Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Aku Seorang Ayah


__ADS_3

"Anda kini sudah menjadi Ayah pangeran"Kata jendral Bai


Sontak saja Sun Long membulatkan matanya dengan ucapan jendral Bai tersebut


"Ap,,,Apa maksudmu paman,Aku menjadi seorang Ayah"Kata Sun Long dengan gugup karna ia masih tak percaya


"Benar pangeran,Anda sudah memiliki putra"Kata jendral Bai kembali


"Paman,Kau jangan bercanda,Selama ini aku melakukan latihan tertutup,Selama dua tahun aku tak pernah keluar dari tempat latihanku paman,Bagaimana mungkin tiba-tiba saja aku menjadi seorang ayah"Kata Sun Long yang masih tak percaya


"Pangeran,Tengoklah putra anda,Dia kini sudah bisa berjalan,Mereka mirip sekali dengan anda pangeran"Kata jendral Bai


Sun Long lagi-lagi di buat bingung dengan ucapan jendral Bai


"Paman,Aku masih tak mengerti dengan perkataanmu,Aku menjadi seorang ayah,Anak itu mirip denganku,Dia sudah bisa berjalan,Apa maqsudmu itu paman"Kata Sun Long


"Sebaiknya anda pulang terlebih dahulu pangeran,Nanti kau akan tau sendiri,Mereka mungkin sedang menunggumu"Kata jendral Bai


Tanpa berlama-lama,Sun Long langsung pergi meninggalkan jendral Bai


Ia dengan menggunakan ilmu meringankan tubuh yang sudah mencapi tahap tertinggi,Hanya dengan sekali hentakan saja sudah tak ada di hadapan jendral Bai


Ia pergi menuju kediamanya di istana bagian dalam,Sesampainya di kediamanya ia melihat ayah mertuanya baru saja keluar dari kamar istrinya


"Rama"Sapa Sun Long dengan menggunakan bahasa negri tersebut


Sontak tuan kota langsung menoleh ke arah suara tersebut


Di sana ia melihat ada sesok pemuda tampan yang samar-samar ia kenali,Tapi entah siapa namun tak asing di matanya


"Anak muda,Siapa kau,Kenapa kau memanggilku rama"Kata tuan kota yang masih kebingungan


"Rama,Ini aku,Sun Long"Kata Sun Long

__ADS_1


Tuan Kota langsung menghampiri Sun Long,Ia masih dengan tatapan tak percaya jika yang kini ada di hadapan Ya itu adalah menantunya


"Sun Long,Benarkah ini kau,Tapi kenapa berubah seperti ini,Kau jauh lebih tampan dan matang anaku,Dan satu lagi,Kau bisa berbahasa kami"Kata tuan kota sambil memegang Sun Long dan memperhatikan lekuk wajah dan tubuh Sun Long yang banyak berubah


"Rama,Ini benar,Aku menantumu,Tentang apa yang berubah dari semua tubuhku,Itu jangan di permasalahkan,Karna ini adalah hasil dari latihanku selama ini"Kata Sun Long


"Benar,Itu tak penting,Yang terpenting sekarang adalah,Kau harus menemui Putramu"Kata tuan kota


"Rama,Sebelumnya aku sudah di beri tahu oleh jendral Bai,Jika aku kini sudah menjadi seorang ayah,Tapi rama,Aku masih belum mengerti dengan semua ini"Kata Sun Long


"Istri mu hamil tak lama setelah kalian menikah,Waktu itu kau baru saja dua hari memasuki tempat latihanmu,Nilam di nyatakan hamil oleh tabib,Kami tak berani mengganggu mu yang sedang berlatih,Jadi kami terpaksa tak memberi tahu tentang kabar gembira ini kepadamu,Kini putra mu sudah berusi 1 tahun,Kau memiliki putra kembar nak"Kata tuan kota


Sun Long terpaku mendengar perkataan ayah mertuanya itu,Serasa belum percaya dengan apa yang di katakan mertuanya itu


"Rama aku ingin melihat istriku"Kata Sun Long


Lalu mereka berdua masuk ke kamar Nilam


Dimana kini ia melihat dua anak kecil yang memiliki wajah sama persis sedang bermain


Terdengar suara tawa khas anak kecil berusia 1 tahun


"Nak,Lihat lah,Mereka putra-putramu,Mereka tumbuh dengan baik selama ini,Istri mu mengurus mereka berdua dengan baik meskipun seorang diri"Kata tuan kota


Sun Long tak bisa menahan air matanya,Ketika menyaksikan kedua anak kecil itu tertawa ketika melihat ke arahnya


Dadanya berdesir tatkala melihat tawa kedua anak kecil itu


"Pu,,,Putraku,Aku kini menjadi seorang ayah"Gumam Sun Long dengan bibir bergetar menahan haru


Di tempat tidur,Ia melihat sesok wanita cantik sedang tertidur,Wajahnya terlihat lelah


Sun Long berjalan menghampiri sesok wanita yang sedang tertidur itu,Ia duduk di pinggir tempat tidur

__ADS_1


Tanyanya membelai wajah cantik yang kelelahan itu


Ia masih tak percaya,Hanya dengan satu kali melakukan hubungan suami istri,Benih itu tumbuh menjadi dua anak kecil menggemaskan itu


Lalu ia mengecap ucung kepala wanita itu


"Terimakasih istriku"Hanya itu yang keluar dari mulut Sun Long


Lalu ia bangkit dan berjalan menghampiri kedua anak kecil yang sedang bermain itu


Sun Long tak bisa menahan haru,Air matanya jatuh membasahi pipinya


"Putraku"Kata Sun Long


Seperti sudah mengerti,Kedua anak itu berjalan dengan tertatih-tatih mendekati Sun Long dengan senyum menggemaskan


Begitu sampai di hadapan Sun Long,Kedua anak itu langsung berhambur memeluk tubuh Sun Long


"Maaf kan Ayah,Selama ini ayah tak ada di sisi kalian"Kata Sun Long sambil memeluk erat kedua putranya


Tanpa sadar,Salah satu anak itu mengangkat tanganya,Dan meletakanya di pipi Sun Long


Lalu ia berbicara dengan bahasa khas bayi


Sun Long tak bisa menyembunyikan senyumnya,Lalu ia mencium kedua putranya itu dan membawanya ke atas tempat tidur


Lalu ia menidurkan keduanya di dekat Istrinya,Di susul dengan dirinya yang ikut berbaring di sisi putranya


Ia memeluk ketiga orang yang ada di sisinya itu


Tuan kota sendiri sudah keluar sedari tadi


Kini keadaan di kamar itu hening,Kedua putra Sun Long seperti mengerti,Mereka pun ikut diam,Lalu memejamkan matanya mencoba untuk tidur

__ADS_1


__ADS_2