit Nirwana


Mereka mencari-cari tempat yang strategis untuk memantau keadaan di Bukit Nirwana tersebut


Dikabarkan,Jika nanti Pusaka itu akan muncul dimana sinar rembulan menyinari puncak dari bukit tersebut secara pas


Saat itu lah,Pusaka Cupu Manik Sangkakala akan muncul


Semakin malam,Para pendekar semakin banyak yang berdatangan,Entah itu yang secara berkelompok atau perorangan


Terlihat para pendekar kenamaan banyak yang muncul di sana,Sehingga banyak para pendekar rendahan yang langsung ciut nyalinya ketika melihat kedatangan para pendekar kelas atas itu


Kini area Bukit Nirwana sudah di penuhi oleh para pendekar yang ingin mendapatkan pusaka maha sakti tersebut


Ketika semuanya sedang memantau keadaan di puncak bukit,Tiba-tiba saja mereka merasakan tekanan yang sangat kuat,Yang menandakan jika orang yang baru datang ini adalah salah seorang pendekar kelas kakap

__ADS_1


Sesaat kemudian,Di hadapan mereka semua,Munculah sesok laki-laki berparas tampan,Berjubah biru gelap,Di punggungnya terdapat sebuah pedang yang batangnya berbentuk Elang


Rambutnya hitam pekat,dibiarkan tergerai yang menambah kesan ketampanan laki-laki tersebut


Tak lama kemudian di susul dengan munculnya beberapa orang yang menjadi pengikutnya


Orang-orang yang ada di sana cukup terkejut juga,Karna mereka semua mengenali siapa laki-laki tampan yang baru saja datang itu


"Pantas saja tekanannya sangat kuat,Ternyata Dewa Petir yang datang"Kata salah seorang pendekar wanita muda yang sedang memandang terpesona dengan sesok si laki-laki itu yang tak lain adalah Dewa Petir


"Dewa Petir,Meskipun dia ada di golongan putih,Tapi sifatnya sombong dan sok berkuasa,Bahkan cenderung kejam kepada orang yang tak di sukainya"Kata seorang pendekar laki-laki paruh baya


Meskipun para pendekar itu bersembunyi di tempat aman,Tetap saja Dewa Petir masih bisa mengetahuinya


"Dasar cecunguk-cecunguk bau,Hanya mengantarkan nyawa saja datang kesini"Gumam Si Dewa Petir


Lalu ia mengajak pengikutnya untuk segera menuju ke atas Bukit,Karna ia ingin yang pertama yang mendapatkan pusaka maha sakti itu


Sedangkan di lain tempat,Di desa dekat bukit nirwana

__ADS_1


Terlihat Feng Yin dan teman-temanya masih bersantai ria,Mereka sedang makan-makanan yang lezat


"Saudara Feng,Kapan kita akan berangkat menuju Bukit Nirwana,Soalnya sebentar lagi Bulan Purnama itu akan ada tepat di atas kepala kita,Dan saat itu tiba,Pusaka itu akan muncul"Kata Arya


Mereka semua sudah mengetahui jatidiri Feng Yin,Yang ternyata adalah seorang pendekar sakti berilmu tinggi


"Ahh aku lupa,Aku takan ikut,Badanku serasa lemas setelah makan yang lezat ini,Kalian sajalah yang kesana"Kata Feng Yin sambil menunjukan ekspresi kelelahan


Semua teman-temanya saling memandang satu sama lain


"Feng,Kau harus ikut,Disana kita akan melihat banyaknya para pendekar tingkat tinggi,Apa kau tidak tertarik dengan pertarungan yang akan terjadi"Kata Arya


"Ehh,Memangnya akan ada pertarungan di sana"Kata Feng Yin


"Tentu saja,Disana pasti akan ada pertarungan untuk memperebutkan pusaka tersebut,Ini pasti akan seru"Kata Arya


"Ahh pokonya aku tak tertarik,Aku mau istirahat saja"Kata Feng Yin


Setelah bujukan mereka tak berhasil,Akhirnya Arya dan yang lainya memutuskan untuk segera berangkat ke sana

__ADS_1


Sedangkan Feng Yin,Ia kembali ke penginapan untuk istirahat


__ADS_2