
Setelah kelahiran anak dari kin rong
Suasana kediaman feng an pun menjadi ramai oleh murid-murid sekte yang ingin melihat putra patriak mereka
Sampai 1 minggu lamanya belum ada tanda-tanda akan kedatangan tamu yang di maqsud oleh Ta Mui itu
Di Ruang Tamu
"Nak kenapa kau belum memberikanya nama untuk anakmu itu"Kata Ta Mui
"Mmm nanti saja paman jika anak kedua ku sudah lahir baru aku akan memberikanya nama"Jawab Feng An
"Hmmm baiklah jika seperti itu"Kata Ta Mui
"Gege apa acara pesta untuk merayakan anak kita juga lebih baik nanti saja di adakanya"Kata Kin Rong
"Itu lebih bagus lagi mengingat kini usia kandungan lin hua sudah memasuki Bulan ke-3"Kata Feng An
Mereka terus berbincang-bincang di waktu malam hari itu
Sedangkan kaisar dan istrinya ia sudah tak ada di kediaman feng an
Kaisar dan istrinya sedang berkunjung ke kekaisaran awan merah sejak siang tadi karna mendapatkan undangan dari kaisar awan merah
#O
Hari terus berlalu
Tak terasa bulan sudah berganti bulan
Kini kaisar dan rombonganya sudah genap 6 bulan tinggal di sekte teratai hijau ini
Dan juga selama ini tak ada gangguan apapun
Di gerbang sekte terlihat sebuah rombongan pasukan kekaisaran Bulan Darah yang sedang berbaris rapi di atas kudanya
Terlihat kaisar yang sedang berbincang-bincang dengan feng an
"Adik ipar jangan pernah lupa untuk berkunjung ke istana,Pintu istana untukmu dan seluruh murid-muridmu akan selalu terbuka di sana"Kata Kaisar sambil memeluk feng an
"Baiklah suatu hari nanti aku akan berkunjung ke sana,Hati-hati di perjalanan"Kata Feng an
"Tentu saja,Ouyah jangan lupa jaga adiku dengan baik"Kata Kaisar
Lalu kaisar naik ke kereta kudanya dan pasukan itupun langsung meluncur pergi dari sekte teratai hijau
__ADS_1
#O
Di Alam Para Dewa
Istana yang sangat megah yang melayang di langit
Yang oleh orang-orang di Alam Dewa Itu di sebut Istana Langit
Di Aula yang sangat besar nan megah kini sedang berkumpul para dewa yang sangat agung dan gagah
Di antara Dewa dan Dewi di sana ternyata tak ada satupun yang sudah tua mereka semua terlihat masih muda-muda
Sedangkan di Atas Kursi yang indah duduk seorang pemuda nan tampan dan gagah serta berwibawa
Menggunakan jubah berwarna emas yang sangat indah
Mahkota kebesaranya terapasang di keplanya
"Bagaimana hasil pencarian kalian selama ini tentang air suci tirta amerta itu"Kata Pemuda tampan di atas kursi indah itu
"Mohon maaf yang mulia sampai saat ini kami belum berhasil menemukan dimana jatuhnya Air Suci dari surga itu"Kata Seseorang yang menggunakan jubah merahnya
"Dewa api,Aku sudah menugaskanmu sejak 6 bulan yang lalu namun sampai selama ini kau belum juga menemukan keberadaan air suci itu"Kata pemuda itu sedikit menaikan suaranya
"Jika perkataan mu itu benar Dewa Pengetahuan maka aku akan menugaskan Dewa Angin,Dewa Bumi dan Dewa Es untuk turun ke alam bawah sana"Kata Kaisar langit itu
"Hamba siap melaksanakan tugas"Kata Dewa yang tadi di sebutakn namanya oleh kaisar langit
"Bagus sekarang laporkan yang lainya"Kata Kaisar Langit
Lalu satu persatu para dewa itu memberikan laporan ke kaisar langit
#O
Sekte Teratai Hijau
Kediaman Patriak
"Hemm sudah Bulan ke-9 sepertinya tak lama lagi istrimu akan melahirkan"Kata Ta Mui
"Yaa dia juga sudah bilang kepadaku jika akhir-akhir ini ia sering mengalami kesakitan menurut Kin Rong itu adalah gejala-gejala akan melahirkan"Jawab Feng an
Ketika mereka berbincang-bincang di dalam kamar terdengar teriakan yang lumayan panjang dan suara tangisan bayi
"Akkkhhhhhhh"
__ADS_1
"Owakkk"
"Owakk"
"Owakkk"
Feng an dan Ta Mui yang mendengar suara itu langsung berlari ke kamar yang terdengar suara teriakan tadi
Ternyata suara itu berasal dari kamar Lin Hua,Sesampainya di dalam alangkah terkejutnya Feng an melihat Lin Hua sudah bersimbah darah dan tergeletak seorang bayi yang masih berlumuran darah
"Gege"Hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut lin hua sebelum ia pingsan
Feng an yang melihat itu langsung syok
"Paman bagaimana ini"Kata Feng an Panik
"Tenang lah sekarang kau panggilkan dulu tabib aku akan memeriksanya terlebih dahulu"Kata Ta Mui
Lalu feng an keluar kamar sedangkan Ta Mui mengambil Bayi itu dan membungkusnya dengan Kain
Lalu ia memeriksa Lin Hua
Alangkah terkejutnya ketika ia menyentuh lin hua
"Apaa,Kenapa bisa begini kultivasinya yang tadinya sudah mencapai Ranah Dewa Puncak sekarang menjadi ranah langit awal"Kata Ta Mui Kaget
Lalu ia mengalirkan energi kehidupan kepada lin hua
Sedikit demi sedikit kulit lin hua yang tadinya pucat kembali berwarna
Tak lama kemudian datang feng an dan tabib lalu sang tabib itu mengambil bayinya dan mengurusnya
Sedangkan feng an dan Ta Mui masih di sana
"Bagaimana paman apa yang terjadi"Kata Feng an
"Ini sangat mengejutkan"Kata Ta Mui
"Maqsudmu"Tanya Feng an
"Kultivasi istrimu kini berada di ranah langit awal"Kata Ta Mui
Feng an yang mendengar itu langsung terdiam seribu bahasa tak mampu berkata-kata
"Apa yang terjadi"Batinya
__ADS_1