
Langit mulai bergejolak tak menentu,Tanah berguncang dengan keras,Akibat efek dari perubahan wujud Pendekar Naga Langit
Semua orang memilih untuk menyelamatkan diri mereka,Naga Taksaka terlihat mengulurkan Tangannya ke arah Pusaka Cupu Manik
Seketika,Pusaka itu melesat ke arah tangan Naga Taksaka
Dewa Petir yang melihat pusaka itu meluncur menuju Naga Taksaka,Ia tidak melewatkan peluang emas tersebut
Dengan secepat kilat,Ia melesat memburu Pusaka tersebut
Sedikit lagi pusaka itu akan sampai di tangan Naga Taksaka,Tiba-tiba saja sesok Pendekar Dewa Petir mengambilnya terlebih dahulu
"Sekarang,Pusaka ini miliku"Kata Pendekar Dewa Petir
Setelah mengucapkan itu,Dengan gerakan secepat kilat,Ia pergi meninggalkan Bukit Nirwana
Naga Taksaka yang melihat benda pusakanya di ambil oleh orang lain,Tentu saja menjadi murka
"Manusia laknat,Aku bersumpah demi Sang Yang Widi Wisesa yang agung,Aku akan menghancurkan dirimu dan seluruh keturunanmu Pendekar Dewa Petir"Teriak Naga Taksaka dengan mengeluarkan Aura yang sangat besar
Sehingga alam semakin bergoncang,Sedetik kemudian Naga Taksaka Melesat pergi mengejar Pendekar Dewa Petir
Feng Yin yang melihat kejadian tersebut cukup kaget juga,Karena ia tidak menyangka jika pendekar dewa petir akan secepat kilat mengambil Pusaka tersebut
"Sebaiknya aku susul mereka saja,Biarkan naga tua itu sendiri di sini"Gumam Feng Yin
Lalu ia ingin pergi secepat mungkin dari Bukit tersebut,Namun baru saja kakinya akan melangkah
"Goarrrr"
Terdengar suara yang menggetarkan jantung siapapun,Bahkan tanah ikut bergetar ketika terdengar suara auman itu
Feng Yin sontak saja membalikan Tubuhnya kembali,Ketika ia kembalikan tubuhnya,Betapa terkejutnya dia ketika melihat,Kini di hadapannya ada sesok makhluk yang di Negrinya menjadi mitos itu
Sesok besar,Dengan kedua sayap yang membentang cukup besar bersama Merah kehitaman
Dua kaki yang kokoh dengan kuku-kuku yang runcing,Dua buah kumis berukuran sedang terdapat di dekat hidungnya
Dua buah tanduk,Menghiasi kepalanya yang terlihat seram menakutkan
Tubuhnya begitu besar,Sehingga kini Feng Yin,Bagaikan Kelinci yang sedang berhadapan dengan gajah
Tubuh Feng Yin bergetar tatkala melihat sesok makhluk itu
__ADS_1
"Ini,,,ini Naga yang melegenda itu,Naga yang hanya menjadi mitos di benua awan"Gumam Feng Yin
Bentuk naga itu berbeda dengan bentuk Naga Taksaka,Naga Taksaka berbentuk seperti Ular raksasa,Sedangkan yang kini ada di hadapan Feng Yin yang tentu saja tak lain adalah Pendekar Naga Langit,Wujud Naganya seperti hewan purba Dinosaurus memiliki dua kaki dan dua sayap
"Goarrrr"
Kembali Naga itu meraung sangat keras,Sehingga Feng Yin harus berusaha menutupi telinganya dengan tenaga dalamnya,Agar gendang telinganya tidak pecah
"Akhhh,Naga sialan,Akan ku bunuh kau"Teriak Feng Yin
Ia langsung membuka Topeng Emasnya,Ketika di buka topeng emasnya,Terdapat secarik kain yang membelit di keningnya
Lalu ia menarik kain itu,Ketika kain itu di tarik,Di keningnya terlihat dengan jelas,Terdapat sebuah tato namun bergerak
Tato itu berbentuk Cakram Persegi Enam,Saiapapun yang melihat tato berwarna emas itu yang ada di kening Feng Yin,Tentu akan terpesona,Selain bentuknya indah,Wajah Feng Yin yang tampan terlihat semakin tampan dengan adanya tato tersebut
"Kau yang memaksaku melakukan ini Naga Tuan,Jadi mari kita selsaikan secepat mungkin"Kata Feng Yin kepada si Naga tersebut
"Kau pasti sangat marah karena adik seperguruanmu aku bunuh bukan,Hahaha juga kau harus ingat Naga Tua,Aku juga lah yang membunuh Si dungu Harimau Gurun"Kata Feng Yin memancing emosi si Naga
Alhasil perkataannya itu berhasil memancing amarah di naga tersebut
Terlihat si naga itu kembali meraung sambil mendongakan kepalanya ke atas langit
"Groarrrr"
Namun Feng Yin masih berdiri denga. kokoh
Kemudian si naga itu meluncur menyerang Feng Yin,Dari mulutnya terlihat keluar api berwarna biru
Dengan cepat Feng Yin menghindar serangan itu
"Segel Pemanggil Bencana"
Feng Yin melakukan mudra tangan,Seketika Tato yang ada di keningnya memancarkan sinar berwarna Kuning
Sesaat kemudian,Alam kembali terguncang
Bahkan kini lebih dahsyat lagi,Langit mengeluarkan suara gemuruh petir,Tak lama terlihat kilatan-kilatan petir di langit
Langit yang memang sudah gelap,Kini berubah semakin gelap gulita,Sinar rembulan yang tadinya bersinar terang,Kini hilang tertelan awan
Tanah berguncang dengan keras,Bahkan kini bukit nirwana sudah seluruhnya hilang rata dengan tanah
__ADS_1
Angin berhembus dengan kencang bak angin tornado yang siap memporak porandakan alam
Orang-orang yang masih tersisa di sana,Memilih untuk menjauh ke tempat yang aman
Sedangkan Feng Yin masih dalam keadaan tangan ya melakukan mudra,Sinar kuning yang berasal dari keningnya kini sudah hilang,Terlihat tato itu kini berputar dengan kencang
"Hancur"
Teriak Feng Yin
Seketika,Dari langit turun petir yang jumlahnya sangat banyak mengarah ke Naga tersebut
Angin terlihat berhembus dengan kencang,Bahkan kini terlihat angin itu membentuk pusaran
Kedua unsur alam itu secepat kilat menerjang Naga besar itu,Tapi ketika tinggal beberapa meter lagi akan menghantam Naga itu
Kedua unsur alam itu tiba-tiba terhenti,Guncangan alam pun berhenti seketika
Ketika semuanya berhenti,Tiba-tiba saja terdengar sayup-sayup suara orang yang bersenandung dengan bahasa yang cukup aneh di telinga Feng Yin
Suara itu meskipun sayup-sayup tapi terdengar dengan sangat jelas di telinga semua orang
Ketika terdengar suara itu,Semua yang tadi terjadi seketika menghilang dengan sendirinya
Orang-orang yang melihat kejadian tersebut sangat heran dan aneh
"Kidung ini,,,
Gumam salah satu pendekar tua yang ada di tempat aman
Wajahnya menunjukan ke keterkejutan yang hebat
"Kidung ini apa Ketua,Apa kau mengenalnya,Siapa yang sedang bersenandung itu"Kata salah seorang pendekar lain
"Ini adalah tanda kedatangan sang Betara penguasa Suwarga Loka"Jawab si pendekar tua itu dengan bibir bergetar seperti tak mampu untuk mengucapkannya
Semua orang yang ada di dekat pendekar tua itu terlihat kaget,Semuanya langsung mundur beberapa langkah ke belakang
"Ma,,,Maksud anda apa ketua"Kata salah seorang anak muda
"Betara Ismaya,Atau Sang Yang Wenang,Sedang ada di sini"Kata si pendekar tua itu
Sontak saja semua orang kembali terkejut dengan perkataan si pendekar itu
__ADS_1
Sedangkan di sisi lain,Feng Yin masih terheran-heran dengan apa yang baru saja terjadi
Ia sangat yakin,Jika di bumi ini,Tidak akan ada yang bisa menghentikan Segel Pemanggil Bencana itu