Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Kabur


__ADS_3

Keduanya kembali saling serang menyerang,Terlihat kali ini Feng Yin tersudutkan oleh Resi Deswara


Ketika kedua senjata mereka beradu,Getara-getaran kecil terjadi di sekitar


Terlihat jika memang pusaka milik Feng Yin lebih rendah daripada pusaka milik sang resi


Terlebih pusaka Resi Deswara mengeluarkan Hawa yang sangat mengerikan,Hawa itu tak lain adalah hawa racun,Feng Yin sendiri harus extra berhati-hati ketika berdekatan dengan pusaka itu


"Hiat"


"Tring"


"Happ"


Suara dentingan dan teriakan kedua orang itu terdengar menggema di alam terbuka ini


Keduanya masih sama-sama imbang,Meskipun Feng Yin harus secara penuh menggunakan Tenaga Dalamnya untuk mengimbangi serangan si Resi yang ganas


"Racun Ular Neraka"


Si Resi mengeluarkan jurus yang cukup berbahaya,Terlihat dari pusakanya keluar kabut hitam


Lalu ia menyerang kembali Feng Yin,Ketika ia menyerang,Kabut itu secara otomatis menyerang Feng Yin juga


Sehingga kini ia semakin kewalahan menghadapi seorang Resi namun sangat mengerikan


"Tarian Betara Siwa"


Feng Yin mengeluarkan jurus yang tak pernah ia gunakan sebelumnya,Jurus yang sangat ia sisihkan


Namun entah kenapa kini dia menggunakan jurus itu dengan sendirinya


Tubuh Feng Yin terlihat bergerak menari-nari,Pedang nya ia todongkan ke arah Resi Deswara

__ADS_1


Lalu ia menyerang sang resi dengan keadaan tubuhnya yang masih menari-nari khas Betara Siwa


Semakin lama tarian itu semakin aneh gerakanya,Bahkan kini serangan Feng Yin mengungguli serangan sang Resi


Kini bagian sang Resi yang harus mengeluarkan sepenuhnya tenaga dalam miliknya


Jurus Racun Ular Neraka tidak lagi mempan untuk Feng Yin yang kini sedang menyerangnya itu


"Sial,Kenapa ia bisa menggunakan jurus legenda itu"Batin sang Resi tetkala melihat jika di belakang Feng Yin


Samar-samar terlihat dua buah mata yang sangat menakutkan,Sehingga tubuh sang resi terlihat menjadi gemetaran


Tak hanya mata saja,Di belakang Feng Yin juga terlihat ada sebuah Teri Sula besar yang siap untuk menghujam siapa saja


"Aku harus kabur"Batin si Resi sambil menyerang Feng Yin juga sambil mencari celah untuk kabur


"Murka Sang Iblis Racun"


Si Resi menyerang Feng Yin kali ini dengan sangat cepat dan ganas,Dari seluruh tubuh si Resi terlihat keluar asap hitam yang membuat udara menjadi sesak


Pada satu kesempatan,Ia menyerang Feng Yin,Membabatkan belatinya ke arah perut Feng Yin


Sehingga Feng Yin harus menghindar dengan Cepat


Ketika Feng Yin menghindar,Disitu lah sang Resi menggunakan jurus Langkah 1000


Hanya sekejap saja,Sang Resi sudah tidak ada lagi di sana


Feng Yin yang melihat lawan ya sudah kabur,Langsung menghentikan Jurus Tarian Betara Siwanya


Sehingga kedua bayangan itu hilang dari belakang Feng Yin


"Kenapa dia kabur,Padahal jika di teruskan aku pasti akan kalah oleh dia"Gumam Feng Yin sambil mengatur nafasnya yang sudah memburu

__ADS_1


Lalu ia memakan sebuah Pil kemudian duduk,Lalu memejamkan matanya


Setelah cukup lama,Terlihat ia membuka matanya kembali,Dan keadaanya kini sudah kembali seperti semula


"Hufff,Sekarang kita pergi ke perbatasan"Gumam Feng Yin


Lalu ia berkelebat secepat kilat menuju arah timur


#O


Sedangkan di kota Perbatasan Timur kini sedang terjadi pertarungan yang sangat sengit


Dimana disana bangunan-bangunan rumah warga sudah hancur menjadi puing-puing


Sepertinya ini ulah pertarungan itu


Pertarungan itu tidak melibatkan banyak orang,Karena disana hanya terlihat ada dua orang saja yang sedang bertarung


Keduanya kini sudah tidak menggunakan baju,Karena terlihat jika baju mereka sudah hancur


Keduanya adalah sesok pemuda yang sama tampan,Namun ada yang berbeda dari si pemuda yang satu,Dimana ia memiliki dua buah tanduk di keningnya


Ia memegang sebuah tombak bermata tiga,Matanya terlihat merah menyala,Tatapanya seperti menahan amarah


Tubuhnya di selimuti aura merah


Sedangkan yang satu lagi,Pemuda itu terlihat sama keadaanya seperti pemuda yang bertanduk itu


Di tanganya ia memegang sebuah pedang yang gagangnya berbentuk kepala burung elang


Tubuhnya di selimuti dengan petir yang gemerlapan,Yang pasti memuat siapa saja yang melihatnya akan merasa takut


Sedangkan para warga kota itu,Terlihat mereka sedang berlindung di tempat yang cukup jauh dari rumah-rumah mereka yang sudah hancur itu

__ADS_1


Terlihat wajah kepasrahan dan kesedihan di mata mereka semua


__ADS_2