
Feng Yin hanya menyimak saja penjelasan dari Arya,Sepertinya pemuda yang lebih tua beberapa tahun darinya itu,Banyak tau tentang pusaka Maha Sakti itu
"Baiklah,Aku akan ikut bersama kalian semua,Meskipun aku tak bisa beladiri,Tapi aku memiliki otak yang cerdas,Bukan aku sombong,Ini adalah fakta hahaha"Kata Feng Yin sambil tertawa pelan
Ke-4 pemuda tersebut saling pandang,Lalu mereka menganggukan kepalanya
"Baiklah tuan,Kita akan pergi bersama ke Bukit itu"Kata Arya
"Jangan panggil aku Tuan,Panggil saja namaku"Kata Feng Yin
"Baik saudara Feng"Kata mereka semua
"Kapan kita akan berangkat"Kata Feng Yin
"Jika semuanya sudah selsai,Kita berangkat sekarang,Mampung hari masih siang,Perjalanan menuju Bukit Nirwana cukup jauh,Tak baik jika mengulur-ulur waktu"Kata Subali
"Baiklah,Kita akan berjalan kembali di bawah teriknya sinar matahari ini,Haiss bisa-bisa wajahku ini jadi hitam karna sering berjalan di bawah sinar matahari yang terik seperti ini"Gerutu Feng Yin
Setelah semuanya selesai,Mereka membayar makanan mereka,Berikut makanan yang di makan Feng Yin,Semuanya mereka bayar
Awalnya Feng Yin menolak,Namun dengan alasan sebagai tanda persahabatan akhirnya Feng Yin menerimanya
Kini mereka berjalan ber-5,Tampilan ke-5 pemuda itu membuat wanita manapun pasti terpana,Secara ke-5 pemuda itu semuanya berwajah tampan,Terlebih lagi Feng Yin,Meskipun ia yang termuda namun ketampananya di atas mereka semua
"Saudara Feng,Apa kau membawa kuda"Tanya Subali
__ADS_1
"Mmm tidak,Jika kalian akan menunggangi kuda,Aku akan mencari kuda terlebih dahulu"Jawab Feng Yin
Sebenarnya ia mempunyai kuda,Bahkan kudanya lebih baik daripada kuda mereka semua
Tapi sayang,Kuda tunggangan Feng Yin kini sedang tertidur karna tahun ini adalah waktu dimana Binatang seperti Kuda Terbang miliknya akan tertidur
Dan akan kembali bangun setelah 5 tahun kemudian
Kuda Terbang milik Feng Yin,Ia tinggalkan di sebuah tempat yang sangat rahasia,Tak akan ada yang bisa menemukan keberadaan kuda tersebut
Jika waktunya telah tiba,Kuda itu akan menemui Feng Yin dengan sendirinya
Maka dari itu lah,Kenapa Feng Yin merasa kepanasan dan kelelahan selama 1 minggu ini
"Baikla,Kami menunggumu di sini"Kata Arya
"Di desa ini,Hanya ada satu yang menjual kuda,Yaitu juragan Basra,Rumahnya yang paling mewah di desa ini"Kata seorang laki-laki tua memberi tahu dimana keberadaan orang yang menjual kuda
"Luh,Baiklah ki terimakasi,Ini untukmu"Kata Feng Yin sambil menyerahkan satu koin emas
Mata si kakek tua itu berbinar tetkala melihat koin emas tersebut
"Terimakasih tuan,Kau masih muda tapi sudah sedermawan ini,Semoga kau si berkahi oleh sang tunggal Hyang Widi"Kata si kake
Lalu Feng Yin berlalu dari hadapan si kakek itu menuju ke kediaman orang yang bernama Juragan Basra
__ADS_1
Cukup lama Feng Yin mencari-cari ke seluruh desa,Akhirnya ia menemukan rumah yang memang lebih mewah daripada yang lainya
Tapi ada sesuatu yang terlihat ganjil di rumah tersebut
Samar-samar dari jauh Feng Yin sudab mendengar dengan jelas ada suara-suara dentingan senjata yang sedang beradu di arah rumah mewah tersebut
Hanya dengan satu loncatan saja,Feng Yin kini sudah ada di atas genteng rumah mewah tersebut
Ia cukup terkejut dengan apa yang terjadi di sana,Terlihat banyak mayat bergelimpangan di halaman rumah mewah tersebut
Di sisi lain,Terlihat sebuah pertarungab yang cukup sengit antara dua orang pendekar
Yang satu memakai jubah hitam bersenjata tongkat dari besi hitam,Dan yang satu memakai baju yang cukup mewah berwana kuning,Di tanganya terlihat sebuah tri sula berwarna kuning yang sepertinya terbuat dari emas murni
Keduanya tubuh mereka terlihat sudah memiliki banyak luka meskipun luka ringan
"Basra,Menyerahlah,Semua centeng-centeng mu itu sudah ku bunung semuanya,Serahkan semua harta milikmu itu mungkin aku akan meringankan kematianmu"Kata si laki-laki berjubah hitam itu
"Hahaha sampai matipun,Aku tak akan menyerahkan semua hartaku kepada orang tamak sepertimu,Tongkat Hitam,Kau adalah adiku,Tapi kenapa hidupmu menjadi sesat seperti ini,Kembali lah ke jalan yang benar,Mungkin aku akan berfikir kembali dengan apa yang kau minta itu,Lagian aku tak memiliki anak"Jawab si laki-laki berbaju kuning itu
"Banyak bacod kau Basra,Mungkin harus dengan cara yang lebih kasar lagi aku memaksamu untuk menyerahkan semua hartamu itu"Kata orang yang di panggil Tongkat Hitam itu
Ia kemudian memutar tongkatnya dengan cepat,Membuat angin yang berhembus menjadi kencang
Semakin lama angin itu semakin besar,Sehingga membentuk kubangan angin seperti angin Topan
__ADS_1
Bangunan di sekitar terlihat banyak yang tertarik dengan angin tersebut,Bangunanya pun banyak yang roboh akibat angin tersebut
Wajah si baju kuning terlihat pucat pasi melihat apa yang di lakukan oleh si Tongkat Hitam itu