Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Kedok Pendekar Jari Maut


__ADS_3

Semua para pendekar memandang pendekar dewa giok dengan tatapan penuh tanda tanya, Sebenarnya mereka masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi


Pendekar jari maut


Terbunuhnya pendekar jari maut menjadi pertanyaan tersendiri di benak mereka semua, Pasalnya selama ini sebenarnya pendekar jari maut tidak pernah melakukan kejahatan yang fatal


Ia bukanlah pendekar dari aliran hitam yang jahat, Nama pendekar jari maut pun begitu di kagumi oleh pendekar-pendekar lainya


Juga sebenarnya kedatangan mereka ke kediaman pendekar jari maut bukanlah untuk membunuhnya, Melainkan untuk meminta penjelasan perihal seorang pendekar yang sedang menghantui dunia persilatan dengan jurus-jurus yang sama persis dengan jurus yang di miliki oleh pendekar jari maut


Alih-alih meminta penjelasan, Pendekar jari maut malah mati terbunuh oleh pendekar dewa giok


Mereka semua yang ada di sana tidak kuasa untuk mencegah pendekar dewa giok ketika membuhun pendekar jari maut


Karna mereka sadar, Jika pendekar dewa giok bukanlah lawan mereka meskipun mereka banyak

__ADS_1


"Kalian pasti bertanya-tanya bukan kenapa aku membunuh pendekar tua bangka itu"Kata pendekar dewa giok


"Benar pendekar muda, Kenapa anda membunuh pendekar jari maut, Padahal selama ini dia tidak pernah melakukan kejahatan yang besar, Bahkan dia tidak jarang mengulurkan tanganya untuk membantu orang lemah"Kata seorang pendekar berjubah coklat tua


"Benar apa yang kalian lihat, Itu tidak salah, Tetapi kalian lupa siapa dia sebenarnya"Kata pendekar dewa giok


"Tentu kami tau siapa dia sebenarnya, Dia adalah pangeran saksana dari kerajaan Sungai Panjang di utara"Kata pendekar berjubah coklat tua itu


"Dan apa kalian tau bagaimana dan kenapa Perabu Jaya Nalendra menghancurkan kerajaan sungai panjang itu"Kata pendekar dewa giok


"Bagus kalau kalian tau, Aku tidak perlu menjelaskan lagi apa yang di rencanakan olehnya dan muridnya itu"Kata pendekar dewa giok


"Jangan bilang jika pendekar jari maut ingin membangkitkan kembali para siluman di tanah java ini, Darah para wanita"Kata seorang pendekar paruh baya


"Yaa darah para wanita adalah syarat utama untuk memanggil dan membangkitkan para siluman dan demit di tanah java ini"Kata pendekar itu

__ADS_1


Semua orang terlihat sedang berfikir dan mencerna percakapan mereka


"Benar, Jadi selama ini muridnya membunuh para wanita dan darahnya di ambil itu pasti untuk melakukan ritual sesat itu"Kata pendekar lain


"Benar seperti itu lah gambaranya tentang rencana jahat pendekar tua itu, Jika seandainya aku tidak menghabisinya sekarang, Maka tanah java akan ada dalam ancaman para siluman"Kata pendekar dewa giok


"Lalu pendekar muda, Bagaimana dengan muridnya, Apakah ia akan melanjutkan rencana gurunya itu"Kata pendekar berjubah coklat tua


"Aku tidak bisa memastikanya, Yang terpenting sekarang adalah pemegang ajian ritual sesat itu sudah lenyap, Semoga saja belum di wariskan kepada muridnya, Jikapun sudah itu bukan masalah besar, Aku akan mengatasinya"Kata pendekar dewa giok dengan penuh percaya diri


Semua pendekar memuji keberanian pendekar dewa giok


Setelah semuanya selsai, Satu persatu dari mereka meninggalkan kediaman pendekar jari maut


Tinggalah si pendekar dewa giok sendiri di sana

__ADS_1


Terlihat ia berjalan menghampiri jasad pendekar jari maut, Sesampainya di sana ia menatap jasad itu


__ADS_2