Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Serangan Pertama


__ADS_3

"Anak Muda,Buktikanlah kepada kami jika kau pantas menjadi pimpinan kami semua" Kata tetua itu kepada Yu Cheng


"Tetua aku bukan anak muda,Umurku sudah 90 tahun dan satu lagi,Aku tak bisa bertarung sama sekali,Keseharianku hanyalah bertani di ladang bukang bertarung" Kata Yu Cheng


Semua orang keheranan mendengar perkataan Yu Cheng barusan


Bagaimana mungkin yang hanya seorang petani biasa terpiling untuk menjadi Tuan dari pusaka yang maha dahsyat itu


Lalu jika benar apa yang menjadi motifnya sehingga terpilih


"Yu Cheng terima tantanganya,Ikuti gerakan yang ingin kau lakukan,Percaya dirilah kepada dirimu sendiri" Kata Kaisar


"Yang Mulia hamba tak mengerti dengan perkataan adan" Kata Yu Cheng


"Dia menantangmu bertarung,Kau harus menerima tantangan itu,Jangan takut lihat kini kau sudah berubah menjadi seorang pemuda,Bertarung lah layaknya seorang kultivator" Kata Kaisar


Sejenak Yu Ceheng terdiam


"Baik lah yang mulia,Hamba akan menerimanya" Jawab Yu Cheng


"Bagus memang begitu seharusnya" Kata Kaisar


"Baiklah tetua aku akan menerima tantanganmu itu" Kata Yu Cheng


"Baiklah,Jika kau bisa membuatku mundur dengan 3 serangan aku mengaku kalah" Kata Tetua itu yang berasal dari Sekte Tembok Baja yang memang terkenal dengan kekokohanya dalam pertahanan


"Baiklah" Kata Yu Cheng


Lalu Yu Cheng mengambil kuda-kuda layaknya seorang kultivator


"Serang aku" Kata Tetua itu


Sejenak Yu Cheng mengambil nafas terlebih dahulu

__ADS_1


Fikiranya menerawang membayangkan jika ia sedang mengumpulkan kekuatan langit dan bumi lalu menyimpanya di tangan kananya


Ketika ia memikirkan itu ntah apa yang terjadi tiba-tiba tubuhnya merasakan hangat yang menenangkan


Tubuhnya menjadi lebih segar dari sebelumnya


"Serangan Pertama" Kata Yu Cheng


Ia melesat dengan sangat ajaib karna hanya dengan sekejap mata saja Yu Cheng sudah ada di hadapan tetua itu lalu ia memukul tepat ke perut si Tetua


Si tetua yang melihat adanya serangan ia langsung mengeluarkan jurus pertahananya


"Gunung Baja"


"Prakk"


Terdengar suara benda yang patah tapi ntah apa itu sampai dimana tetua dengar suara


Teriakan yang sangat memilukan


Semua orang sontak tertegun dan kaget mendengar suara itu apa lagi ketika melihat ke arah si tetua itu yang kini keadaanya sangat mengenaskan


Ternyata tadi ketika ia mengeluarkan Jurus "Gunung Baja"Yang sudah terkenal dengan kekokohanya itu tak ampuh untuk menahan satu pukulan dari Yu Cheng


Sehingga tubuh si tetua harus dengan telak menerima pukulan Yu Cheng


Yang mengakibatkan Tulang-tulang di seluruh tubuhnya menjadi hancur tak ada satu tulang pun yang masi utuh karna ia harus menerima dalam keadaan terbuka


Terlihat Si tetua itu di sekitar mulut,Hidung,Mata dan Telinganya mengeluarkan darah yang cukup banyak


Yu Cheng yang melihat keadaan si tetua menjadi kaget dan syok


Karna seumur-umur dirinya belum pernah memukul orang sampai sedemikian rupa

__ADS_1


" Ba-bagaimana mungkin,Apa aku sudah membunuh orang"Kata Yu Cheng yang syok melihat keadaan Si Tetua yang nafasnya sudah senin kamis


"Dia belum mati,Hanya saja sudah tak bisa tertolong lagi" Kata suara kaisar


Patriak Sekte Tembok Baja yang melihat tetua andalanya terluka parah menjadi kaget dan marah


Lalu ia terbang melesat ke arah Yu Cheng berada sambil mengeluarkan Aura membunuh yang sangat besar


Sehingga banyak para kultivator di bawahnya yang terintimidasi oleh aura membunuh itu


Karna di ketahui jika patriak sekte tembok baja sudah mencapai ranah dewa tingkat akhir sehingga aura membunuhnya sangat besar hanya mereka-mereka yang setingkat denganya yang baik-baik saja


Aura membunuh itu sekejap kemudian di arahkan khusus untuk menekan Yu Cheng namun si Patriak menjadi heran ketika melihat keadaan Yu Cheng yang baik-baik saja padahal tadi ia bilang jika dirinya bukanlah kultivator


"Kenapa dia tak tertekan oleh aura membunuhku" Batin Patriak Sekte Tembok Baja yang kini sudah ada di hadapan Yu Cheng


"Akhhh"


Tiba-tiba saja si patriak berteriak kecil seperti kesakitan


Semua orang menjadi heran kenapa si patriak itu


Terlihat pula lambat laun wajahnya menjadi Pucat pasi


"Patriak netralkan kembali aura membunuhmu,Jika tida kau akan mati karna aura kehidupanmu di serap terus oleh Pusaka yang bersemayam di tubuh Yu Cheng" Kata Suara Kaisar


Semua orang menjadi kaget mendengar ucapan kaisar tersebut,Terlebih lagi Patriak Sekte Tembok Baja


Ia buru-buru menetralkan aura membunuhnya


Seketika keadaanya menjadi baik kembali seperti semua


Tapi ia masih heran dan tak terima jika tetua andalanya terluka

__ADS_1


__ADS_2