
"Sial,Pedangku patah"Batin si pemuda
Tak ingin membiarkan lawanya bernafas,Wanita itu kembali menerjang si pemuda dengan gerakan yang cukup gesit
"Plakk"
Ketika serangan si wanita itu hampir mengenai dada si pemuda,Tiba-tiba saja ada tangan lain yang menahanya
Ketika berbenturan antara kedua tangan itu,Angin berhembus cukup besar dari kedua telapak tangan tersebut yang menandakan jika kekuatan keduanya cukup imbang
Si wanita cukup kaget juga karna seranganya yang mengandung 60% kekuatanya itu bisa di tangkis dengan mudah oleh seseorang
Ketika keadaan sudah kembali normal,Terlihat lah di dekat si pemuda tersebut berdiri sesok peria tua berjubah putih menatap tajam ke arah si wanita
"Terima kasi tetua anda sudah datang tepat pada waktunya"Kata si pemuda tersebut sambil memberi hormat kepada sesok laki-laki tua yang baru datang itu
"Hmm tak masalah,Ini sudah kewjiban kami melindungi pasukan Yang Mulia"Jawab si kake tua tersebut
"Tetua dimana yang lainya"Kata si pemuda
"Sebentar lagi mereka sampai"Jawab si laki-laki tua
__ADS_1
Si pemuda akhirnya bisa bernafas dengan lega,Akhirnya ia bisa terselamatkan dari sesok wanita yang ia anggap sangat menakutkan itu
Sedangkan si wanita hanya diam mematung memperhatikan mereka berdua yang sesang bercakap-cakap
"Hmmmm sebaiknya kalian mengaku saja,Dari mana asal kalian dan siapa yang menjadi pimpinan kalian"Kata si wanita itu
"Nona sebaiknya kau jangan keras kepala,Kami bisa berbelas kasih kepadamu,Tinggalkan tempat ini sekarang dan jangan ganggu kami lagi atau kalau tidakk"Kata si kake tua itu
"Kalau tidak apa kake tua,Seharusnya aku yabg berkata seperti itu kepada kalian,Lebih baik kalian pergi secepatnya dari sini dan jangan pernah datang lagi,Aku pastikan nyawa kalian tetap ada di dalam raga kalian"Jawab si wanita dengan tak kalah sengitnya
"Sombong kau nona,Apa kau tak sadar dengan keberadaanmu yang sudah kami kepung"Kata si kake
"Sial,,,Meskipun aku kuat tetap saja jika melawan mereka semua aku pasti kewalahan"Batin si wanita itu dengan raut wajah tak menentu
"Lebih baik kau pergi saja sebelum kami bertindak yang lebih"Kata si kake tua itu
"Apa kah keberadaan kami tidak kalian anggap"
Tiba-tiba saja terdengar suara yang menggelegar mengejutkan semua orang yang ada di sana
Sontak si kake tua dan seluruh Kultivator yang sedang mengepung wanita itu mengalihakn pandanganya ke seluruh are di sana
__ADS_1
Dan betapa terkejutnya mereka ketika melihat jika kini giliran mereka yang sedang di kepung oleh ratusan Kultivator
Terlihat para Kultivator yang baru datang itu memancarkan Aura yang mengintimidasi para orang tak di kenal
Terlebih lagi sesok yang memimpin mereka memancarkan Aura yang berbeda
"Hmmm Yu Cheng,Mengganggu saja pekerjaanku"Gumam Si wanita yang kini posisinya ada di tengah-tengah mereka
"Hahaha maafkan saya Tetua Agung mengganggu kesenangan anda"Kata Sesok pemimpin para Kultivator yang tak lain adalah Yu Cheng itu sambil tertawa
"Zhi Long,Siapa yang menyuruhmu datang kesini"Kata si wanita yang ternyata adalah Tetau Agung Sekte Teratai Hijau itu
"Saya di perintahkan oleh Matriak sekte Tetua"Jawab sesok pemuda tampan yang di panggil Zhi Long itu
"Huhhh,Baiklah karna kalian semua sudah datang mengganggu acaraku,Lebih baik di percepat saja,Hancurkan mereka semua tanpa sisa"Kata Tetu Agung
"Dengan sengan Hati Tetau"Jawab Yu Cheng dengan semringah bahagia
Lalu mereka semua di pimpin oleh Yu Cheng menggempur para Kultivator yang tak di kenal itu
Pertarungan sengit pun terjadi dengan berat sebelah,Dimana pasukan Yu Cheng ternyata lebih unggul segalanya daripada pasukan Kultivator si kake tua
__ADS_1