Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Prahara Bukit Nirwana


__ADS_3

Selang beberapa saat,Munculah dua orang kake tua


Tubuh keduanya sudah sangat keriput tinggal kulit pembalut tulang saja


Kedua sesok kakek berjubah putih dan kuning itu,Sama-sama mengeluarkan Aura yang sangat besar


Rambut keduanya sudah berwarna putih,Kumis dan jenggotnya pun sama


Yang satu di tanganya membawa sebuah tongkat yang ujungnya berbentuk kepala Harimau


Yang satunya lagi di tanganya membawa sebuah pedang berukuran kecil,Sarung pedang itu berwarna emas,Terlihat ukiran sebuah naga melintang di sarung pedang itu,Dan gaganya berbentuk kepala naga


Semua orang di buat terkejur dengan kemunculan dua orang kake tua itu,Jika tadi mereka sama terkejut ketika kedatangan Pendekar Iblis Neraka


Kini semua para pendekar,Kembali terkejut ketika melihat kedatangan dua kekek tua itu,Tak terkecuali Si Dewa Petir


Ia pun sama terkejut dengan kemunculan dua orang kakek itu


"Pendekar Hariamu Langit dan Pendekar Naga Langit,Ada apa mereka datang kesini,Apa dua pendekar kosen tersebut masih tertarik dengan duniawi,Bukankah menurut kabar jika mereka berdua sudah mengundurkan diri dari dunia persilatan"Gumam Pendekar Dewa Petir yang terlihat ketakutan


"Dia datang kesini,Pasti bukan ingin memiliki pusaka itu,Dia pasti ingin mencari pembunuh murid mereka"Kata seorang pendekar yang membawa sebuah tombak bermata tiga


"Apaa,Jangan bilang,Jika Pendekar Harimau Gurun adalah murid mereka berdua"Jawab pendekar lainya yang seperti terkejut mendengar perkataan si orang pembawa tombak bermata tiga itu


"Benar,Pendekar Harimau Langit dan Pendekar Naga Langit adalah guru dari Pendekar Harimau Gurun,Meskipun mereka memiliki banyak murid terkenal,Tetap saja Pendekar Harimau Gurun adalah murid kesayangan mereka,Karena diantara para murid-muridnya,Dia yang paling hebat"Kata si pendekar pembawa tombak bermata tiga


"Jika seperti itu,Sudah dapat di pastikan,Jika nanti akan ada pertarungan yang hebat,Secara pembunuh Pendekar Harimau Gurun itu sangat hebat"Kata pendekar lainya


"Tentu saja,Bagaimana tidak,Ka membunuh Pendekar Harimau Gurun dengan mudah,Sudah pasti dia sangat hebat"Kata pendekar lainya


Ketika semua orang membicarakan kedatangan para pendekar tingkat tinggi ith,Tiba-tiba saja seseorang berteriak


"Lihat,Pusaka itu sudah muncul"

__ADS_1


Teriak orang itu yang membuat semua orang langsung mengalihkan penglihatan mereka ke atas puncak bukit


Benar saja,Disana terlihat sang Naga Taksaka merentangkan tubuhnya,Sehingga panjang dari tubuhnya itu membentang panjang


Tak lama kemudian sang naga itu bergerak,Terlihat kepalanya melihat ke atas langit,Dimana sang rembulan berada


Kemudian


"Goarrrrr"


Naga itu menggeram sangat keras,Sehingga tanah pun ikut bergetar karenanya


Tak selang beberapa lama,Naga itu pergi terbang ke atas


Disaat itu lah terlihat,Sebuah cahaya putih menyilaukan mata mengapung di udara,Di atas bukit Nirwana


Melihat cahaya itu,Semua orang langsung berkelebat memburu cahaya tersebut


Karena cahaya itu tak lain dan tak bukan adalah wujud dari Pusaka Cupu Manik Sangkakala


Ia di serang dengan juru-jurus pedang si pendekar paruh baya itu


Terpaksa,Pendekar Dewa Petir harus meladeni penyerangnya itu,Namun sial,Ternyata yang menyerang dirinya tidak hanya satu orang


Melainkan ada sekitar sepuluh orang,Sehingga dirinya begitu kewalahan,Karena yang menyerang dirinya memiliki tenaga dalam yang hanya beberapa tingkat di bawahnya


"Bodoh,Kenapa kalian diam saja,Cepat bantu aku untuk membunuh para najingan ini"Teriak pendekar Dewa Petir kepada para pengikutnya


Mendapat intruksi dan perintah dari tuanya,Mereka semua langsung menyerang mereka


Sehingga pertarungan di sana berlangsung cukup sengit


Sedangkan di sisi lain,Tak jauh beda seperti itu,Di atas bukit nirwana,Kini di penuhi dengan orang-orang yang sedang bertarung memperebutkan pusaka yang mengambang di udara itu

__ADS_1


Pendekar Iblis Neraka,Terlihat sangat bersemangat,Ia berkelebat untuk mengambil pusaka itu


Namun sebelum dirinya menyentuh pusaka itu,Pendekar Harimau Langit menghadangnya di tengah jalan


Sehingga pertarungan pun tak dapat di elakan


Setelah beberapa lama,Terlihat banyak mayat yang bergelimpangan di atas bukit nirwana


Memang sudah menjadi kebiasaan para pendekar,Jika sedang memperebutkan sebuah pusaka


Pasti akan terjadi perahara seperti ini


Di sisi lain,Terlihat Arya dan teman-temanya yang sedang berusaha untuk menjadi pemenang dari perebutan tersebut


Mereka terlihat begitu kompak dalam pertarungan melawan saingannya


Di tempat lain,Terlihat sang pendekar topeng emas masih berdiri di tas sebuah pohon


Kadang kala ia menggelengkan kepalanya ketika melihat pertarungan di sana


Ketika ia sedang memperhatikan pertarungan di atas bukit,Tiba-tiba saja matanya melirik ke arah atas


Disana ia melihat jika sang naga pelindung pusaka itu kini sedang menukik turun ke arah bukit nirwana


"Matilah mereka semua,Sang penjaga pusaka itu sudah kembali"Gumamnya


Semuanya yang sedang bertarung di atas bukit tak menyadari,Jika sanga naga sedang kembali turun


Sampai tiba dimana mereka semua merasakan ada angin yang berhembus kencang ke arah mereka


Barulah mereka sadar akan bahaya,Namun mereka sudah terlambat menyadarinya


Karena kini dari atas,Terlihat sang naga sedang membuka mulutnya,Sesaat kemudian,Dari mulut yang terbuka itu keluar semburan api yang mengarah kemeraka semua

__ADS_1


Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Bagi Yang Beragama Muslim


__ADS_2