Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Pertarungan


__ADS_3

Tak lama kemudian munculah sesok kepala desa di hadapan mereka semua


"Hahaha Rekso akhirnya kau muncul juga"Kata seorang lelaki paruh baya yang berpenampilan cukup seram


"Hmm Bajra,Ternyata ambisi mu belum hilang juga untuk mendapatkan kitab tersebut"Jawab kepala desa yang bernama Rekso itu


"Hahaha siapapun orangnya jika tau tentang Kitab itu sudah tentu mereka tak akan menyerah untuk mendapatkan Kitab pusaka tersebut"Jawab orang bernama Bajra itu


"Bukan kah perjanjiannya satu Minggu lagi Bajra,Jika kau ingin mengambilnya sekarang aku tak bisa memberikannya kepadamu"Kata Rekso


"Cihh,Persetan dengan perjanjiannya itu,Aku tau rencanamu Rekso,Kau sengaja ingin mengulur waktu supaya adikmu dan seluruh orang dari Perguruan Elang Emas datang membantumu,Juga murid-murid mu yang tersebar di seluruh kerjaan ini"Kata Bajra


Sontak saja perkataanya itu membuat Rekso sangat terkejut,Bagaimana rencananya itu bisa bocor dan diketahui oleh Bajra


"Hahaha jangan kaget Rekso,Mata-mataku ada di mana-mana termasuk di Perguruanmu itu"Kata Bajra sambil tertawa bangga


Mata Rekso langsung melotot tak percaya


"Penyusup di perguruanku,Siapa"Batin Rekso


"Jagabaya"Teriak Bajra


Tak beberapa lama munculah sesok Jagabaya si pemimpin penjaga desa


Kepala Desa atau Rekso terlihat begitu terkejut dengan kemunculan Jagabaya yang kini berdiri di samping Bajra

__ADS_1


"Jagabaya apa yang kau lakukan di situ"Kata Kepala Desa


"Hahaha maafkan aku kepala desa dungu,Sebentar lagi kau akan menyusul anggota perguruanmu yang sudah aku bawa ke tempat rahasia"Jawab Jagabaya


Kepala Desa mundur beberapa langkah ke belakang karena kaget tak percaya


"Jagabaya keparat,Ternyata kau pengkhianat di perguruanku,Kau apakan anggota keluarga perguruanku yang tak bersalah itu"Teriak Rekso dengan raut wajah menegang menahan amarahnya


Aura tenaga dalamnya merembes keluar dari tubuhnya membuat tanah dan pohon-pohon di sekitar sana bergetar tandanya jika kekuatan Rekso cukup tinggi


"Hahaha kau akan tau setelah menyusulnya nanti"Jawab Bajra dengan nada mengejek


"Anak-anak serang perguruan Rajawali Perak dan ratakan perguruan mereka dengan tanah"Kata Bajra memerintahkan kepada anak buahnya atau lebih tepatnya Murid-muridnya karena Bajra adalah Ketua dari Perguruan Tebing Dosa tersebut


Mendapat perintah dari Guru mereka,Semua murid perguruan Tebing Dosa langsung maju menyerang warga desa yang juga ternyata adalah Murid-murid sebuah Perguruan Silat yaitu Perguruan Rajawali Perak


Tapi Perguruan Rajawali Perak yang di pimpin Rekso ini tak menunjukan jika mereka adalah Perguruan Silat karena gaya bangunan dan kesehariannya sama persis seperti sebuah desa


Pertempuran terjadi cukup tak seimbang,Dimana perguruan Rajawali Perak kalah dalam jumlah murid


Perguruan Rajawali Perak hanya memiliki murid 1500 saja sedangkan Perguruan Tebing Dosa mereka memiliki murid yang di bawa saja hari ini mencapai 5000 murid


Sebenarnya murid Perguruan Rajawali Perak cukup banyak,Ada sekitar 7000 murid,Namun perguruan ini membagi-bagi murid-muridnya di beberapa tempat untuk mengembangkan ajaran mereka di berbagai tempat sehingga di katakan jika Perguruan Rajawali Perak memiliki hampir 20 desa-desa di kerajaan Naga Langit ini


Dan di katakan pula jika Perguruan Rajawali Perak termasuk Perguruan Tingkat Tinggi di Kerajaan Naga Langit ini

__ADS_1


Tapi sayang,Kali ini mereka hanya memiliki 1500 murid,Sehingga ketua mereka sendiri yaitu Rekso merasa khawatir akan keselamatan Murid-muridnya


Pertempuran sengit terjadi dengan saling serang menyerang sehingga tak beberapa lama mayat pun sudah dapat terlihat bergelimpangan di sana


Sedangkan Rekso ia tak tinggal diam,Ia menerjang dan menyerang siapapun yang mencoba mendekatinya,Hanya dengan sekali pukul saja orang itu tergeletak tak bernyawa


"Jagabaya aku katakan sekali lagi,Kau apakan dengan orang-orang ku yang tak berdosa itu"Teriak Rekso


"Hahaha mereka semua sudah pergi menemui malaikat Maut Rekso"Jawab Jagabaya


Urat-urat di wajah Rekso terlihat menegang wajah tuanya berubah bersemu merah menahan amarahnya


"Bedebah kau keparat"Kata Rekso sambil melesat menerjang Jagabaya


Ia sudah tak meragukan lagi kata-kata Jagabaya,Jika benar ia adalah anggota Perguruan Tebing Dosa sudah dapat di pastikan jika perkataanya itu benar mengingat kekejaman dan kesadisan Mereka dalam membunuh manusia


Rekso dan Jagabaya langsung terlibat pertarungan Sengit


Belum juga seberapa lama,Kerusakan yang di timbulkan oleh pertarungan mereka berdua cukup besar


Sedangkan di sebuah atap rumah,Terlihat sesok laki-laki remaja memperhatikan apa yang terjadi di bawah sana


Sesok yang tak lain adalah Feng Yin itu terlihat sungguh tak menyangka jika Desa yang ia singgahi sekarang ini adalah Sebuah Perguruan Silat


"Pengkhianat,Aku benci orang seperti itu"Gumam Feng Yin sambil merogoh sesuatu dari balik jubahnya

__ADS_1


Ternyata ia mengambil sebuah Topeng Emas pemberian ayahnya dan ia pun memakainya


Setelah selesai memakainya ia langsung turun dari atap rumah itu dan berkelebat ke arah pertempuran terjadi


__ADS_2