Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Pendekar Jari Maut


__ADS_3

Semua orang langsung mundur beberapa langkah, Karna mereka merasakan ada aura yang menekan mereka semua


Sedangkan pendekar Dewa Giok, Ia masih terlihat biasa-biasa saja Bahkan ia sama sekali tidak merasakan tekanan apapun


"Pendekar Jari Maut"Gumam seluruh para pendekar yang ada di sana


"Bocah ingusan, Tau apa kau tentang barang yang kau bawa itu"Kata pendekar Jari Maut


"Hahahaha aku sudah tau rencanamu selama ini Pendekar Jari Maut"Kata Pendekar Dewa Giok


"Hahaha jangan mengada-ada bocah, Apa kau tidak tau sedang berhadapan dengan siapa sekarang"Kata Pendekar Jari Maut sambil menggenggam erat tongkatnya


"Kenapa marah pendekar tua"Kata Pendekar Dewa Giok


"Apa aku perlu menceritakan semua rencana busukmu selama ini Pendekar Tua"Kata Pendekar Dewa Giok


"Bocah Nakal, Sepertinya aku harus memberimu sedikit pelajaran untuk mendidikmu sopan santun kepada orang tua"Kata Pedekar Jari Maut


Lalu ia langsung memukulkan tongkatnya ke arah Pendekar Dewa Giok


Tapi dengan gesit Pendekar Dewa Giok langsung menghindari serangan tersebut, Sehingga serangan itu meleset


"Woww, Sungguh kuat sekali"Kata pendekar Dewa Giok ketika melihat pukulan tongkat itu menghantam tanah yang langsung retak


"Lihat serangan"Kata Pendekar Jari Maut sambil kembali menerjang Pendekar Dewa Giok


"Jari Iblis"

__ADS_1


Pendekar Jari Maut langsung mengeluarkan salah satu jurus andalanya, Dari jarinya tiba-tiba saja keluar aura hitam


Tak lama kemudian aura itu membentuk sebuah garis panjang, Dan langsung menyerang Pendekar Dewa Giok


"Ini kah salah satu jurus andalanmu itu"Kata Pendekar Dewa Giok sambil melesat ke depan untuk menghadang serangan jurus Pendekar Jari Maut


"Tapak 12 Naga"


Pendekar Dewa Giok menghadang serangan itu dengan salah satu jursnya, Ia membuka telapak tanganya yang langsung saja dari telapak tanganya itu keluar cahaya kuning yang langsung menghantam aura hitam tersebut


"Duarrr"


Seketika terjadi ledakan yang cukup besar di tengah-tengah mereka semua


Sehingga para pendekar yang ada di sana langsung menghindari ledakan tersebut


Yang menandakan jika tenaga dalam keduanya cukup berimbang


"Hahaha anak muda, Ternyata aku terlalu meremehkanmu"Kata pendekar jari maut


Sedangkan pendekar dewa giok, Ia hanya tersenyum saja mendengar perkataan pendekar jari maut


"Pendekar Jari Maut, Aku mendapatkan tugas dari seseorang untuk segera melenyapkanmu dari bumi ini, Agar rencana dan ambisimu tidak terwujud"Kata pendekar dewa giok


"Jika kau mampu, Boleh saja"Kata pendekar jari maut sambil kembali menyerang pendekar dewa giok


Keduanya kembali bertarung untuk saling mengalahkan, Jurus demi jurus berlalu, Sehingga banyak kerusakan-kerusakan yang di akibatkan oleh pertarungan mereka berdua

__ADS_1


Bahkan kini pertarungan mereka semakin sengit, Keduanya masing-masing mengeluarkan jurus-jurusnya yang hebat


Namun sampai sejauh ini belum terlihat siapa yang lebih unggul, Karna keduanya masih sama-sama menguasai pertarungan


"Tapak 12 Naga, Naga Penghancur Bumi"


Pendekar Dewa Giok mengeluarkan jurus Tapak 12 Naganya kembali, Terlihat kini aura dari sang pendekar keluar menekan semua orang


Dari belakang pendekar dewa giok terlihat ada siluet cahaya kuning yang menyerupai naga yang sangat gagah


"Haha akhirnya aku bisa melihat jurus tapak 12 naga yang legendaris itu"Kata pendekar jari maut


Lalu tiba-tiba pendekar dewa giok melesat menyerang pendekar jari maut


"Jari Maut, Jari Pemakan Roh"


Terlihat pendekar jari maut membaca mantra, Lalu tiba-tiba saja tanganya menghitam dan kemudian ia juga melesat untuk menyerang pendekar dewa giok


Ketika keduanya bertemu di udara, Kembali gesekan dua jurus kuat terjadi kembali, Sehingga area di sana menjadi bergetar


Telapak tangan keduanya bertemu di udara, Lalu terjadi ledakan yang sangat besar


Terlihat juga tubuh kedua pendekar kuat itu terpental ke belakang yang menandakan jika kekuatan mereka masih berimbang


Tapi ketika keduanya kembali berdiri, Wajah pendekar jari maut tiba-tiba saja sedikit memucat, Lalu tak lama dari sudut bibirnya keluar sedikit darah


"Hahahaha pendekar dewa giok, Kehebatanmu memang bukan isapan jempol belaka"Kata pendekar jari maut sambil menyeka darah tersebut

__ADS_1


Lalu terlihat pendekar jari maut memejamkan matanya, Bibirnya terlihat komat-kamit seperti membaca mantra


__ADS_2