
Feng Yin masih terheran-heran melihat para penjaga gerbang yang begitu menghormatinya,Bahkan memanggilnya sebagai Dewa
"Mmm kenapa kalian memanggilku Dewa"Tanya Feng Yin
"Karna kau menunggangi Kuda Terbang Dewa,Karna menurut sejarah dan cerita,Jika seorang Dewa selalu menunggangi Kuda Terbang jika berbergian,Juga setahu hamba tak ada di dunia ini satu pun Kuda Terbang"Kata si penjaga gerbang
"Hmmm sepertiny benar,Di dunia ini memang tak ada Kuda Terbang,Apa aku berlebihan jika kemana-mana aku menunggangi kuda terbang ini,Pasti akan menarik perhatian semua manusia"Batin Feng Yin
"Ouhh seperti itu rupanya,Baiklah tuan penjaga gerbang,Saya ingin memasuki kota ini apa kau berkenan untuk membukakan gerbangnya,Jujur saja aku sudah melakukan perjalanan yang sangat jauh dan aku lelah ingin secepatnya beristirahat"Kata Feng Yin
"Dengan senang hati,Silahkan masuk tuan"Kata penjaga gerbang sambil membukakan gerbangnya
"Terimakasi tuan"Kata Feng Yin sambil tersenyum
Lalu ia berjalan memasuki kota di depan sana
Sesampainya di dalam kota tersebut,Frng Yin begitu kagum dengan apa yang ia lihat,Banyak bangunan-bangunan yang menjulang tinggi di dalam kota itu
Rumah makan yang mewah serta banyak lagi toko-toko lainya yang menyajikan banyak barang-barang yang menurutnya cukup aneh dan asing
Banyak pula orang-orang berlalu lalang di sana,Tetapi ketika melihat Feng Yin yang menunggangi Kuda Terbang sontak saja kegiatan mereka semua terhenti seketika
Matanya tertuju satu kepada Feng Yin saja,Suasana yang tadinya ramai dengan hiruk pikuk manusia kini menjadi hening
"Apakah ia seorang Dewa yang datang ke pulau kita"Kata seorang penjual baju
__ADS_1
"Dilihat dari postur tubuh serta tungganganya bisa saja di pastikan jika dia adalah seorang Dewa,Gagah,Tampan,Juga berwibawa"Jawab temanya
Feng Yin yang menyadari banyak mata yang menatapnya tentu saja menjadi gugup di buatnya
"Kenapa semua mata memandangku dengan tatapan kagum dan terkejut,Apa aku sangat menakutkan"Batin Feng Yin
Tanpa menghiraukan tatapan banyan orang ia terus saja melanjutkan jalanya
Sampai lah dimana ia tiba di depan sebuah bangunan yang megah nan indah
"Apa ini sebuah istana,Seharusnya jika melihat dari tampilanya ini memang sebuah istana"Gumam Feng Yin
Ketika ia sedang kebingungan tiba-tiba saja Gerbang bangunan tersebut terbuka sangat lebar
Jubah Biru Lautnya begitu indah untuk di pandang,Menambah kesan ketampanan dan kegagahanya
Ketika ia keluar betapa terkejutnya ia ketika melihat sesok pemuda tampan yang sedang menunggangi Kuda Terbang
"Yaa Dewa,Ternyata engkau sudah ada di depan kediaman kami,Tadinya aku ingin menyambut kedatanganmu di depan gerbang kota ini"Kata peria itu sambil turun dari kudanya
Lalu membungkuk di hadapan Feng Yin
Melihat perilaku si peria itu Feng Yin cukup terkejut
"Paman apa yang kau lakukan,Bangun lah"Kata Feng Yin yang merasa tak enak
__ADS_1
"Dewa hamba tau pasti ada sesuatu yang penting sehingga engkau datang berkunjung ke pulau hamba"Kata peria itu dengan sopan
"Paman,Berhentilah bersikap seperti itu kepadaku,Aku bukanlah seorang Dewa yang seperti kau kira"Kata Feng Yin
Si peria paruh baya itu terdiam sejenak lalu
"Bagaimana anda bukan seorang Dewa jika tunggangan anda hanya di miliki oleh para dewa saja,Di dunia ini tak ada Kuda Terbang yang indah seperti itu selain di Alam Para Dewa"Kata peria paruh baya itu
Feng Yin terdiam sejenak,Ia berfikir mungkin benar apa perkataan peria paruh baya di depanya itu
"Paman aku datang kesini hanya untuk singgah saja sebelum aku melakukan perjalanan kembali,Juga aku ingin mencari informasi mengenai satu daratan yang jauh dari sini"Kata Feng Yin menyebutkan tujuanya
"Jika seperti itu ikutlah dengan hamba,Siapatau anda mendapatkan apa yang di cari,Sekaligus beristirahatlah di kediaman hamba tuan"Kata Peria paruh baya itu
"Apa paman pemimpin di pulau kura-kura ini"Tanya Feng Yin
"Aku tak berani mengatakanya,Tetapi semua orang menganggapku seperti itu tuan"Kata Peria paruh baya itu yang ternyata adalah pemimpin pulau tersebut
"Ouhh seperti itu,Maafkan saya yang tak tau ini paman"Kata Feng Yin
"Ahh tak apa tuan,Kalau begitu sebaiknya kita masuk dulu saja tuan"Ajak pemimpin pulau
"Jika kau berkenan mengajaku,Mari"Kata Feng Yin
Lalu si pemimpin pulau menaiki kudanya kembali dan berjalan memasuki bangunan megah itu di ikuti oleh Feng Yin di belakang
__ADS_1