
Kekaisaran Awan Putih
Sekte Teratai Hijau
Hari masih gelap,Yang menandakan waktu masih malam hari
Terlihat di sekte teratai hijau sangat sepi dan sunyi
Hanya 100 murid saja yang terlihat masih berjaga malam itu
Suara-suara hewan malam terdengar mengeluarkan suaranya
Di gerbang sekte terlihat ada sekitar 20 orang yang sedang berjaga
Di gerbang belakang hanya 5 orang saja yang berjaga
Dan sisanya mereka berkeliling sekte untuk memastikan jika keadaan baik-baik saja
Karna 2 hari yang lalu Tetua Agung sekte memerintahkan kepada murid-muridnya untuk memperketat penjagaan
Beberapa hari yang lalau keluarga patriak yaitu putri Kin Rong dan kedua putranya serta beberapa orang murid yang di pimpin oleh tetua ke-20 sudah berangkat menuju Benua Awan
Karna Tetua Agung merasakan ada kejanggalan dan firasat yang buruk
Ketika murid-murid sekte yang berjaga sedang mengobrol tiba-tiba saja mereka merasakan suasana yang tiba-tiba menjadi dingin
"Kenapa dingin sekali malam ini"Kata si pemuda yang membawa Pedang
"Benar kenapa dingin sekali yah,Jadi malas aku melanjutkan penjagaan"Kata si pemuda yang rambutnya panjang
Ketika mereka sedang berbincang-bincang tiba-tiba saja sebuah anak panah melayang menembus kepala salah seorang murid yang menjaga gerbang di atas
sontak saja tubuhnya itu jatuh ke bawah
"Brukk"
"Ehh apa itu,Coba kau lihat sepertinya di dekat gerbang sanah"Kata salah seorang murid sekte
Lalu beberapa orang mengecek suara apa barusan itu
Belum juga mereka sampai terdengar kembali suara sesuatu yang jatuh seperti tadi
"Ada lagi suara yang jatuh,Ehh coba kau periksa ke sebelah sanah,Biarkan aku yang melihat di sanah"Kata salah satu murid
Lalu mereka berpencar untuk memastika apa itu
Sesampainya di tempat mereka melihat murid sekte yang sudah tergeletak menjadi mayat dengan kepala yang tertancap sebuah anak panah
__ADS_1
"Siapa yang berani membunuh murid sekte di wilayah sekte,Cukup berani juga rupanya mereka"Gumam si orang itu
"Lebih baik aku laporkan saja kepada tetua"Katanya lagi
Lalu ia bergegas pergi untuk melaporkan apa yang sedang terjadi
#O
Sedangkan di hutan dekat sekte teratai hijau yang jaraknya tak seberapa jauh
Terlihat ada sekitar 100 orang yang membawa panah
"Baru dua orang yang berhasil kita habisi,Mereka yang berjaga di bagian atas"Kata seseorang
"Hmm sebaiknya kita bergerak cepat sebelum mereka mengetahuinya"Jawab seseorang lagi
"Benar,Kalian cepat habisi penjaga di depan gerbang itu,Lalu sebagian nyalakan tanda"Kata orang yang tadi
"Baik"Jawab mereka
Lalu mereka mengarahkan anak panahnya ke murid sekte yang sedang berjaga di depan gerbang
"Singgg"
"Akhh"
"Akhh"
Anak panah yang mereka lepaskan ternyata mendarat dengan tepat
Padahal jaraknya lumayan agak jauh,Tapi mereka berhasil membunuhnya
Sepertinya mereka memang sudah terlatih dalam bidang memanah
#O
Kembali di dalam sekte
Mendengar ada teriakan yang mencurigakan dari luar gerbang sekte
Si murid sekte yang berada di dalam langsung berlari ke arah gerbang untuk melihat ada apa di sana
"Buka gerbangnya cepat"Kata salah satu murid sekte
Lalu gerbang pun terbuka
Ketika gerbang itu terbuka mata mereka langsung di suguhkan dengan tergeletak beberapa mayat murid sekte teratai hijau
__ADS_1
Dengan terdapat anak panah di setiap tubuh mereka
"Waspada kalian semua,Sepertinya ada tamu tak di undang"Kata seseorang yang sepertinya pemimpin regu penjaga malam
#O
Sedangkan di tempat tinggal patriak sekte
Di sebuah ruangan terlihat tetua agung yang sedang bersemedi dengan tenang
Namun wajahnya terlihat sangat serius
Ketika ia asik bersemedi tiba-tiba telinganya mendangar suara seseorang mengetuk pintu
"Hmmm sudah berani mereka menyerang sekteku,Ingin aku melihat siapa dalang dari semua ini"Gumamnya
Lalu ia berdiri dan berjalan menuju pintu rumahnya
Sesampainya di depan pintu ia langsung membuka pintu itu
Ternyata yang mengetuk pintu itu adalah si murid yang tadi
"Mohon maaf tetua agung hamba mengganggu anda,Di dekat gerbang hamba melihat ada murid sekte yang terbunuh tetu agung,Sepertinya sekte kita sedang kedatangan tamu tak di undang"Kata si murid itu
"Hmm kau benar sekte kita sedang kedatangan tamu tak di undang,Kau panggil para tetua,Dan katakan kepada mereka untuk bersiap-siap menghadapi musuh,Nyalakan tanda bahanya"Kata tetua agung
"Ba-baik tetua agung"Jawab si murid yang ketakutan karna melihat wajah tetua agung yang sedang serius
Lalu si murid itu tanpa membantah pergi untuk memberitahu para tetua sekte
Tapi belum seberapa jauh si murid itu pergi dari depan terlihat para tetua sedang terbang mengarah ke arah tetua agung
Tak lama mereka pun sampai di depan tetua agung
"Salam tetua agung"Kata mereka semua
"Ternyata kalian pun sudah mengetahuinya,Baguslah jika begitu kalian bersiap untuk menghadapi serangan mereka"Kata tetua agung
"Baik tetua agung"Jawab mereka semua
Lalu tetua agung terbang menuju ke arah gerbang sekte yang di ikuti oleh para tetua yang lainya
Ketika mereka di tengah perjalanan terlihat ada sebuah cahaya yang terbang ke langit
Lalu cahaya itu memudar
"Hmmm mereka sudah memberi aba-aba"Kata Tetua Agung
__ADS_1