Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Kemunduran Pasukan Kekaisaran Awan Merah


__ADS_3

Di sebuah lembah


Terlihat ada sebuah pertarungan yang sangat sengit


Ya mereka adalah pasukan siluman dan pasukan Feng An


Kini terlihat kedua pasukan sudah mulai kelelahan karna sudah hampir sehari penuh mereka bertempur tanpa henti


Di pihak pasukan siluman terlihat banyak yang sudah terbunuh begitupun sebaliknya


Sedangkan Feng An sendiri kini ia masih bertarung dengan sengit melawan manusia serigala


"Manusia ternyata kekuatanmu cukup tinggi juga sehingga mampu menandingiku sampai sejauh ini"Kata Manusia serigala


Feng an tak langsung membalas ucapan manusia serigala itu,Ia hanya melirikan matanya untuk melihat sekitarnya


"Hmmm lebih baik aku akhiri saja pertarungan ini,Kasian murid-murid sekte sudah banyak yang di lumpuhkan"Batin Feng An


"Pedang Langit Membelah Awan"


Tanpa memberi kesempatan kepada si manusia serigala


Feng An meluncurkan seranganya dengan sangat cepat


"Akhhh"


Keluh si manusia serigala yang terlambat menghindar itu,Namun meskipun begitu ia hanya mengalami luka sayatan di bahunya saja


"Keparat kau manusia"Geram si manusia serigala


"Amarah siluman Serigala"


Si manusia serigala mengeluarkan jurus terbaiknya karna ia marah kepada Feng An


Tubuh manusia serigala itu tiba-tiba berubah menjadi merah,Matanya yang awalnya berwarna hitam kini berubah menjadi merah pula


Kuku-kukunya terlihat memanjang dan runcing menakutkan

__ADS_1


Si manusia serigala itu melolong dengan suara khasnya lalu menggeram sebelum ia menyerang Feng An


Mengetahui jika si manusia serigala itu mengeluarkan jurus terbaiknya,Feng an pun tak ingin membuang-buang waktu langsung saja menghadapinya


"Dewa Pedang Pembawa Bencana"


Ketika mereka bertemu di sebuah titik,Feng an mengeluarkan jurus Dew Pedangnya


Alhasil serangan kedua belah pihak bertemu yang mengakibatkan getaran yang cukup besar di sekitar lembah itu


Tak berhenti di situ,Feng An langsung bergerak cepat mengayunkan kembali pedang langitnya


"Tebasan Dari Neraka"


Pedang langit yang awalnya berwarna putih itu kini berubah menjadi merah


Membawa Aura yang cukup panas di sekitar sana


Lalu ia menebaskan ke arah Manusia Serigala itu


Sekelebat cahaya merah keluar dari pedang langit menghantam tubuh manusia serigala itu


Melihat ada serangan yang cukup berbahaya simanusia serigala mencoba ingin kabur,Namun Feng an tak berhenti disitu untuk menyerangnya


Kembali cahaya merah keluar dari pedang langit terus menerus menghantam ke arah manusia serigala


Sampai dimana simanusia serigala itu kelelahan yang mengakibatkan gerakanya sedikit lambat


Dengan telak cahaya merah yang bergerak dengan cepat itu mengenai tubuhnya dan langsung tembus


Ketika Cahaya merah itu melewati tubuhnya seketika simanusia serigala terdiam kaku


Dan ketika datang angin kencang menerpa tubuhnya itu simanusia serigala langsung ambruk ke tanah


Seseorang melihat apa yang terjadi kepada simanusa serigala itu langsung berterika


"Pimpinan kalian sudah mati"Teriak orang itu

__ADS_1


Sekejap pasukan siluman itu langsung berhenti


Mata mereka langsung tertuju ke arah dimana manusia serigala dan feng an bertarung


Dan benar sana mereka melihat jika simanusia serigala sudah terbujur kaku


Sontak pasukan siluman itu langsung berhamburan melarikan diri


"Jangan di kejar"teriak Feng An


"Kumpulkan murid-murid kita yang masih ada,Urus mayat-mayat mereka dan kuburkan,Sedangkan yang terluka obatilah terlebih dahulu sebelum kita melanjutkan perjalanan lagi,Kita akan beristirahat 3 hari di sini"Kata Feng An


"Baik Patriak"Kata mereka semua


#O


Sedangkan di lain tempat


Terlihat peperangan disinipun terjadi


Mereka tak lain adalah pasuakn kekaisaran dan pasukan Raja Iblis


Karna kalah akan jumlah akhirnya pasukan kekaisaran Awan merah dapat di pukul mundur


"Bagaimana ini jendral,Bantuan masih belum datang"Kata salah datu komamdan


"Utus seseorang untuk pergi menemui yang mulia kaisar cepat dan laporkan apa yang terjadi"Kata jendral utama pasukan


"Baik"Jawab si komandan


"Panglima Utama bagaiman kita selanjutnya"Kata Jendral Utama itu kepada panglima utama


"Untuk saat ini kita mundur terlebih dahulu,Sambil menunggu bala bantuan datang juga kita harus beristirahat dan mengobati yang terluka"Kata Panglima Utama


"Baik"Jawab Si Jendral Utama itu


Lalu ia memerintahkan pasukanya untuk mundur sampai bala bantuan datang baru akan menyerang mereka kembali

__ADS_1


__ADS_2