Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Kitab 20 Teknik Naga Pemangsa


__ADS_3

"Yang Mulia Kaisar,Aku mengakuinya sebagai Bengcu kami di dunia Kultivator" Kata Pertapa Suci


Setelah mengucapkan itu ia pergi dari hadapan Semua orang


"Siapa sebenarnya Pertapa Suci itu" Batin Kaisar


"Yang Mulia mulai hari ini kami mengakui Saudara Yu Cheng sebagai Bengcu kami" Kata semua orang


"Baiklah,Karna kalian sudah menerima dan mengakui Yu Cheng sebagai Pimpinan kalian di dunia Kultivator aku ucapkan terimakasi kepada kalian" Kata Kata Kaisar


"Mulai hari ini siapapun itu mau dari Sekte mana tau pendekar manapun yang ada di kekaisaran Tanah Surga khususnya umumnya yang ada di Benua Awan ini mulai hari ini mereka berada di bawah pimpinan Yu Cheng,Siapapun yang menantangnya ia tak akan di akui sebagai Pendekar atau sebagai sekte di benua ini" Kata Kaisar


"Kami menerima Perintah anda Yang Mulia" Kata Semua orang


"Yu Cheng mulai hari ini kau adalah pemimpin bagi semua kultivator di benua ini,Pergunakanlah kepemimpinanmu dengan baik untuk memerangi kejahatan dan menegakan kebenaran dan kebaikan,Jika kepemimpinanmu kau gunakan dengan salah jalan maka aku sendiri yang akan mencabut kepalamu" Kata Kaisar


"Hamba menerima Yang Mulia" Jawab Yu Cheng


"Baik,Karna pemimpin kalian sudah menerimanya juga maka kita sudahi saja acara ini,Haru juga sudah mulai sore,Kalian semua silahkan lanjutkan pesta ini aku mohon pamit,Yu Cheng Ikut aku" Kata Kaisar sambil pergi dari hadapan semua orang


"Baik Yang Mulia" Jawab Yu Cheng sambil mengikutu kaisar


"Istriku mari kita masuk" Kata Kaisar

__ADS_1


Lalu Kin Rong dan kedua putranya serta kerabat istana yang lainya mengikuti kaisar meninggalkan pesta itu


#O


"Ini adalak kitab jurus tingkat dewa buatanku,Kau pelajari lah salah satu kitab yang ada di sini untuk peganganmu menjadi pemimpin di dunia Kultivator,Aku tau kau belum mempunyai satu jurus pun untuk bertarung,Ya memang kekuatanmu setingkat dengan ranah dewa sejati karna bantuan pusaka surgawi itu,Tapi tetap saja jika kau tak memiliki jurus untuk bertarung kau akan sia-sia saja" Kata Feng An yang kini sudah ada di perpustakaan peribadinya yang mana di dalam perpustakaan itu banyak sekali kitab-kitab jurus beladiri yang tinggi tingkatanya


"Baik yang mulia" Kata Yu Cheng


Lalu ia berjalan mencari-cari kitab jurus yang cocok untuknya


"Aku akan mempelajari yang ini Yang Mulia" Kata Yu Cheng sambil memperlihatkan sebuah Kitab Jurus


Di sampul Kitab itu tertulis


"Hmmm baiklah silahkan kau pelajari kitab itu dengan benar dan sempurna" Kata Kaisar


"Kitab jurus itu terdiri dari 20 teknik bertarung yang ku buat,Jika kau ingin menyelsaikan Setiap satu jurusnya kau harus mengkonsumsi sumberdaya yaitu Kelapa Dewa" Kata Kaisar


"Kelapa Dewa,Buah apa itu yang mulia aku tak mengetahuinya" Kata Yu Cheng


"Seperti ini" Kata Kaisar sambil mengeluarkan buah yang cukup aneh


Yang mana buah itu sekilas mirip dengan kelapa tapi berukuran kecil hanya sebesar buah apel,Berwarna hijau dan mengeluarkan bau harum

__ADS_1


"Buah seperti itu tak ada di dunia ini yang mulia" Kata Yu Cheng


"Ada,Beberapa waktu yang lalu aku mencium aroma buah ini,Datangnya dari arah utara kekaisaran,Cari lah buah itu sampai dapat karna itu adalah modal supaya kau bisa menamatkan semua ini dari kitab itu" Kata Kaisar


Yu Cheng terdiam sejenak memikirkan sesuatu


"Baiklah yang mulia aku akan mencari buah itu sampai dapat,Aku sudah tak sabar untuk mempelajari kitab ini" Kata Yu Cheng


"Ya baiklah,Tapi sebelum itu kau harus mempelajari jurus pertama supaya kau mempunyai jurus untuk bertarung" Kata Kaisar


"Tapi aku tak mempunyai buah itu yang mulia" Kata Yu Cheng


"Ini ambil saja,Aku masih ada" Kata Kaosar sambil memberikan Buah Kelapa Dewa


Yu Cheng mengambilnya dengan semangat


"Terimakasi Yang Mulia" Kata Yu Cheng sambil menundukan setengah badanya


"Tak usah formal saudara Yu,Kau lebih tua dariku" Kata Kaisar


Mereka terus berbincang-bincang di perpustakaan itu membicarakan tentang bagaimana Yu Cheng harus jadi pimpinan yang baik,Tegas dan kuat


Sampai tak terasa waktu sudah mulai memasuki malam hari

__ADS_1


__ADS_2