
Hari yang di tunggu-tunggu pun datang
Hari ini adalah hari yanh di nantikan oleh semua orang yang hadir d acara turnamen benua awan
Karna di hari ini adalah hari dimana turnamen memasuki babak final
Pagi-pagi sekali para tamu undangan serta para penonton sudah memenuhi area turnamen
Banyak orang membicarakan kehebatan di masing-masing kandidat
Bahkan banyak yang bertaruh untuk kandidat yang mereka jagokan
"Aku bertaruh 1000 koin emas untuk lou"Kata seorang saudagar kaya yang menonton acara itu
Para penonton yang mendengar perkataan saudagar kaya itu langsung antusias untuk memasang taruhan
"Aku bertaruh 1000 koin emas untuk jiang"Timpal saudagar kaya lainya
Mereka yang tak ingin ketinggalan dalam taruhan ini langsung memasang di tiap kandidatnya
Kebanyakan dari mereka memilih Lou sebagai jagoanya mereka
Pertaruhan pun semakin menjadi-jadi sehingga jumlahnya pun sangat besar
#O
Hari pun sudah mulai siang acara sudah di mulai baru saja
Kini yang menjadi wasit adalah penasehat kaisar kekaisaran awan putih
"Silahkan Nomber 1 dan 3 naik ke panggung"Kata penasehat Zhang
Ternyata yang mendapat giliran pertama adalah zhi long melawan Hui
"Siapp,,,Mulaii"Kata Zhang
Keduanya langsung bersiap dan langsung saling serang dengan cukup gesit
Hui dari sekte belibis putih memainkan jurus-jurusnya yang hebat
Kultivasi mereka berdua berada di ranah yang sama yaitu ranah Langit awal
Benturan-benturan senjata pun terdengar nyaring di sana
Kali ini Hui menggunakan pedang sebagai senjatanya dan zhi long pun sama
"Teknik Air : Tarian Dalam Banjir"
Hui mengeluarkan jurusnya,Terlihat ia menari-nari dengan indah namun mematikan layaknya banjir yang tenang namun membawa arus yang mematikan
Percikan api dari benturan senjata mereka pun berpijar
Di saat berbenturan senjata itu Hui merasaakn Tanganya bergetar sehingga untuk beberapa saat ia merasakan mati rasa di tanganya
"Kenapa malah tangan aku yang bergetar sedangkan dia masih tenang-tenang saja"Batin Hui yang melihat zhi long samih tenang belum mengeluarkan satu jurus pun
"Kenapa kau hanya bertahan dan menghindar saja,Apa kau tak bisa menyerang"Kata Hui memanas-manasi Zhi Long
"Hemm baiklah ini kau yang meminta jangan salahkan aku"Kata Zhi Long
"Teknik Pedang Bayangan : Pedang 1000 Bayangan"
Seketika di sekeliling Zhi Ling terlihat banyak pedang yang siap untuk membunuh seseorang
__ADS_1
Banyak yang kaget dengan jurus yang di keluarkan Zhi Long ini
"Sungguh jurus yang mematikan"
"Apa wanita itu bisa bertahan dari seranganya itu"
Kata para penonton di sana
Sedangkan Hui yang melihat jurus yang di kelurkna Zhi Long menjadi kaget
"Bagaimana ini,Sepertinya itu cukup berbahaya"Batin Hui
Zhi Long yang sudah mengeluarkan jurusnya langsung saja menyerang Hui
1000 pedang yang mengelilinginya pun mengikuti Zhi Long dari belakang
Zhi Long menyerang Hui dengan sekejap dan entah bagaimana yang terjadi karna tiba-tiba hui sudah di kirim terlempar ke luar arena dengan keadaan pingsan
"Apaa,,,Bagaimana bisa"
"Apa yang terjadi kenapa ia bisa keluar arena bahkan dengan keadaan pingsan"
"I,,,ini ajaib aku baru pertama kali melihat jurus seperti itu"
Begitulah kiranya tanggapan orang-orang yang melihat kejadian tersebut
Berbeda dengan Patriak sekte teratai hijau yang kagum dengan pencapaian salah satu muridnya itu
"Ternyata dia sudah mampu mengendalikan jurus itu andaikan ia belum menyempurnakanya mungkin Hui dari sekte belibis putih sudah mati"Kata Patriak Sekte
Tetua Agung yang mnedengar Patriak berbicara begitu menganggukan kepalanya tanda setuju
"Pemenangnya Zhi Long dari sekte teratai hijau"Mengumumkan Zhang
Kini terlihat Lou dan Jiang yang memasuki arena pertarungan itu
"Siapp,,,mulaii"
Keduanya langsung saling serang dengan jurus-jurus mereka
Tukar menukar jurus terjadi di atas arena dengan sengit
Pedang Terbang Jiang meliuk-liuk dengan indah namun mematikan
Pertarungan di antara murid Jenius di antara dua sekte terbesar pun terjadi di atas arena
Lou sendiri kultivasinya berada di ranah langit manengah sedangkan Jiang baru berada di ranah langit awal
"Kau tau perbedaan kultivasi kita"Kata Lou
"Menang dan kalah bukan di ukur dari tingkat kultivasi saudara Lou"Jawab Jiang
"Baiklah aku akan mengakhirinya dengan cepat kali ini"Kata Lou
"Pedang Menggulung Ombak"
Seketika ketika Lou mengeluarkan jurusnya terdengar suara ombak menderu di atas arena itu
Jiang yang melihat jurus lou cukup terkejut
"Pedang terbang meminta nyawa"
Jiang pun mengeluarkan jurusnya dengan tak kalah hebat
__ADS_1
Kedua jurus pedang itu bertemu di udara yang mengakibatkan terbentuknya angin yang cukup besar
Namun di kedua belah pihak tak ada yang terluka
"Ternyata kau cukup kuat"Kata Lou
"Tapi tak tau apa kali ini kau masih bisa menahanya"Kata Lou lagi
"Pedang penghancur karang"
Lou mengeluarkan jurus keduanya itu yang mampu membuat karang sebesar kerbau menjadi abu
Jiang yang tak mau mengambil resiko langsung mengeluarkan jurus andalanya
"Pedang Terbang Pembelah Bumi"
Seketika dari atas langit terlihat pedang besar melayang turun ke arah Lou
Lou yang melihat itu cukup terkejut juga karna jiang masih mempunyai jurus seperti itu
"Cukup menarik"Gumam Lou
Lalu Lou menambahkan kekuatanya yang tadinya hanya 70% menjadi 90%
Lalu ia menghadang pedang besar itu dan
"Duarrr"
Benturan besar pun terjadi yang mengakibatkan area di sekitar bergetar
Dan ternyata pedang besar itu hancur oleh serangan Lou
"Apaa,,,dia mampu menghancurkan seranganku ini"Batin Jiang
Ternyata Lou tak berhenti sampai di situ,Setelah berhasil menghancurkan serangan jiang ia langsung menuju ke arah jiang berada
"Pedang Membelah Laut"
Lou mengeluarkan Jurusnya dan itu telak mengenai Tangan Jiang dan Sudah pasti tangan itu terputus dari tubuhnya
"Akhhhh"
Hanya itu yang terdengar dari mulut jiang sebelum ia di tendang keluar oleh Lou
Patriak sekte pedang terbang yang melihat murid jeniusnya seperti itu menjadi geram
"Kalian Sekte Laut Biru"Geramnya
Lalu ia menghampiri muridnya yang kinu sudah pingsan karna kehabisan darah itu dan membawanya ke ruang medis
"Pemenangnya Lou dari sekte Luat biru dan untuk pertandingan selanjutnya akan di laksanakan 1 jam mendatang"Kata Zhang mengumunkan
Para Penonton sedikit tak sabar untuk menantikan siapa yang akan menjadi juara pertama ini
Pertaruhan Semakin seru di kalangan penonton
Para pendukung jiang kalah telah dan mereka cukup kecewa meskipun tak terlalu kecewa
"Kenapa lama sekali istirahatnya"Kata seseorang
"Benar padahal 15 menit saja sudah cukup"Jawab yang lainya...
Vote jangan Lupa Like Komen Vote Vote
__ADS_1