
Di Alam Neraka
Tepatnya di kedaman Raja Iblis terlihat sang Raja Iblis sedang duduk di tempat peribadinya
Tubuhnya terlihat bergetar sangat hebat,Cahaya merah tiba-tiba menyelimuti tubuhnya sehingga Raja iblis tak terlihat karna terhalang oleh cahaya merah itu
Setelah cukup lama,Cahaya merah itu tiba-tiba lenyap menampakan kembali sesok Raja Iblis
Namun kini dari dalam diri Raja Iblis ada yang berbeda dari yang tadi
Matanya semakin tajam ketika ia menatap sesuatu,Raut Mukanya semakin percaya diri
Aura dari dalam tubuhnya semakin besar Membahan
"Hahahahaahha Akhirnya tanpa aku bergerak sendiri Pecahan Jiwa ku yang kedua terlepas sendiri hahhha,Siapa manusia bodoh yang melepaskan Jiwaku ini,hahaha dengan keadaanku yang sekarang aku semakin yakin untuk kembali menyerang Alam Para Dewa,Memporak porandakan Alam Manusia,Merebut kursi Kaisar Langit bahkan akan ku rebut juga tahta Maha Dewa hahahha,Hanya sedikit Lagi yaa hanya sedikit lagi Jurus yang ku ciptakan akan sempurnya sutuhnya,Maka ketika jurus itu sudah tuntas seluruhnya kebangkitan Bangsa Iblis akan dimulai hahahaha,Tapi-Tapi kenapa Jiwa kedua ku bisa terlepas,Apa Dewa yang menjaga Segel itu sudah mati kembali ke Alam Para Dewa"Kata Raja Iblis di sela-sela tawa bahagianya
"Ahhh itu tak penting yang terpenting kini rencana ku akan semakin mulu dengan bersatunya jiwa kedua ku ini hahaha"Kata Raja Iblis Dengan Tawa Menggelegarnya karna bahagia
Lalu ia kembali bersemedi yang tentunya itu untuk menuntaskan jurus Yang ia Ciptakan sekaligus untuk menyempurnakan jiwanya yang baru sanja bersatu
#O
Sedangkan di lain tempat
Terlihat wajah seseorang yang terlihat sangat cemas
Ia adalah seorang kake tua renta yang di perkirakan umurnya sudah hampir 1000 tahun
__ADS_1
Meskipun sudah terlihat tua renta tetapi sorot matanya sangat tajam dan menakutkan meskipun dalam keadaan cemas
Rambutnya yang putih di biarkan terurai,Kumis dan jenggotnya bersatu memanjang sampai kedadanya
Dia hanya memakai selempang kain putih dan celana putih saja
Kulitnya putih bersih tandanya ia selalu merawatnya
"Siapa yang akan menahan kekutanya,Jangankan kini yang jiwa keduanya telah bersatu,Ketika jiwanya hanya satu saja aku yakin di benua ini tak akan ada yang mampu menahan kekuatany,Hanya mereka yang dari benua Cahaya dan Matahari saja yang mampu menahanya itu pun jika mereka sudah mencapai Ranah Dewa Sejati Dewa Langit,Apa aku harus turun kembali ke dunia Kultivator ini"Gumam si kake tua itu
Ketika ia sedang termenung tiba-tiba ada seberkas cahaya melintas di hadapanya
Cahaya itu berwarna hijau terang Tak besar hanya sekepal anak kecil saja
Cahaya itu terus melesat ke arah timur dengan cukup kencang
Sungguh ajaib,Baru saja ia melopat bangun tetapi sudah hilang dalam sekejap
Dan kini si kake tua itu ada di belakang cahaya itu dengan menjaga jarak
"Cahaya apa itu dan akan keman dia terbang"Gumam si kake
Setelah sekian lama akhirnya cahaya itu membawanya ke sebuah kota yang besar dan megan,Yang tak lain itu adalah ibu kota kekaisaran Tanah Surga
Keadaan masih sangat sepi karna malam belum berganti pagi
"Kota apa ini,Kenapa ada kota semegah ini di benua ini,Dan istana apa itu yang berdiri sangat kokoh dan besar itu"Kata si kake heran
__ADS_1
Cahaya itu terus melesat ke arah istana itu dengan cepat,Sedangkan si kake tua itu masih setia membuntutinya
"Masuk ke istana itu"Gumamnya ketika melihat cahaya hijau itu masuk ke kawasan istana
"Aku tetap harus mengejarnya,Ada apa di balik cahaya itu"Kata si kake tua yang langsung meningkatkan terbangnya memasuki kawasan istana mengejar cahaya hijau yang kini sudah hilang di balik sebuah bangunan yang megah
"Masuk ke bangunan itu"Kata si kake tua
Ia melesat dengan sangat cepat dalam hitungan detik dia sudah ada di atas genteng bangunan itu
"Tak salah kesini cahya hijau tadi masuk"Kata si kake tua memastikan
Lalu ia menyingkapkan Genteng bangunan itu dengan sangat hati-hati
Baru saja ia akan membuka genteng itu tiba-tiba saja
"Tak perlu mengintip seperti itu senior,Bukan kah itu perbuatan yang tak baik"Terdengar suara kalem dari dalam bangunan itu
Si kake tua cukup terkejut dibuatnya
"Kenapa dia bisa tau,Padahan aku sudah menyembunyikan aura kehidupanku serapi mungkin"Batin si kake tua
"Tak perlu heran,Masuklah kesini aku ingin berbincang-bincang dengan mu"Kata suara kalem itu lagi
Si kake menjadi penasaran siapa pemilik suara yang tenang itu
Lalu ia membuka genteng itu tanpa takut ketahuanSetelah terbuka ia meloncat kebawah
__ADS_1
Tak ada suara ketika si kake tua itu menjejakan kakinya ke lantai