
Tibalah hari ini dimana semua orang yang ada di sekitar Bukit Nirwana tunggu-tunggu
Hari masih sore dan sebentar lagi akan memasuki malam hari,Terlihat para pendekar masih ada yang bersantai di Desa dekat bukit tersebut
Tapi tak sedikit juga,Yang sedari siang tadi sudah bergerak menuju Bukit Nirwana
Mereka mencari-cari tempat yang strategis untuk memantau keadaan di Bukit Nirwana tersebut
Dikabarkan,Jika nanti Pusaka itu akan muncul dimana sinar rembulan menyinari puncak dari bukit tersebut secara pas
Saat itu lah,Pusaka Cupu Manik Sangkakala akan muncul
Semakin malam,Para pendekar semakin banyak yang berdatangan,Entah itu yang secara berkelompok atau perorangan
Terlihat para pendekar kenamaan banyak yang muncul di sana,Sehingga banyak para pendekar rendahan yang langsung ciut nyalinya ketika melihat kedatangan para pendekar kelas atas itu
Kini area Bukit Nirwana sudah di penuhi oleh para pendekar yang ingin mendapatkan pusaka maha sakti tersebut
Ketika semuanya sedang memantau keadaan di puncak bukit,Tiba-tiba saja mereka merasakan tekanan yang sangat kuat,Yang menandakan jika orang yang baru datang ini adalah salah seorang pendekar kelas kakap
__ADS_1
Sesaat kemudian,Di hadapan mereka semua,Munculah sesok laki-laki berparas tampan,Berjubah biru gelap,Di punggungnya terdapat sebuah pedang yang batangnya berbentuk Elang
Rambutnya hitam pekat,dibiarkan tergerai yang menambah kesan ketampanan laki-laki tersebut
Tak lama kemudian di susul dengan munculnya beberapa orang yang menjadi pengikutnya
Orang-orang yang ada di sana cukup terkejut juga,Karna mereka semua mengenali siapa laki-laki tampan yang baru saja datang itu
"Pantas saja tekanannya sangat kuat,Ternyata Dewa Petir yang datang"Kata salah seorang pendekar wanita muda yang sedang memandang terpesona dengan sesok si laki-laki itu yang tak lain adalah Dewa Petir
"Dewa Petir,Meskipun dia ada di golongan putih,Tapi sifatnya sombong dan sok berkuasa,Bahkan cenderung kejam kepada orang yang tak di sukainya"Kata seorang pendekar laki-laki paruh baya
Meskipun para pendekar itu bersembunyi di tempat aman,Tetap saja Dewa Petir masih bisa mengetahuinya
"Dasar cecunguk-cecunguk bau,Hanya mengantarkan nyawa saja datang kesini"Gumam Si Dewa Petir
Lalu ia mengajak pengikutnya untuk segera menuju ke atas Bukit,Karna ia ingin yang pertama yang mendapatkan pusaka maha sakti itu
Sedangkan di lain tempat,Di desa dekat bukit nirwana
__ADS_1
Terlihat Feng Yin dan teman-temanya masih bersantai ria,Mereka sedang makan-makanan yang lezat
"Saudara Feng,Kapan kita akan berangkat menuju Bukit Nirwana,Soalnya sebentar lagi Bulan Purnama itu akan ada tepat di atas kepala kita,Dan saat itu tiba,Pusaka itu akan muncul"Kata Arya
Mereka semua sudah mengetahui jatidiri Feng Yin,Yang ternyata adalah seorang pendekar sakti berilmu tinggi
"Ahh aku lupa,Aku takan ikut,Badanku serasa lemas setelah makan yang lezat ini,Kalian sajalah yang kesana"Kata Feng Yin sambil menunjukan ekspresi kelelahan
Semua teman-temanya saling memandang satu sama lain
"Feng,Kau harus ikut,Disana kita akan melihat banyaknya para pendekar tingkat tinggi,Apa kau tidak tertarik dengan pertarungan yang akan terjadi"Kata Arya
"Ehh,Memangnya akan ada pertarungan di sana"Kata Feng Yin
"Tentu saja,Disana pasti akan ada pertarungan untuk memperebutkan pusaka tersebut,Ini pasti akan seru"Kata Arya
"Ahh pokonya aku tak tertarik,Aku mau istirahat saja"Kata Feng Yin
Setelah bujukan mereka tak berhasil,Akhirnya Arya dan yang lainya memutuskan untuk segera berangkat ke sana
__ADS_1
Sedangkan Feng Yin,Ia kembali ke penginapan untuk istirahat