Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Perabu Tribuana Wisesa


__ADS_3

Feng Yin dan yang lainya kini sudah ada di tengah-tengah desa tersebut,Ketika mereka sampai disana ternyata di sana sudah ramai berkumpul orang-orang


Terlihat warga desa yang begitu antusias merayakan upacara sakral tersebut,Berbagai macam sesaji dan yang lainya untuk melakukan upacara sudah terkumpul di sana


Terlihat disana juga terdapat sebuah panggung yang cukup besar,Disana terlihat sudah ada yang duduk sekitar 10 orang laki-laki dan perempuan yang keseluruhanya sudah tua-tua


Terlihat juga ada empat kursi yang berbeda dari yang lainya yang masih kosong,Itu menandakan jika orang yang akan duduk di sana belum datang


Tak hanya kehadiran 10 orang yang ada di atas panggung yang menjadi perhatian orang-orang,Para pendekar yang duduk di kursi bawah pun tak luput dari perhatian semua orang


Keberadaan bendera-bendera yang ber bagai macam lambang dan bentuk terpajang di tiang bambu yang cukup tinggi,Menandakan jika mereka dari sebuah perguruan silat


"Ternyata benar,Ini adalah acara Upacara Penghormatan kepada para Betara di Puncak Mahameru,Tapi Sang Resi dan Perabu Tribuana belum datang"Kata Jaka ketika ia sampai di sana


Sedangkan Feng Yin,Ia memperhatikan semua keadaan di sana,Matanya meneliti satu persatu orang yang duduk di atas panggung itu


"Sepertinya mereka sesepuh di dunia persilatan"Batin Feng Yin ketika menyadari jika ada aura yang menyerang dirinya

__ADS_1


Ketika matanya melihat ke atas panggung,Benar saja Feng Yin melihat ada seorang Kakek Tua berjubah Kuning gading sedang menatapnya dengan tajam


"Mereka yang di atas adalah para tetua di Dunia Persilatan tanah Java bagian tengah dan timur,Mereka adalah orang-orang hebat dan sakti,Bahkan kekuatan guru kami saja masih beberapa tingkat di bawahnya"Bisik Arya di telinga Feng Yin


"Kenapa hanya Tengah Dan Timur saja,Kenapa tidak dengan daerah yang di bagian Barat"Tanya Feng Yin


"Sepertinya kau memang bukan orang asli dari Daratan ini,Kau harus tau saudara Feng,Mereka yang berada di bagian Barat,Sangat berbeda dengan Kami yang ada di Tengah Dan Timur,Mereka tidak mempercayai Adanya Para Betara atau Dewa,Menurut mereka Orang yang paling hebat di Semesta ini adalah Sang Yang Tunggal,Yang di samarkan keberadaanya,Dan orang-orang yang hebat tiada tanding mereka di sebut sebagai Resi atau Begawan"Kata Arya menjelaskan secara singkat kepada Feng Yin tentang perbedaan di daerah barat sana


Feng Yin hanya mengangguk-ngangguk saja seolah-olah ia mengerti meskipun ia tak terlalu paham dengan hal tersebut


Ketika mereka sedang terdiam,Tiba-tiba saja semua orang berdiri dari tempat duduknya,Tentu saja hal tersebut menarik perhatian Feng Yin


"Permisi paman,Permisi bibi"Kata Feng Yin sambil menerobos kerumunan yang padat itu


Setelah cukup berusaha,Akhirnya mereka sampai di bagian paling depan,Begitu mereka sampai di sana,Mereka langsung bisa melihat apa yang terjadi


Ternyata di depan sana datang sebuah Kereta Kuda yang dangat mewah

__ADS_1


Tak lama kemudian pintu kereta kuda itu terbuka,Dan selang beberapa saat keluar lah sesok Laki-laki paruh baya berbadan tinggi tegap,Rambutnya sudah mulai memutih


Jubahnya terbuat dari emas sehingga begitu terkena sinar matahari,Langsung mengeluarkan sinar yang gemerlapan


Di pingganya terselip sebuah pedang yang gagangnya terbuat dari Mutiara


"Hormat Kepada Gusti Perabu"


Teriak salah seorang di antara mereka


Mendengar teriakan yang di aliri tenaga dalam itu,Semua orang langsung memberi hormat kepada orang yang baru saja datang itu yang tak lain adalah Perabu Tribuana Wisesa


"Salam Hormat Gusti Perabu,Semoga di berikan Umur panjang dan Jaya Selalu"Kata mereka semua serentak sambil membungkukan badanya


Tapi terlihat ada juga yang tidak memberikan penghormatan seperti itu,Mereka tak lain adalah para Pendekar yang merasa memiliki kekuatan besar,Sepeerti yang sedang duduk di atas panggung


"Terimakasi,Kalian semua bagun lah"Kata Perabu Tribuana sambil tersenyum

__ADS_1


Lalu sang Perabu dari kerajaan Jenggala itu berjalab menaiki Panggung,Dan ia duduk di salah satu kursi yang cukup bagus di sana


__ADS_2