
Feng Yin masih terus menyerang orang itu dengan gesit
Namun sekeras apapun perjuangan Feng Yin menyerang orang itu,Sama sekali tak terlihat ada tanda-tanda jika dia akan mengalahkan orang itu
Bahkan serangan Feng Yin seolah-olah tak berarti baginya,Terlihat orang itu dengan mudah menangkis semua serangan Feng Yin
"Golok Pencabut Nyawa"
Orang itu mulai mengeluarkan jurusnya untuk mengimbangi serangan Feng Yin
Kembali dua pusaka itu saling berbenturan,Feng Yin terlihat cukup kewalahan untuk mengimbangi serangan orang itu
Sampai dimana kembali dua tenaga dalam saling beradu,Feng Yin mundur beberapa langkah ke belakang yang menandakan jika kali ini dia kalah setingkah dengan orang itu
"Hahaha ternyata Pendekar yang bisa menghancurkan Perguruan Tebing Dosa,Kemampuanya tak seperti yang di bicarakan orang-orang"Kata orang itu dengan tatapan sinis
"Tuan,Aku tak mempunyai masalah apapun dengan anda,Kenapa anda menyerang saya"Tanya Feng Yin
"Hahah sudah ku katakan jika ini hanyalah peringatan karna kau sudah lancang berani menolak ajakan Yang Mulia Baginda Raja kami"Jawab orang itu sambil menyerang kembali Feng Yin
"Hmm ternyata Antek-antek Raja Naga Langit"Batin Feng Yin
Lalu mereka berdua kembali saling serang,Kali ini Feng Yin menggunakan semua kekuatanya untuk mengimbangi serangan Pendekar Kerajaan itu
"Tarian Angin Tornado"
__ADS_1
Feng Yin kembali mengeluarkan jurus pedangnya untuk menyerang orang itu
Angin Tiba-tiba berhembus dengan kencang,Serangan Feng Yin menjadi kacau balau seperti Angin Tornado
Gerakan pedangnya menjadi cepat,Sehingga orang itu harus menggunakan semua kekuatanya untuk mengimbangi serangan Feng Yin kali ini
"Tringg"
Suara kedua pusaka itu kembali memekikan telinga,Namun kali ini terlihat orang itu mundur beberapa langkah ke belakang
"Tenaga dalamnya kenapa bisa meningkat"Batin orang itu sambil menggenggam dengan erat Goloknya
Tanganya terlihat memerah yang menandakan jika ia kalah dalam permainan jurus pedang kali ini
"Sungguh pendekar yang tak basa basi,Kali ini kau bisa lolos,Namun entah nanti,Lebih Baik kau berhati-hati karna bukan aku sendiri yang di tugaskan untuk menjajal kemampuanmu"Kata orang itu
"Terimakasi karna pendekar sudah mau bertukar jurus denganku,Sungguh Pendekar Topeng Emas,Kekuanya bukan hisapan jempol belaka"Kata orang itu kembali
Lalu ia pergi dengan sekali hentakan saja sudah hilang dari hadapan Feng Yin
"Kenapa Raja Naga Langit melakukan ini kepadaku"Gumam Feng Yin yang masih kebingungan
"Untung dia cepat pergi,Kalau tidak mungkin aku akan di kalahkan olehnya,Kemampuan pendekar di daratan ini ternyata sangat hebat,Meskipun mereka tak menggunakan Energi Langit dan Bumi untuk Kultivasi mereka,Aku yakin jika ada seorang Kultivator dari Daratanku berasal datang kesini,Mungkin Hanya yang di Ranah Surgawi saja yang bisa menandingi orang seperti tadi"Gumam Feng Yin
Lalu tak lama kemudian ia menaiki Kuda Terbang dan pergi dari sana untuk kembali ke tempat dimana Adilaga berada
__ADS_1
Tanpa Feng Yin sadari,Ternyata dari balik pohon yang jaraknya tak terlalu jauh dari tempat Feng Yin bertarung tadi
Muncul seorang Wanita muda yang cantik berjubah Merah muda,Di punggungnya terlihat Gagang pedang berkepala Naga yang menandakan jika dia adalah seorang Pendekar Wanita
"Hmmm itukah Pendekar Topeng Emas,Ternyata masih muda,Aku kira pendekar itu sudah Tua karna mampu menghancurkan Perguruan Aliran Sesat yang sangat di takuti itu seorang diri,Tak taunya masih muda"Gumam wanita cantik itu
"Pendekar Golok Langit saja dia buat kabur,Ternyata kekuatanya bukan cuman omong kosong saja,Aku harus memberi tahu Guru tentang ini"Kata wanita itu
Lalu si wanita itu pergi dari sana
Sedangkan Feng Yin,Ia dengan gerakan cepat Kuda Terbangnya kini sudah ada di tempat Adilaga kembali setelah melakukan perjalanab beberapa lama
"Bagaimana pendekar"Kata Adilaga bertanya kepada Feng Yin yang baru saja sampai
"Aku sudah memberikan suratmu kepada Baginda Raja,Namun sayang aku tak bisa membantu kalian semua,Karna ini ada sangkut pautnya dengan Konflik Keluarga,Aku harus melanjutkan kembali perjalanan yang tertunda ini"Kata Feng Yin
"Tidak apa tuan,Jika saya ingin tau,Jika saya ingin menemui Tuan dimana kiranya"Kata Adilaga
"Langit adalah atap rumahku dan Tanah adalah Lantai rumahku,Pepohonan adalah tiang penyangga rumahku,Bulan,Matahari dan bintang adalah cahaya yang menerangi rumahku"Kata Feng Yin
Lalu ia pergi dari hadapan Adilaga tanpa menjelaskan apa arti dari perkataanya itu
Namun bagi Adilaga yang sudah mengarungi Dunia Persilatan cukup lama,Ia mengerti dengan perkataan Feng Yin
Yang kesimpulanya jika dia adalah Pendekar pengembara yang tak memiliki tempat tinggal
__ADS_1