
Kekaisaran Awan Werah
Di suatu tempat,Terlihat iring-iringan rombongan pasukan yang terdiri dari berbagai golongan sekte
Juga ada pasukan kekaisaran awan merah serta kaisar sendiri yang duduk dengan gagahnya di atas kuda hitamnya
Sedangkan di kiri kananya terlihat pula tetua ke-3 sekte teratai Hijau dan para patriak sekte di kekaisaran awan merah ini
Ternyata mereka bukan hanya sekte dari aliran putih dan netral saja namun aliran hitampun ikut andil dalam pasukan itu
Ketika mereka masih terus berjalan,Tiba-tiba saja dari depan mereka terlihat se-ekor kuda yang sedang berlari dengan cepat ke arah mereka
Sontak kaisar dan yang lainya langsung menghentikan langkah mereka
"Hmmm siapa dia,Tapii dari pakaianya ia terlihat seperti perajurit kekaisaran"Kata Kaisar
Tak lama kuda itu pun sampai dei hadapan mereka semua dan benar saja itu perajurit kekaisaran awan merah
"Lapor yang mulia kaisar,Hamba membawa berita penting dari tempat pertempuran"Kata perajurit yang baru datang itu
"Hmmm laporkan apa yang terjadi dan bagaimana kondisi di sanah"Kata Kaisar
"Kondisi kami kini dalam keadaan terdesak,Pasukan terpaksa mundur ke daerah yang cukup aman,Pasukan kami kalah dalam jumlah dari mereka,Juga sudah ada beberapa jendral dan panglima yang sudah gugur"Kata perajurit itu melaporkan
Mendengar itu sang kaisar hanya terdiam seribu bahasa tak tau lagi apa yang harus ia katakan
"Perajurit,Seberapa besar dan banyak pasukan mereka"Kata tetua ke-3
"Mereka sangat banyak dan kuat,Mereka menyerang kami secara bergerombol,Setiap gerombolan di pimpin oleh 500 pendekar tingkat dewa tahap manengah dan puncak tetua"Kata perajurit
__ADS_1
Tetua ke-3 pun hanya bisa terdiam sambil kepalanya berfikir dengan keras
"Lalu apa kalian tau bagaimana pimpinan mereka"Kata tetua ke-3
"Mereka di pimpin oleh seorang iblis yang mempunyai satu tanduk di wajahnya,Dan kami belum meliat sekuat apa dia,Karna sampai pasukan kamu mundur dia belum melakukan serangan"Kata perajurit
"Hmmm jika perajuritnya saja sekuat itu berarti kemungkinan besar pimpinanya itu memiliki kekuatan yang hampir setara dengan patriak sekte,Tapi kenapa sampai sekarang patriak belum sampai di sini,Apa ada hambatan di perjalanan"Batin Tetua ke-3
"Baiklah,Yang mulia kita harus secepatnya sampai di sana"Kata tetua ke-3
"Kau benar nona,Mari kita lanjutkan perjalanan kembali,Perajurit kau pimpin kami menuju pasukan kekaisaran"Kata kaisar
"Baik yang mulia"Kata perajurit itu
Lalu mereka melanjutkan perjalanan kembali
#O
Kini semua murid sudah sedikit kembali pulih meskipun masih ada beberapa yang masih belum
Terlihat Feng An sendiri sedang bersemedi di bawah pohon besar
Namun entah kenapa selama ia bersemedi hatinya tak tenang seperti biasanya
Kini hatinya diliputi kegelisahan,Fikiranya menerawang ke sektenya di kekaisaran Awan Putih sana
"Ada apa ini,Kenapa hatiku begitu gelisah memikirkan sekte dan juga keluargaku,Apa ada yang sedang terjadi di sana"Batinya
Karna tak bisa fokus dalam bersemedi akhirnya ia membuka matanya
__ADS_1
"Hmmm hatiku mengatakan jika di sekteku sedang terjadi sesuatu,Tapi apa itu yang sedang terjadi"Gumamnya
"Dimana Mo Guan yah"Kata Feng An
Lalu ia berdiri dan berjalan
Tak lama kemudian ia melihat Mo Guan sedang ngobrol dengan teman-temanya
"Mo Guan,Kemarilah"Kata Feng An
"Baik patriak"Kata Mo Guan
Lalu ia menghampiri Feng An
"Ada apa patriak"Kata Mo Guan
"Kau kembalilah ke sekte,Aku merasakan jika sesuatu sedang terjadi di sana,Pergilah kau sekarang juga secepatnya kau harus sampai di sana"Kata Feng An
Mendengar kata-kata gurunya Mo Guan Hanya bisa terdiam
"Baik Patriak,Murid akan kembali secepatnya ke Sekte"Kata Mo Guan tanpa menanyakan lebih lanjut
Karna Mo Guan yakin dengan perkataan gurunya itu
"Bagus,Silahkan bersiap-siap"Kata Feng An
"Baik patriak,Murid mohon pamit"Kata Mo Guan
Feng an hanya menganggukan kepalanya saja tanda ia mempersilahkanya
__ADS_1
"Hmmmm semoga saja semuanya baik-baik saja"Gumam Feng an
Lalu ia berjalan kembali untuk melihat-liat keadaan pasukan yang ia bawa