Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Resi Jalakarsa


__ADS_3

Feng Yin kembali ke Desa Ranupane, Ia ingin memberi tahu teman-temanya, Jika dia akan pergi untuk sementara waktu


Sesampainya di desa, Terlihat suasana di desa itu cukup ramai, Terlebih lagi ketika ia sampai di kediaman kepala desa


Di sana terlihat rumah kepala desa di jaga dengan ketat oleh orang-orang berjubah seperti seorang Brahmana


Ada sekitar 10 orang yang berjaga di depan kediaman kepala desa itu


Feng Yin cukup heran dengan keadaan di sana, Pasalnya sebelum ia pergi meninggalkan desa tadi pagi, Di kediaman kepala desa tidak seperti sekarang


Karena penasaran, Feng Yin pun bergegas menuju ke sana, Namun begitu ia akan masuk, Orang-orang yang berjaga di depan sana langsung menghadang Feng Yin


"Siapa kau anak muda"Tegur salah seorang dari mereka


"Tuan, Saya adalah tamu di kediaman kepala desa ini, Seharusnya aku yang bertanya siapa kalian semua, Kenapa kalian menjaga dengan ketat kediaman kepala desa"Kata Feng Yin


"Hmmm, Kenapa kami menjaga ketat kediaman kepala desa, Karena Maha Guru kami sedang ada di sini, Sebaiknya anda jangan mengganggu mereka"Kata orang tadi


"Ahh rupanya sedang kedatangan tamu, Tapi kenapa harus di jaga seketat ini jika di hanya seorang tamu, Apa Maha Guru kalian orang penting sehingga harus di jaga seperti ini"Tanya Feng Yin


"Anak muda jangan banyak bicara, Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sedikit bicara"Kata orang tadi menjawab


"Haiss sungguh aneh mereka ini, Siapa sebenarnya mereka, Dan dari mana mereka inu berasal"Batin Feng Yin sambil mondar-mandir di dapan kediaman kepala desa


Sampai dimana setelah cukup lama, Akhirnya seseorang keluar dari kediaman kepala desa, Di dampingi oleh kepala desa sendiri

__ADS_1


Orang itu berpakaian layaknya seorang Berahmana seorang petinggi dari ajaran Betara Berahma


Orang itu sudah cukup tua, Terlihat dari tubuhnya yang sedikit bungkuk yang di bantu oleh tongkat untuk menopang tubuhnya


Melihat mereka berdua, Feng Yin langsung menghampiri kedua orang itu


Namun lagi-lagi langkahnya terhalang oleh para penjaga itu


"Anak muda, Jangan membuat kebodohan sendiri, Tunggu lah sampai Maha Guru kamai selsai"Kata orang tadi mencegah Feng Yin


Alhasil Feng Yin di buat kesal sendiri oleh orang-orang itu


Sedangkan kepala desa dan kakek berahmana itu mereka melihat sesok Feng Yin yang di cegah oleh orang-orang di depan sana


"Siapa dia kepala desa"Tanya si kakek tua itu


"Hah,,, Sepintas wajahnya mirip dengan orang yang aku ceritakan, Namu sudah berapa lama dia ada di sini"Kata kakek tua itu


"Belum lama ini dia ada di sini, Dia bersama dengan 4 temanya tak sengaja singgah di desa ini seperti yang sudah hamba ceritakan"Kata kepala desa


"Rupanya seperti itu, Baiklah aku akan pergi dulu, Kau jaga lah dirimu baik-baik di sini, Aku memiliki firasat yang tidak enak akhir-akhir ini"Kata si kakek tua


Lalu mereka berdua berjalan kembali menuju halaman depan diman Feng Yin berada


Sesampainya di sana, Si kakek tua langsung mengajak orang-orangnya untuk segera pergi

__ADS_1


Namun sebelum ia pergi, Ia sempat melihat terlebih dahulu ke arah Feng Yin, Sekejap ia terlihat merubah exspresi wajahnya, Entah kenapa


Lalu ia pergi bersama murid-muridnya meninggalkan kediaman kepala desa


"Kepala desa, Siapa mereka semua itu"Tanya Feng Yin


"Ahh beliau adalah Guru saya nak, Namanya Resi Jalakarsa, Seorang Maha Guru di Kuil Dewa Berahma di ujung timur daratan ini, Dan juga dia adalah seorang Resi juga seorang Berahmana yang baik"Kata kepala desa


"Ouh rupanya seperti itu"Kata Feng Yin


"Apa ada urusan yang penting sehingga ia jauh-jauh datang kesini"Tanya Feng Yin


"Ya ada hal penting yang mengejutkan di daerah timur sana, Terkait dengan kemunculan seorang pendekar Muda yang maha sakti"Kata kepala desa


"Seorang pendekar muda, Apa dia dari golongan hitam"Kata Feng Yin


"Menurut beliau, Pendekar itu tidak berpihak kemana-mana, Ia hanya akan menghukum orang yang bersalah, Tapi guruku memiliki kekehawatiran"Kata kepala desa sambil berjala. kembali ke dalam kediamanya


"Kekehawatiran apa itu"Tanya Feng Yin penasaran


"Pendekar muda itu memiliki wajah asing di negri ini, Dia sangat tampan, Maka dari itu menurut penuturan guruku, Ia di juluki Pendekar Dewa Giok, Karena ketampanan dan kelembutan hatinya"Kata kepala desa


"Hahh tapi ya begitulah, Dia tidak memiliki iman yang kuat, Sehingga ia sering melakukan kesalahan kepada wanita, Meskipun itu melakukan jalan yang baik, Yaitu dengan cara menikahinya terlebih dahulu tapi tetap saja hal-hal buruk pasti akan muncul akibat ulahnya itu, tercatat menurut guruku, Sudah ada 99 wanita yang ia nikahi, Tapi itu tidak lama paling hanya 1 bulan saja, Lalu ia akan meninggalkan wanita itu lalu menikah lagi dengan yang lain, Maka dari itu di daerah timur sana sedang terjadi kekacauan akibat ulahnya itu, Pasalnya bukan hanya putri-putri orang biasa saja yang ia permainkan seperti itu, Tapi Putri Raja, Adipati, Tuan kota, Pendekar, Ia embat semuanya asal ia menginginkanya"Kata kepala desa


Feng Yin yang mendengar itu hanya bisa merinding sendiri, Bagaiamana bisa laki-laki itu memiliki fikiran seperti itu

__ADS_1


"Sungguh maniax sekali laki-laki itu, Main tanam saham kesana sini, Setelah bosan lalu di buang"Batin Feng Yin sambil menarik nafas dalam-dalam


__ADS_2