
"Anak Muda,Buktikanlah kepada kami jika kau pantas menjadi pimpinan kami semua" Kata tetua itu kepada Yu Cheng
"Tetua aku bukan anak muda,Umurku sudah 90 tahun dan satu lagi,Aku tak bisa bertarung sama sekali,Keseharianku hanyalah bertani di ladang bukang bertarung" Kata Yu Cheng
Semua orang keheranan mendengar perkataan Yu Cheng barusan
Bagaimana mungkin yang hanya seorang petani biasa terpiling untuk menjadi Tuan dari pusaka yang maha dahsyat itu
Lalu jika benar apa yang menjadi motifnya sehingga terpilih
"Yu Cheng terima tantanganya,Ikuti gerakan yang ingin kau lakukan,Percaya dirilah kepada dirimu sendiri" Kata Kaisar
"Yang Mulia hamba tak mengerti dengan perkataan adan" Kata Yu Cheng
"Dia menantangmu bertarung,Kau harus menerima tantangan itu,Jangan takut lihat kini kau sudah berubah menjadi seorang pemuda,Bertarung lah layaknya seorang kultivator" Kata Kaisar
Sejenak Yu Ceheng terdiam
"Baik lah yang mulia,Hamba akan menerimanya" Jawab Yu Cheng
"Bagus memang begitu seharusnya" Kata Kaisar
"Baiklah tetua aku akan menerima tantanganmu itu" Kata Yu Cheng
"Baiklah,Jika kau bisa membuatku mundur dengan 3 serangan aku mengaku kalah" Kata Tetua itu yang berasal dari Sekte Tembok Baja yang memang terkenal dengan kekokohanya dalam pertahanan
"Baiklah" Kata Yu Cheng
Lalu Yu Cheng mengambil kuda-kuda layaknya seorang kultivator
"Serang aku" Kata Tetua itu
Sejenak Yu Cheng mengambil nafas terlebih dahulu
__ADS_1
Fikiranya menerawang membayangkan jika ia sedang mengumpulkan kekuatan langit dan bumi lalu menyimpanya di tangan kananya
Ketika ia memikirkan itu ntah apa yang terjadi tiba-tiba tubuhnya merasakan hangat yang menenangkan
Tubuhnya menjadi lebih segar dari sebelumnya
"Serangan Pertama" Kata Yu Cheng
Ia melesat dengan sangat ajaib karna hanya dengan sekejap mata saja Yu Cheng sudah ada di hadapan tetua itu lalu ia memukul tepat ke perut si Tetua
Si tetua yang melihat adanya serangan ia langsung mengeluarkan jurus pertahananya
"Gunung Baja"
"Prakk"
Terdengar suara benda yang patah tapi ntah apa itu sampai dimana tetua dengar suara
Teriakan yang sangat memilukan
Semua orang sontak tertegun dan kaget mendengar suara itu apa lagi ketika melihat ke arah si tetua itu yang kini keadaanya sangat mengenaskan
Ternyata tadi ketika ia mengeluarkan Jurus "Gunung Baja"Yang sudah terkenal dengan kekokohanya itu tak ampuh untuk menahan satu pukulan dari Yu Cheng
Sehingga tubuh si tetua harus dengan telak menerima pukulan Yu Cheng
Yang mengakibatkan Tulang-tulang di seluruh tubuhnya menjadi hancur tak ada satu tulang pun yang masi utuh karna ia harus menerima dalam keadaan terbuka
Terlihat Si tetua itu di sekitar mulut,Hidung,Mata dan Telinganya mengeluarkan darah yang cukup banyak
Yu Cheng yang melihat keadaan si tetua menjadi kaget dan syok
Karna seumur-umur dirinya belum pernah memukul orang sampai sedemikian rupa
__ADS_1
" Ba-bagaimana mungkin,Apa aku sudah membunuh orang"Kata Yu Cheng yang syok melihat keadaan Si Tetua yang nafasnya sudah senin kamis
"Dia belum mati,Hanya saja sudah tak bisa tertolong lagi" Kata suara kaisar
Patriak Sekte Tembok Baja yang melihat tetua andalanya terluka parah menjadi kaget dan marah
Lalu ia terbang melesat ke arah Yu Cheng berada sambil mengeluarkan Aura membunuh yang sangat besar
Sehingga banyak para kultivator di bawahnya yang terintimidasi oleh aura membunuh itu
Karna di ketahui jika patriak sekte tembok baja sudah mencapai ranah dewa tingkat akhir sehingga aura membunuhnya sangat besar hanya mereka-mereka yang setingkat denganya yang baik-baik saja
Aura membunuh itu sekejap kemudian di arahkan khusus untuk menekan Yu Cheng namun si Patriak menjadi heran ketika melihat keadaan Yu Cheng yang baik-baik saja padahal tadi ia bilang jika dirinya bukanlah kultivator
"Kenapa dia tak tertekan oleh aura membunuhku" Batin Patriak Sekte Tembok Baja yang kini sudah ada di hadapan Yu Cheng
"Akhhh"
Tiba-tiba saja si patriak berteriak kecil seperti kesakitan
Semua orang menjadi heran kenapa si patriak itu
Terlihat pula lambat laun wajahnya menjadi Pucat pasi
"Patriak netralkan kembali aura membunuhmu,Jika tida kau akan mati karna aura kehidupanmu di serap terus oleh Pusaka yang bersemayam di tubuh Yu Cheng" Kata Suara Kaisar
Semua orang menjadi kaget mendengar ucapan kaisar tersebut,Terlebih lagi Patriak Sekte Tembok Baja
Ia buru-buru menetralkan aura membunuhnya
Seketika keadaanya menjadi baik kembali seperti semua
Tapi ia masih heran dan tak terima jika tetua andalanya terluka
__ADS_1