Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Mulai Berlatih


__ADS_3

Kembali ke Benua Awan


Tepatnya di Kekaisaran Tanah Surga


Istana Kekaisaran


Setelah terjadi Fenomena yang mengejutkan semua orang dengan adanya Cahaya yang bersinar selama hampir kurang lebih 7 hari itu keadaan Kekaisaran dan yang lainya kembali menjadi normal


Tapi tidak dengan keadaan di istana


Dimana Kaisar dan istrinya Kin Rong terlihat sangat cemas


Kini Kaisar dan istrinya sedang duduk di kamar peribadi Kaisar


Kaisar sendiri sekarang sedang tak menggunakan Topeng nya sehingga Pancaran Cahaya Ketampananya terlihat dengan jelas


"Feng'Gege bagaimana keadaan Feng Yin putra kita" Kata Kin Rong menanyakan keadaan putra tirinya itu


Karna sejak hari pertama munculnya cahaya dari ruangan tempat Feng Yin berlatih terdengar suara-suara teriakan yang memilukan yang berasal dari Feng Yin


"Tenanglah istriku,Semuanya akan baik-baik saja,Aku yakin putrakita bisa melewatinya dengan sempurna" Jawab Feng An dengan mantap meskipin kegelisahan menyelimuti hatinya


"Baiklah jika begitu,Aku yakin dia akan baik-baik saja" Kata Kin Rong


Feng An hanya tersenyum lalu ia membelai wajah istrinya


"Apa kau akan melakukanya di siang hari seperti ini" Kata Kin Rong dengan malu-malu


"Kalau bisa kenapa tida" Jawab Feng An sambil tersenyum mesum


Lalu keduanya tenggelam dalam keheningan dan sesaat kemudian dikamar itu hanya terdengar suara kenikmatan


#O


Sedangkan di Ruangan tempat Feng Yin berlatih

__ADS_1


Terlihat Feng Yin yang kini keadaanya sudah tak karuan


Baju yang ada di tubuhnya sudah terlepas semuanya dan ntah kemana baju itu perginya


Yang pasti keadaan Feng Yin kini ia bertelanjang bulat


Kulitnya berwarna merah seperti kepiting rebus


Tapi ia masih duduk dengan posisi Lotus di depanya terlihat Kitab pemberian Ayahnya yang baru terbuka selembar


Peluh membanjiri tubuhnya yang berubah berwarna merah


"Akhhhhh"


Teriakanya terdengar sangat memilukan di susul dengan suara Tulangnya yang seperti patah


Sontak tubuhnya menjadi lunglai tergeletak tapi matanya masih terpejam


Ketika dirinya masih tergeletak tiba-tiba cahaya keemasan menerangi Tubuhnya seketika tubuhnya yang tadi berwarna merah kini kembali menjadi warna putih bersih


"Akhh ini sangat menyakitkan" Gumamnya sambil duduk kembali


"Ehh tapi kenapa sekarang tubuhku menjadi lebih baik dan segar" Kata Feng Yin sambil berdiri


"Wow tubuhku menjadi ringan sekali,Hmmm apa yang sebenarnya terjadi selama ini kepadaku" Gumamnya sambil menggerakan tubuhnya


"Pelajarilah Halam Selanjutnya Dari Kitab Itu,Waktuku Untuk Membimbingmu Tak Banyak Lagi"


Kata suara yang menggema di telinga Feng Yin


"Akhh kenapa suara itu lagi,Siapa sebenarnya pemilik suara itu" Batin Feng Yin


"Senior jika boleh tau siapa sebenarnya senior ini" Kata Feng Yin


"Aku adalah Aku,Diriku tak berbentuk diriku tak mempunyai raga,Karna Aku adalah Aku,Temukanlah siapa jatidiri sebenarnya si Aku ini niscaya kau akan tau Siapa Siaku ini" Jawab suara itu

__ADS_1


Feng Yin kebingungan mendengar jawaban suara itu karna ia tak mengerti maqsud dari perkataan itu


"Senior jika kau brniat membimbingku untuk mempelajari kitab ini sampai tuntas,Maka junior ini mengucapkan banyak terimakasi kepadamu" Kata Feng Yin sambil membungkukan setengah badanya


Tapi kali ini tak ada jawaban dari suara tanpa rupa itu


Lalu Feng Yin memutuskan untuk kembali melanjutkan latihanya


Ia duduk kembali di depan kitab itu dan membuka halaman selanjutnya


"Hmm halaman ini tak sulit seperti aku membuka halaman pertama waktu itu juga tak ada teka teki yang harus aku selsaikai" Gumam Feng Yin


Ya memang ketika pertama kali Feng Yin akan membuka kitab itu ia sangat kesusahan


Bukan saja karna kitab itu tak bisa di buka,Tapi ketika ia berhasil membukanya yang ia perkirakan hampir 3 hari lamanya itu ia juga harus menyelsaikan teka teki sebelum ia memulai berlatih


"Baiklah kita mulai berlatih dengan serius" Kata Feng Yin


Lalu ia membaca bab berikutnya


Ternyata bab ke-2 dari kitab itu adalah bagaimana cara hidup dengan baik dan benar


Intinya isi dari bab ke-2 kitab itu adalah tentang kehidupan manusia dan sebagainya


Feng Yin yang membacanya hanya bisa mengkerutkan keningnya karna pusing tak mengerti


"Haiss kenapa bab ke-2 ini isinya hanya filsafat orang tua saja,Mana jurus-jurusnya kenapa tak ada sama sekali,Apa kitab ini di buat oleh seorang Ahli Filsafat bukan Ahli Bertarung" Gerutu Feng Yin yang sudah hampir seharian membaca bab ke-2 dari kitab yang menurutnya aneh itu


"jadilah pendekar yang seperti padi,Semakin berisi semakin merunduk,Jangan seperti jagung yang sedari kecil sampai tua ia congak menengadah ke langit" kata-kata terakhir dari bab ke-2 kitab Dasendria ia


"Hoaammm"


Feng Yin menguap karna menahan ngantuk yang melanda matanya


"Membosankan selaki,Huhh sial sekali aku ini jika aku tau kitab ini isinya hanya omongan orang tua saja,Aku tak akan menginginkan kitab ini" Kata Feng Yin sambil menutup kitab dasendria

__ADS_1


Lalu ia rebahan karna lelah sesaat kemudian ia sudah mendengkur halus tertidur


__ADS_2