
Tetua Agung sendiri kini ia sedang berdiri melihat saja,Ia merasa memang belum saatnya turun tangan,Karna dengan tetua yang lainya pun mungkin mereka bisa di kalahkan
Karna ia merasa juga kalau kekuatan yang sebenarnya belum keluar dari tempatnya
Dan benar saja tak lama kemudian di saat pasukan berbaju hitam itu semakin terpojok tiba-tiba terdengar suara sedakan di atas mereka
"Hmm kekauatan ke dua rupanya,Aku ingin melihat sekuat apa mereka"Gumam tetua agung
Tak lama terlihat banyak sesok berjubah putih berdatangan ke arena pertarungan,Kali ini kekuatan mereka cukup tangguh,Karna banyak murid sekte yang di lumpuhkan mereka atau pun yang di bunuh
Namun tak sedikit dari mereka pun yang terbunuh
"Tetua ke-13 kau hancurkan mereka dan pancing dalangnya supaya keluar"Kata Tetua agung
"Baik tetua agung"Jawab tetua ke-13
Lalu ia terbang sambil mengeluarkan juruanya
"Jurus Pelahap Jiwa"
Tetua ke-13 tak ingin ambil pusing ia langsung mengeluarkan jurus itu
Yang mana langsung saja pasukan berjubah putih itu terdiam seketika dan
"Brukk"
Mereka terjatuh tanpa sebab dan mati
Dua buah mata dari kegelapan memperhatikan kejadian itu,Ia sangat terkejut dengan apa yang baru saja terjadi
"Jurus yang sangat mengerikan,Hanya dengan sekali serangan ia mampu membunuh ratusan orang"Gumam sesok di balik kegelapan itu
Lalu ia mengeluarkan sesuatu dan menarikny lalu mengarahkanya ke atas dan seketika benda itu terbang ke langit dan
"Duarrr"
Suara ledakan pun terjadi
__ADS_1
Tak selang beberapa lama terdengar sorak-sorak dan derap kaki kuda yang sangat banyak datang dari depan sekte dan belakang sekte
"Rupanya kita sudah di kepung"Kata tetua agung
"Benar tetua agung,Bagaimana sekarang,Murid-murid kita sudah ada yang kelelahan"Kata tetua ke-19
"Tak ada pilihan lain selain mengeluarkan mereka"Kata tetua agung
"Apa itu tak berlebihan tetua agung,Menurutku itu belum perlu,Kita masih mampu untuk menahan mereka"Kata tetua ke-19
"Tetua ke-13,Tetua ke-12,Tetua ke-15 dan tetua ke-17 kalian pimpin para murid yang masih kuat untuk menghadang yang d depan sedangkan aku dan tetua ke-19 akan menghadang mereka yang datang dari belakang"Kata tetua agung
"Baik tetua agung"Kata mereka semua
Lalu para tetua itu memimpin murid sekte yang tersisa untuk menghadang serangan yang datang dari depan
Sedangkan tetua agung dan tetua ke-19 ia akan menahan yang di belakang
Suara sorak ramai itu sudah dekat,Mereka kini sudah memasuki wilayah sekte teratai hijau,Yang mana mereka langsung di sambut oleh para murid sekte dengan hangat
Murid sekte yang tersisa kini hanya 1500 orang saja sedangkan pasukan yang menyerang mereka mungkin tak lebih dari 20,000 orang
Mereka semua memakai baju hitam dan putih dengan senjata lengkap yang di bawanya
Pertumpahan darah yang berat sebelah itu terjadi dengan sengit
Suara benturan-benturan senjata terdengar di mana-mana
Meskipun murid sekte kalah dalam jumlah tapi karna kultivasi mereka cukup tinggi mereka bisa mengimbangi mereka semua meskipun lambat laun terlihat mulai kelelahan
Sedangkan para tetua mereka mengamuk dengan ganas,Membunuh siapapun yang ia temukan di hadapanya akan mereka bunuh Langsung tanpa ampun
Pedang para tetua sudah berlumuran dengan darah,Meskipun pasukan berjubah hitam putih itu kalah kuat di bawahnya tetap saja jumlah yang banyak adalah hal yang sangat sulit untuk di hadapi
"Amarah Dewa Petir"
Tetua ke-13 mengeluarkan jurus-jurusnya yang menimbulkan ledakan petir di mana-mana yang akan membunuh siapapun yang terkena petir itu
__ADS_1
Sedangkan di gerbang belang,Ternyata mereka tak banyak namun ketika tetua agung mengetahui tingkat kultivasi mereka ia cukup kaget
Karna di antara mereka ada sekitar 10 orang yang sudah menapaki ranah dewa puncak sedangkan sisanya adalah pendekar ranah dewa awal dan manengah
"Tetua sepertinya mereka lah pimpinanya"kata Tetua ke-19
"Kau benar,Hemmm jangan takut"Kata tetua agung
Lalu tetua agung mendekati mereka yang baru datang itu
"Siapa kalia dan kenapa kalian menyerang sekte ku ini"Kata tetua agung
"Hahaha tegua agung,Bagaiman kabar anda,Apa kau baik-baik saja"Kata suara di balik penutup wajahnya itu
"Hanya seorang pengecut yang menutupi wajahnya sendiri"Kata tetua agung
"Hahaha lalu bagaimana dengan suamimu sendiri tetua agung,Bukanya ia pun memakai penutup wajah"Kata orang itu
"Hmmm bedebah,Kau dan suamiku tentunya berbeda,Sekarang lekas katakan apa maqsud kalian menyerang sekte ku ini"Kata tetua agung
"Hahaha baiklah,Baiklah,Kami ingin melenyapkan sekte ini dan suamimu hahaha dan sepertinya suamimu"Kata orang itu
"Jangan harap kau bisa melakukan itu"Jawab sengit tetua agung
"Hahaha dengan hanya tersisa 5 tetua dan kau sendiri bisa apa dengan kami"Kata orang itu
"Jangan banyak bicara seperti perempuan lebih baik kita buktikan siapa yang akan mati"Kata tetua agung
"Hahah sayang jika kau harus mati tetua agung,Baiklah aku tak akan membunuhmu namun kau harus menjadi budaku hahaha"Kata orang itu
"Bedebah"Teriak tetua agung yang langsung menyerang sesok tak di kenal itu
**Buat Yang Suka Bilang Pendek Amat Sih
Mending Biki Cerita Sendiri Aja Biar Tau Bagaimana Rasanya Harus Berfikir Demi Sebuah Kata-kata
Thnk Jangan Lupa Like,Komen Dan Vote**
__ADS_1