Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Pertarungan


__ADS_3

Bukan hanya terkejut


Abdi kaisar pun langsung bersiaga untuk melindungi kaisar meng long


"Hahaha kaisar,Apa kau akan menentang aku dengan abdimu itu"Kata Huang Mei sambil tertawa ringan


"Huang mei,Meskipun mau sangat kuat tetap saja kau hanya seorang wanita dan yang pastinya kau hanya sendirian sedangkan kami berlima ditambah aku sendiri jadi enam,Apa kau fikir kami tak bisa mengalahkanmu"Kata kaisar meng long


"Hmmm jadi kau lebih memilih bertarung dengan ku daripada kau menggorok lehermu sendiri"Kata Huang Mei dengan santai


Kaisar meng long seketika marah karna dirinya merasa di remehkan oleh kata-kata huang mei tersebut


"Bedebah kau huang mei,Lebih baik kau yang menyerah dan menjadi tawananku,Karna kau takan bisa keluar dari tempat ini"Kata kaisar


"Perajuritku,Kepung tempat ini dari jarak 100 meter,Jika kalian melihat wanita ****** itu kabur langsung bunuh dia"Kata kaisar meng long memerintahkan kepada perajuritnya


Mendengar titah kaisar,Semua perajurit kekaisaran langsung bergegas untuk mengepung tempat itu


"Hahaha dengan cara ini kau ingin menangkapku kaisar,Sia-Sia saja"Kata Huang Mei


Selsai berkata-kata ia langsung menyerang kaisar meng long dengan cepat


Sebuah cahaya tipis berkelebat ke arah kaisar,Kaisar sangat terkejut melihat itu apalagi ia sudah tak bisa menghindar karna serangan itu begitu cepat


"Siall"Umpat kaisar


Namun sebelum cahaya itu mengenai kaisar,Kaisar dibawa terbang dengan cepat oleh seseorang


Lalu dengan sekejap ia sudah pindah tempat dan terhindar dari seranga Huang Mei itu


"Anda tak apa-apa yang mulia"Kata orang yang menyelamatkan kaisar


Ternyata yang menyelamatkan kaisar adalah abdinya yang di pinggangnya terlihat ada banyak pisau dan dapat di pastikan jika itu adalah pisau terbang


"Terimakasi Pisau Maut"Kata kaisar kepada orang yang baru saja menyelamatkanya itu yang bernama Pisau Maut


"Sudah menjadi kewajiban hamba untuk menjaga anda yang mulia"Kata si Pisau Maut


"Hmm masih untung juga kau kaisar penghianat"Kata Huang Mei yang melihat kaisar masih dapat menghindar


"Kau wanita ****** sialan,Abdiku Semuanya serang dia jangan biarkan dia hidup"Teriak kaisar kepada abdinya untuk menyerang Huang Mei


Lalu lima orang yang melindungi kaisar langsung menyerang Huang Mei secara bersamaan


"Hmmm keroyokan,Siapa takut"Kata Huang Mei dengan percaya diri

__ADS_1


Lalu ia pun berkelebat dengan cepat menghadang lima orang yang menyerangnya


Lima sinar keluar dari telapak tangan lima abdi kaisar secara bersamaan


Lalu sinar itu menjadi satu dan melesat ke arah Huang Mei


"Pelindung Surgawi"


Huang mei mengeluarkan jurus pertahanannya lalu


"Tapak Dewa Neraka"


"Wusss"


Huang Mei mengeluarkan jurusnya dan menyerang Abdi kaisar


Dua cahaya melesat dengan cepat di udara,Sampai di satu titik kedua cahaya itu bertemu lalu


"Bommmm"


"Duarrr"


Ledakan besar terjadi di udara,Namun meskipun di udara tetap saja efek dari ledakan itu berimbas kepada apasaja yang ada di sana sehingga menjadi porak poranda


Tak berhenti di situ


Sekejap kemudian huang mei sudah ada di hadapan mereka berlima


Sontak saja mereka terkejut karna tiba-tiba saja huang mei sudah ada di hadapanya


Huang Mei mengeluarkan sebuah tongkat berukuran sedang yang terbuat dari perak


Lalu memutar tongkat itu dengan cepat sehingga terjadi pusaran angin yang sangat kencang


"Tongkat pelahap jiwa"


Huang Mei menyerang mereka berlima dengan cepat


Melihat Huang Mei menyerang mereka dengan cepat si Pisau Mau langsung menghadangnya


Karna memang si pisau maut adalah yang tercepat gerakanya daripada mereka semua


Ketika huang mei akan memukulkan tongkat itu,Sebelum mengenai sasaran si Pisau Mau Sudah ada di dekatnya


Lalu ia melemparkan pisau ke arah Huang Mei

__ADS_1


Serangan Huang Mei jadi gagal karna ia melihat ada pisau terbang ke arahnya dengan cepat


"Tringg"


Suara bunyi nyaring yang di akibatkan dari benturan pisau dan tongkat


Pisau terbang itu langsung rontok,Serangan Si Pisau Maut pun menjadi gagal


"Hmm harus ku selsaikan satu persatu"Gumam Huang Mei


Lalu ai berkelebat dengan cepat ke arah si pisau maut


"Tongkat meminta Nyawa"


Serangan huang mei bergerak dengan cepat,Si pisau mau hanya bisa menghindarnya karna pada dasarnya si pisau maut ini memang hanya bisa jarak jauh saja


Sedangkan kini Huang Meni menyerangnya dari jarak dekat sehingga ia tak bisa banyak menyerang


"Siall dia tau kelemahanku"Batin Si Pisau Maut


Melihat ada celah,Huang mei langsung menyerang Si Pisau Maut dengab Cepat


"Tongkat Meminta Nyawa"


Deru angin menghampiri Si Pisau Maut


Kecepatan Huang Mei tak bisa ia hindari sehingga pukulan Tongkat itu telak mengenai Bahuny


"Trakk"


Suara benda patah pun terdengar sangat memilukan


"Akhhh"


Teriak Si Pisau Maut sebelum ia tergeletak ke tanah


Huang Mei yang berhasil melumpuhkan Si Pisau Mau Langsung Menyerang kembali si Pisau Maut


Karna sudah terkena pukulan sebelumnya yang mengakibatkan Bahunya sebelah remuk si pisau maut tak bisa menghindar serangan Huang mei


"Brakk"


Suara pukulan tongkat pun terdengar


Si Pisau Maut telak terkena serangan Huang Mei tepat di kepalanya

__ADS_1


Yang sudah tentu kepala si Pisau Maut langsung remuk dan dapat di pastikan jika dia mati seketika


"Hmm sekarang giliran kalian"Kata Huang Mei sambil melirik ke arah sisanya


__ADS_2