Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Pertarungan


__ADS_3

Benar saja apa yang di katakan tetua agung,Jika mereka memberikan tanda kepada yang lainya


Karna ketika suara ledakan di langit terjadi,Tiba-tiba saja dari kegelapan malam terdengar suara derap kaki kuda dan sorak ramai manusia


Salah satu murid sekte langsung membunyikan tanda bahaya


Sontak para murid sekte yang sedang tertidur pun bangun dan bersiap siaga


"Serangggg"


Suara teriakan-teriakan orang-orang di luar gerbang sekte


Sedangkan mereka yang tadi berada di luar sudah mati semuanya dengan anak panah yang menancab di tubuhnya


"Tetua agung,Apa anda tau siapa yang menjadi dalang dari penyerangan ini,Karna aku tak yakin jika yang menyerang kita ini adalah pasukan Raja Iblis"Kata tetua ke-12


"Hmmm lebih baik kita pastikan saja,Siapapun itu mereka harus mati di sini"Kata tetua agung


Lalu tak lama kemudian mereka sampai di dekat gerbang


Ternyata disana sudah terjadi pertempuran sengit antara murid sekte dan orang-orang tak di kenal


Mereka menggunakan baju yang serba hitam hanya matanya saja yang terlihat


Pasukan musuh yang menyerang sekte ternyata sangat banyak sehingga murid-murid sekte tak mampun bertahan lama


Bukan saja kultivasi mereka yang masih renda tapi jumlah pun mempengaruhi situasi


"Tetua agung anda jangan dulu turun tangan,Keroco-keroco ini biarkan kami yang menghadapinya"Kata tetua ke-15 ketika melihat tetua agung akan menyerang mereka


"Hmmm baiklah"Kata tetua agung


Lalu tetua ke-15 masuk ke arena pertempuran,Ia langsung menyerang pasukan musuh dengan ganas


Hanya dengan sekali pukulan saja pasukan musuh itu sudah terbunuh


Ketika tetua ke-15 sedang bertarung tiba-tiba saja berkelebat sebuah bayangan hitam di hadapanya

__ADS_1


"Lawanmu adalah aku"Kata sesok hitam yang baru datang itu


"Persetan siapaa lawan ku,Yang penting siapapun yang berani membuat kekacauan di sekte ku,Mereka harus ******"Jawab ketus tetua ke-15


Lalu ia mengeluarkan pedangnya yang entah dari mana karna tiba-tiba saja di tanganya sudah ada sebuah pedang pusaka


"Pusaka tingkat Dewa"Kata si sesok hitam yang seperti kaget ketika melihat pedang tetua ke-15


Tanpa berkata-kata tetua ke-15 langsung menyerang sesok hitam itu dengan cepat


"Gawatt"Kata sesok hitam itu ketika melihat sabetan pedang datang mengarah kepadanya


Lalu ia menarik pedangnya yang ada di punggungnya


"Tringgg"


Suara benturan pedang terdengar begitu nyaring


"Trakk"


Di susul dengan suara lain,Yang ternyata itu adalah suara pedang si sesok hitam yang patah


Tanpa menunggu lama tetua ke-15 langsung menyerang kembali si sesok hitam itu


"Menari Di Atas Matahari"


Seketika gerakan serangan tetua ke-15 menjadi cepat semakin cepat serangan itu aura di sekitarnya semakin panas


"Siall,Ternyata dia sangat kuat"Batin si sesok hitam itu


"Tapak kilat penghancur"


Si sesok hitam pun mengeluarkan jurusnya karna ia tak ingin mati dengan sia-sia


Sekelebat kilat bermunculan di tangan si sesok hitam itu


"Hmmm ada hubungan apa kau dengan si dewa kilat di benua cahaya sanah"Kata tetua ke-15

__ADS_1


Seketika serangan si sesok hitam berhanti,


"Ka-kau,Bagaimana kau mengenali dewa kilat yang keberadaanya jauh dari sini"Kata si sesok hitam itu


"Aku tanya sekali lagi,Ada hubungan apa kau dengan si Dewa Kilat,Karna sepengetahuan ku Dewa Kilat adalah orang yang tak pernah menurunkan ilmunya kepada siapapun"Kata tetua Ke-15


"Persetan dengan pertanyaanmu itu"Kata si sesok hitam yang langsung menyerang tetua ke-15


"Kilat penghancur bumi"


Ia mengeluarkan kembali jurus-jurus kilat yang cukup mengerikan itu


Karna setiap seranganya mampu menghasilkan ledakan yang besar sehingga keadaan di sekitar sudah porak poranda


"Ouhhh yayaya aku baru ingat,Apa kau murid si pencur Kelalawan Merah"Kata tetua ke-15 di sela-sela seranganya


"Kauuu,Kau pun tau tentang kelalawar merah"Kata si sesok hitam itu


"Tentu saja aku tau,Siapa yang tak mengenal dia"Kata tetua ke-15


"Baguslah karna kau sudah mengenal guruku,Maka kau akan mati pula di tanganku"Kat sesok hitam itu


"Salah besar jika kau ingin membunuhku"Kata tetua ke-15


"Amarah Dewa Matahari "


Seketika aura di sana menjadi panas,Si sesok hitam itu yang tadinya begitu gesit menyerang tetua ke-15 dengan kilatnya


Kini terlihat melambat karna kepanasan


Lalu tetua ke-15 menyerang si sesok hitan itu dengan jurus Amarah Dewa Mataharinya


Seketika dari belakang tetua ke-15 keluar seulet cahaya kuning


Lalu cahaya itu melesat dengan cepat ke arah si sesok hitam itu dan


"Akhhh"

__ADS_1


Hanya suara itu yang terdengar dari mulut sesok hitan itu sebelum ia hangus terbakar


__ADS_2