
Sesampainya di Pusat benua Bulan Feng an langsung mencari penginapan di sana karna hari sudah mulai malam
Setelah berjalan cukup lama akhirnya ia menemukan penginapan
Karna penampilan Feng an Yang menggunakan topeng emas ditambah lagi dengan jubahnya yang hitam bercorak emas ia menjadi pusat perhatian di penginapan itu
Karna disana tak hanya menyediakan penginapan saja tapi ada juga rumah makanya
Sesampainya disana ia langsung di sapa oleh pelayan
"Selamat datang tuan di penginapan Mentari Indah"Kata pelayan itu
Feng an tanpa berbasa basi langsung memesan satu kamar
"Untuk permalamnya 10 koin emas jika tuan inging menempati kamar VIP tuan cukup membayar 30 koin emas"Kata pelayan
"Baiklah aku memesan kamar VIP saja"Jawab feng an
Pelayan itu langsung memberikan kunci kamarnya dan feng an pergi darisana menuju kamar yang sudah ia pesan
Sesampainya di pintu kamar ia langsung membuka pintunya
Terlihat kamar itu cukup besar dengan tempat tidur yang besar pula ada meja tempat makan dan kamar mandi
Karna telah melakukan perjalanan yang cukup panjang ia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sebelum berkeliling kota
Tak lama kemudian ia selesai mandi dan keluar dari kamar menuju lantai bawah
"Lebih baik aku makan terlebih dahulu"Gumamnya
Lalu ia menuju rumah makan yang ada di penginapan itu
Terlihat pengunjung di sana lumayan banyak dari mulai orang biasa,pedang sampai pendekar
Sesampainya disana ia langsung duduk di tempat yang masih kosong dan memesan makanannya
"Pelayan sediakan makan yang terbaik di sini"Kata Feng An
Sambil menunggu makanannya datang ia melihat-liat ke sekitar
__ADS_1
Tak lama kemudian pelayan datang membawakan makanan pesanan feng an
Tanpa berlama-lama ia langsung memakanya
Setelah selesai makan ia memesan Arak untuk menghangatkan badanya karna cuaca malam itu cukup dingin
Setelah puas ia langsung beranjak dari rumah makan itu
"Sekarang waktunya berkeliling melihat keadaan kota"Kata feng an
Lalu ia berjalan dengan santai
Meskipun hari sudah malam tetapi suasana disana masih ramai
Terlihat dari toko-toko serta rumah-rumah yang masih terbuka dan banyaknya orang-orang yang berlalu lalang
Setelah cukup jauh ia berjalan tanpa sadar sekarang ia berada di depan sebuah paviliun yang sangat besar
Berlantai sampai 5 lantai
Terlihat dari papan bertuliskan Pavilun Harta Karun
"Mungkin ini Pusat paviliun yang berada di kekaisaran Awan Putih"Gumam feng an
Sesampainya di sana ia langsung di sambut oleh penjaga gerbang
"Selamat datang tuan silahkan masuk jika anda membutuhkan sesuatu"Kata penjaga gerbang itu dengan ramah
Feng an hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum
Lalu ia memasuki paviliun
Sesampainya di dalam ia di hampiri pelayan paviliun
"Selamat datan tuan di paviliun harta karun kami"Kaya pelayan wanita itu
"Pelayan apa di sini ada barang bagus"Kata feng an
"Ada tuan jika tuan berkenan mari ikut saya ke lantai empat"Ajak pelayan itu
__ADS_1
Lalu feng an dan pelayan itu berjalan menaiki lantai empat
Terlihat di setiap lantai banyak pengunjung dimulai dari pedagang,bangsawan serta para pendekar yang sepertinya dari sebuah sekte
Penampilan feng an kembali menjadi perhatian para pengunjung di sana
"Kau tau kenapa ia menggunakan topen"Kata pemuda botak kepada temanya
"Paling-paling ia mempunyai wajah yang buruk kawan"Jawab temanya
Lalu mereka tertawa terbahak-bahak
Feng an terus saja berjalan seolah-olah ia tak mendengarnya
Padahal ia bisa mendengar dengan jelas ucapan mereka
Setelah berjalan cukup lama sampailah ia di lantai empat paviliun
"Kita sudah sampai tuan disinilah barang-barang berharga di pasarkan"Jelas pelayan itu
Lalu feng an berjalan melihat-lihat barang-barang itu
Terlihat berbagai macam barang dimulai dari pusaka tingkat bumi batu-batu kristal yang memiliki energi alam Tanaman-tanaman herbal sumber daya yang cukup langka teknik-teknik jurus sampai permata hewan spiritual serta pil-pil untuk para kultivator
"Cukup memuaskan,pantas untuk mejadi pusat paviliun harta karun"Gumam Feng an
Sampai matanya tertuju ke sebuah pedang yang terlihat tak memiliki aura sedikitpun
"Kenapa pedang itu tak memiliki aura sedikitpun bahkan tingkatanya saja aku tak bisa membacanya"Batin feng an
Lalu ia menghampiri pedang yang berukuran sedang itu dengan panjang 80cm gagangnya terbuat dari Giok hitam bilahnya cukup tebal berwarna hitam pula mata pedangnya nya ada dua
Ketika feng an menghampiri pedang itu tiba-tiba ia merasakan aura yang sangat besar keluar dari pedang itu
Feng an sendiri cukup terkejut ketika merasakan aura dari pedang itu
Tak lama kemudian terdengar suara di telinga feng an
"Akhirnya setelah sekian lama aku bisa merasakan aura dewa di alam fana ini meskipun itu tak besar"Kata suara itu
__ADS_1
Feng an yang mendengar itu menjadi kaget di buat nya
Jangan Lupa Like Sama Vote Nya