
Hari sudah menjelang sore
Terlihat di bawah senja yang cukup indah berjalan dengan santai seorang peria dengan menggunakan jubah hitam bercorak emas
Di wajahnya terpasang Topeng Emas pula
Itu tak lain dan tak bukan adalah feng an,Kini ia melanjutkan perjalananya menuju istana kekaisaran yang sempat terganggu tadi
Terlihat tak jauh dari feng an ada sebuah gerbang yang cukup tinggi dengan pintu yang lebar dan besar
Feng an pun berjalan mendekati gerbang itu yang tak lain adalah gerbang istana kekaisaran
Terlihat penjaga gerbang yang sedang berjaga di sana
Sesampainya feng an di gerbang ia langsung di hentikan oleh penjaga itu
"Berhenti,Ada keperluan apa anda menuju ke istana"Kata penjaga itu
"Saya dari Paviliun Harta Karun ingin bertemu yang mulia Putra Mahkota"Jawab feng an
Ia sengaja menyebutkan ingin berjumpa dengan putra mahkota karna jika ia berbicara ingin menjumpai kaisar maka ia akan di curigai karna untuk saat ini kursi kaisar masih kosong karna putra mahkota belum di nobatkan secara sah
Ketika mendengan jika orang di hadapanya berasal dari paviliun harta karun penjaga itu menjadi sedikit sopan
Karna di Benua Bulan siapa yang tak mengenal Paviliun Harta Karun itu
"Tuan jika begitu tolong tunjukan identitas anda"Kata si penjaga
Feng an pun menunjukan token berwarna emas yang tak lain itu adalah token petinggi paviliun harta karun
"Tuan silahkan masuk dan ikuti saya"Kata penjaga itu
Lalu ia memberi tahu ke yang di dalam supaya di bukakan gerbangnya karna ada tamu penting
Tak lama pun gerbang itu terbuka
"Mari tuan ikut dengan saya"Kata penjaga
Lalu mereka memasuki halaman istana bulan darah
Feng an cukup terkagum dengan keindahan istana bulan darah
"Tuan silahkan anda duduk dulu saya akan melaporkan ke dalam terlebih dulu"Kata penjaga itu
Feng an pun duduk di kursi yang memang sudah di siapkan untuk menunggu
Setelah cukup lama menunggu akhiran si penjaga itu kembali muncul
"Tuan yang mulia putra mahkota sudah menunggu anda di aula utama,Kebetulan beliau sedang mengadakan rapat bersama para petinggi istana"Kata penjaga itu
"Baiklah terimakasi,Ouyah kemana arah menuju aula utama"Tanya feng an karna ia belum mengetahuinya
"Tuan tinggal berjalan lurus laly belok ke kanan disana nanti akan terlihat bangunan yang besar,Bangunan itulah Aula utama tempat kaisar rapat"Kata penjaga menjelaskan
"Baiklah terimakasi"Lalu feng an berjalan menuju Aula Utama
__ADS_1
Setelah berjalan beberapa saat akhirnya ia menemukan bangunan besar yang di maqsud
Lalu ia berjalan menuju bangunan besar itu
Sesampainya di sana ia langsung di tanya oleh penjaga di sana
"Maaf tuan jika saya boleh tau ada keperluan apa tuan datang kemari"Kata penjaga itu
"Saya dari Paviliun harta karun ingin bertemu putra mahkota"Kata feng an
"Ouh ternyata tuan,Silahkan yang mulia sudah menunggu anda"Kata penjaga itu mempersilahkan masuk,Karna ia sudah di beritahu oleh putra mahkota supaya mempersilahkan masuk tamu dari paviliun harta karun
Lalu feng an memasuki aula utama istana itu
Terlihat di dalam aula itu banyak para petinggi istana yang sepertinya sedang mengadakan rapat
Ketika feng an memasuk ruangan itu menjadi hening
Semua mata tertuju kepada feng an
"Hormat saya yang mulia putra mahkota"Kata feng an sambil memberikan hormat dengan cara meninjukan kedua tanganya di depan dada
Sontak saja semua petinggi istana menjadi geram karna merasa feng an tak menghormari putra mahkota yang beberapa hari lagi akan menjadi kaisar
"Lancang berani tak hormat di depan calon kaisar baru"Ucap lah satu petinggi istana
"Cukup,Apa kalian bodoh,Beliau adalah tamu dari paviliun harta karun"Ucap seorang laki-laki yeng berwajah tampan yang terlihat berumur 25 tahun
"Moho ampu yang mulia hamba salah"Kata si orang yang tadi membentak Feng an
"Terimakasi sebelumnya yang mulia"Jawab feng an
"Tak perlu sungkan,Ouyah jika aku ingin tau ada hal apa sehingga paviliun harta karun datang ke istana kami"Kata putra mahkota
"Mohon maaf yang mulia jika saya tak sopan mencampuri masalah kekaisaran,Tapi meskipun begitu ini menyangkut gejolak yang akan terjadi beberapa hari lagi di kekaisaran ini"Kata Feng an
Mereka yang mendengar ucapan feng an menjadi kaget
"Jangan lancang kau berbicara di depan calon kaisar"Kata seorang jendral kekaisaran
"Tak apa jendral mungkin saja ini benar dan harus kita pertimbangkan"Kata putra mahkota
"Silahkan lanjutkan cerita anda tuan siapa tau ini sangat penting untuk kekaisaran,Mengingat jika anda dari paviliun harta karun"Kata putra mahkota lagi
"Tolong putra mahkota dan yang lainya jangan marah atau terkejut nantinya jika saya sedang berbicara"Kata feng an
"Tenang lah tuan saya menjaminya"Kata Putra mahkota
"Begini yang mulia,Hamba hanya ingin memberitahukan jika gejolak yang akan terjadi ini adalah mengkudetanya Klan Zue kepada kekaisaran nanti pada hari penobatan kaisar baru yang tinggal beberapa hari lagi"Kata feng an
Sontak saja seluruh isi aulah utama menjadi gaduh dan ricuh
"Kau jangan membawa berita palsu"
"Apa kau ingin kami penggal karna menyebarkan berita palsu"
__ADS_1
Banyak lontaran-lontaran kata-kata yang tak mengenakan hati feng an
Karna terlalu kesal meski bahaya di depan mereka
Akhirnya feng an mengeluarkan sedikit aura membunuhnya
Sontak seluruh penghuni disana menajdi gemetar ketakutan
Bahkan jendral utama kekaisaran pun yang kultivasinya berada di ranah Surgawi akhir menjadi gemetar
"Tu-tuan tolong tarik aura membunuh tuan,Maafkan kami yang tak tau diri,Kasian mereka yang tak sanggup menerima aura membunuh tuan"Kata jendral utama kekaisara n
Mereka yang melihat jendral utama pun gemeteran seperti menahan takut akhirnya sadar jika orang di depanya mungkin bukan orang sembarang dan kultivasinya pasti lebih tinggi daripada jendral utama
"Hemmm"Gumam feng an
Lalu ia menarik aura membuhun nya dan seketika aura disana kembali normal
"Tuan Maafkan bawahan hamba yang lancang itu,Maaf jika sudah menyinggung tuan"Kata putra mahkota sopan
"Tak apa yang mulia saya memakluminya"Jawab feng an
"Lalu tuan kau tau darimana tentang ini"Kata putra mahkota
Lalu feng an menceritakan perihal kejadian dia di rumah makan apa yang ia dengar dan apa yang ia lakukan
Sampai ia pun menceritakan perihal kematian kaisar yang ada sangkut tanganya dengan Klan Zue
"Bedebah Klan zue jika itu benar maka kita tak perlu berlama-lama lagi untuk membinasakan mereka,Aku yakin penyakit yang menimpa adiku satu-satunya tak lepas dari campur tangan mereka juga"Kata putra mahkota dengan nada marah
"Yang mulia tolong redakan amarah yang mulia"Kata seorang kake tua yang dari tadi duduk di samping putra mahkota
"Maafkan saya Guru karna terbawa amarah"Kata putra mahkota meredakan amarahnya
Ternyata orang tua itu adalah guru dari putra mahkota sekaligus penasihat kekaisaran
"Jika yang di katakan dia itu benar maka jalan satu-satunya yaitu kita harus membuat rencana untuk nanti menghancurkan klan zue itu"Kata peria tua itu
"Kau benar guru kita harus menyusun rencana andaikan benar klan zue ingin mengkudeta aku"Kata putra mahkota
"Jika begitu hamba mohon pamit yang mulia,Tapi sebelum itu apa hamba boleh melihat keadaan adik yang mulia yang sedang sakit itu,Siapa tau hamba bisa mengobatinya"Kata feng an
"Apa kau seorang tabib,Jika pun kau seorang tabib itu tak mungkin untuk menyelamatkan adiku,Karna tabib tingkat bumi pun tak sanggup mengobati penyakit adiku"Kata putra mahkota mengeluh
"Yang terpenting sekarang bawa hamba menemui adik yang mulia,Bisa dan tidaknya tergantung nanti saja"Kata feng an
"Hmm baiklah mari kau ikut aku Dan untuk kalian silahkan kembali ke tempat masing-masing rapat di tutup sampai di sini dan akan di lanjut besok untuk membahas perihal klan zue"Kata putra mahkota
"Mari tuan ikut saya"Kata putra mahkota sambil keluar dari aula utama
Feng an pun mengikutinya dari belakang bersama Guru putra mahkota
**Hai haii Ni Author Up lagi sengaja Up Mlm begini soalnya gabisa tidur karna masih deg-degan tidur berdua sama istri haha
Jangan Lupa Like Komen Dan Votenya**
__ADS_1