
Hari berganti pagi
Di sekte teratai hijau terlihat banyak manusia yang sedang berkumpul
Mereka semua terlihat menggunakan baju serba putih tanda jika mereka sedang berkabung
Dan memang benar saja,Hari ini adalah hari pemakaman Tetua Agung sekte teratai hijau Lin Hua sekaligus istri dari patriak sekte
Matahari mulai bersinar terik,Namun acara masih belum dimulai
Suara do'a dari patriak sekte Sawlinpai dan beberapa muridnya terdengar terus di lantunkan
Sedangkan di dalam tepatnya di kamar dimana jasad Lin Hua berada
Terlihat Feng An yang masih memeluk Istrinya itu yang kini sudah di ganti pakaianya menggunakan pakaian serba putih
Lalu tiba-tiba tetua ke-19 datang mengghampiri Feng An
"Patriak,Semua orang sudah menunggu supaya upacara di lakukan"Kata tetua ke-19
"Tunggu sampai putraku datang"Kata Feng An
Tetua ke-19 heran,Bukan kah putranya sedang berada di benua bulan,Dan tak ada yang memberi tahu jika ibunya meninggal
"Tak usah bingung,Aku sudah memberitahu tetua ke-20 kemarin,Jika tak terjadi apapun mungkin sebentar lagi ia akan tiba di sini"Kata Feng An
Akhirnya tetua ke-19 mengerti,Dan memang jika tetua ke-20 yang membawa putranya maka bisa di perkirakan memang akan sampai hari ini
Karna di antara semua tetua,Tetua ke-20 lah yang memiliki sebuah Jurus berpindah tempat atau Jurus Ruang Dan Waktu
"Tetua ke-19,Panggil semua tetua yang ada dan juga para patriak sekte untuk berkumpul di ruang tamu,Ada sesuatu yang harus aku umumkan kepada mereka semua"Kata Feng An
"Ba-baik patriak"Jawab tetua ke-19 dengan keheranan
Lalu tetua ke-19 keluar dari kamar itu untuk memanggil para patriak dan tetua sekte
__ADS_1
Feng An pun beranjak dari sisi tetua agung dan keluar dari kamar menuju ruang tamu
Tak beberapa lama,Terlihat yang di panggi semuanya sudah datang menghadap Feng An
"Salam Patriak Agung Sekte"Kata mereka semua
"Duduk lah kalian semua,Ada yang inging aku bicarakan dengan kalian semua"Kata Feng An
"Sambil menunggu putraku datang aku ingin memberitahu kalian semua tentang keputusanku"Kata Feng An
Semuanya terdiam mendengarkan apa yang akan Patriak bicarakan
"Kalian tau jika kekaisaran Awan Putih kini sudah berubah 180° daripada sebelumnya,Energi Langit dan Bumi begitu melimpah di kekaisaran kita,Bukan hanya itu sumber daya untuk kultivasi serta tanaman-tanaman herbal langka begitu banyak di kekaisaran kita"Kata Feng An
Semuanya menganggukan kepalanya membetulkan ucapan Feng An
"Sekarang kekaisaran awan putih sudah tak ada lagi di bumi ini karna pengkhianatanya,Maka aku akan mengambil keputusan jika mulai hari ini,Tepat di hari pemakaman Tetua Agung sekte teratai hijau,Sekte ini akan ku resmikan menjadi sebuah kekaisaran baru di benua awan ini"Kata Feng An
Semua orang yang ada di sana mnejadi terkejut dengan ucapan Feng An
"Kami semua menjunjung tinggi keputusan patriak agung"Jawab mereka semua
"Dan besok kekaisaran baru ini akan muncul di dunia ini dengan nama Kakaisaran Tanah Surga"Kata Feng An dengan Mantap
Seseorang di belakang mendengar di ucapkanya Tanah Surga langsung melotot terkejut
"Tanah Surga"Gumamnya
Dia adalah patriak sekte Sawlinpai seorang biksu yang sudah sepuh sekali
Feng An yang memiliki pendengaran yang berbeda dari yang lainya mendengar apa yang di ucapkan patriak sekte sawlinpai itu
"Ada apa patriak sekte sawlinpai"Kata Feng An
"Patriak agung,Perkenalkan nama hamba Li,Hamba merasa terkejut dengan nama Tanah Surga yang anda sebutkan,Karna dari catatan kuno di sekte hamba jika Tanah Surga dahulu kala adalah sebuah benua yang subur,Makmur dengan sumber daya melimpah dan para kultivator yang begitu hebat berada,Namun keberadaan Tanah Surga lenyap 10,000 tahun yang lalu"Kata Patriak Li
__ADS_1
"Hahaha bersyukurlah patriak Li dengan pengetahuan anda itu,Karana memang kekaisaran kita ini dahulu kala bernama Tanah Surga,Namun lenyap karna keberadaan Raja Iblis yang tersegel di Benua Tanah Surga,Raja Iblis menyerap seluruh Energi Langit Dan Bumi yang mengakibatkan Benua Tanah Surga menjadi gersang,Namun kini Raja Iblis sudah terbebas,Jadi Tanah Surga sudah kembali ke asalnya,Maka aku tak ragu menamai kekaisaran baru dengan kekaisaran Tanah Surga"Kata Feng An
Patriak Li begitu terkejut mendengarnya begitu pun yang lainya
"Amitabaa"Kata Patrial Li
Ketika mereka sedang asik berbincang-bincang tiba-tiba ada seorang murid memasuki ruang tamu itu
"Salam patriak,Maaf saya mengganggu,Tuan Muda Feng Yin sudah datang dia ada di luar"Kata Murid sekte
"Baiklah,Pertemuan ini kita akhir saja,Seminggu kemudian datang lagi ke sini untuk membahas semuanya"Kata Feng An
"Baik Patriak"Jawab mereka semua
Lalu Mereka semua keluar dari tempat tinggal Feng An
"Suruh dia masuk"Kata Feng An kepada si murid sekte
Lalu murid itu keluar
Dan tak lama kemudia masuk lah seorang anak berusia 8 tahun yang begitu nenggemaskan
"Ayahhh"
Teriak si anak yang tak lain adalah Feng Yin
Si anak berlari menghampiri Feng An sambil menangis dan langsung memeluk ayahnya itu
"Ayahh,Bagaimana keadaan ibu ayah"Kata Feng Yin sambil menangis
"Sabar lah putraku,Kau jangan cengeng seperti perempuan,Terima kenyataan karna siapapun di dunia ini,Mereka akan menghadapi kematian"Kata Feng An menasihati anaknya
Feng Yin masih menangis
"Bukan kan kau masih punya ibu,Jangan menangis,Sekarang kita temui ibumu"Kata Feng An
__ADS_1
Lalu mereka berdua masuk ke kamar dimana jasad Lin Hua Berada