
Hari berganti pagi kembali
Acara Turnamen di lanjutkan ke babak ketiga
Dimana babak ini akan menampilkan 16 kandidat untu maju ke babak selanjutnya
Kali ini acara di mulai aga siang
Di area turnamen sudah berkumpul ribuan manusia untuk meneyaksikan babak ini
Tak lama kemudian acara pun di mulai
Tetua agung kini memilih Menejer Ming Dari Benua Bulan untuk menjadi wasitnya
Terlihat menejer Ming maju ke depan
"Baiklah saudara semuanya ,Kali ini saya yang akan menjadi wasitnya"Kata Menejer ming
"Silahkan para peserta untuk mengambil nomber undian kalian masing-masing"Sambung menejer Ming
Lalu para peserta mengambil nomber masing-masing untuk mengetahui siapa yang pertama bertarung
"Jika sudah maka silahkan nomber satu dan Nomber 16 untuk naik ke arena pertarungan"Kata Menejer Ming
Terlihat dua orang pemuda naik ke arena pertarungan
"Perkenalkan diri kalian masing-masing"Kata Menejer Ming
"Sin dari sekte Menara Tinggi"Kata salah satu pemuda itu mengenalkan
"Wei dari sekte Pagoda Suci"Jawab pemuda satunya
"Baik pertandingan mulai"Kata Menejer Ming
Keduanya lalu bersiap untuk saling menyerang
"Hiattt"Teriak keduanya
Lalu mereka bertukar jurus dengan sangat sengit
Sin mempunyai serangan tipe Bertahan dan wei pun sama,Sehingga pertarungan keduanya cukup seimbang
Dan Ranah kultivasi mereka pun sama yaitu di ranah Kaisar
"Pagoda Penghukum Iblis"Wei mengeluarkan jurusnya
Seketika terlihat di atas kepala wei ada Pagoda yang cukup besar mengeluarkan Aura yang cukup mencekam
Sin pun tak mau kalah ia langsung mengeluarkan jurus andalanya
"Menara Kebaikan Bagi semesta"
Tak keluar apa-apa di sekitar sin hanya terasa Aura di sekitarnya menjadi tenang
Lalu sin melompat ke arah wie dan memukulkan tanganya seketika aura besar berwarna putih keluar dari tanganya
Wei yang melihat serangan itu langsung menahan dengan pagodanya
"Bammm"Benturan keduanya pun terjadi
Keduanya terlempar ke belakang tapi tak ada yang kalah
Terlihat keduanya mengeluarkan darah di mulutnya
"Ternyata kau cukup kuat juga"Kata Sin
__ADS_1
"Kau pun sama sebaiknya kita akhiri saja ini"Kata Wei
Lalu keduanya maju lagi dan terjadi adu jurus hingga puluhan jurus sudah berlalu
Keduanya sudah mulai kelelahan namu wei terlihat masih aga sedikit masih bertenaga
"Pagoda Penghapus Dosa"Tanpa membuang kesempatan wei mengeluarkan jurus terakhirnya
Sin yang melihat Wei masih bisa mengeluarkan jurus menjadi kaget
Ia pun mengumpulkan sisa-sisa tenaganya dan menahan Jurus Wei sekuat tenaga
"Menara Pencegah Bencana"
Terlihat di depan Sin Sebuah Menara yang tinggi dan lebar seperti benteng menghalanginya
Jurus Wei pun melayang ke arah sin dan membentur penghalang itu sehingga menimbulkan ledakan yang cukup keras
"Duarrr"
Terlihat pertahanan Sin hancur dan dirinya pun terlempar keluar arena dan tak sadarkan diri karna kehabisan tenaga
"Pemenangnya Wei Dari Sekte Pagoda Suci"Kata Menejer Ming mengumumkan
"Baiklah kita lanjutkan ke pertarungan selanjutnya,Silahkan Nomber 2 dan Nomber 15 naik ke panggung"Kata Menejer Ming
Lalu terlihat Satu orang pemuda dan satu orang wanita menaiki panggung
"Hui dari sekte Belibis Putih"Memperkenalkan si wanita
"Peng dari sekte Bulan Putih"Kata pemuda yang menjadi lawanya
"Mulai"
"Tak baik seorang laki-laki menyerang wanita terlebih dahulu,Silahkan nona kau menyerang terlebih dahulu"Kata Peng
Lalu ia mengeluarkan pedang nya dan membabat ke arah perut Peng
Peng yang menyadari kecepatan serangan Hui cukup kaget karna dan ia langsung menghindarnya
"Serangan yang sangat cepat nona Hui"Kata peng
Lalu Hui menyerang kembali dengan cepat
Karna tak mau hanya bertahan saja peng pun mengeluarkan pedangnya
"Belibis mencari mangsa"
Hui mengeluarkan Jurusnya dan terlihat seperti seekor belibis putih di belakangnya
Ia langsung menyerang Peng dangan semakin cepat
Di setiap seranganya seperti menginginkan mangsa untuk di makanya
"Ternyata dia sangat kuat"Batin Peng
"Tebasan membelah bulan"
Peng mengeluarkan jurusnya dan ia langsung menebaskan pedangnya ke arah Hui
Karna Hui sudah siaga maka ia bisa mengetahui serangan itu dan membalasnya
"Belibis Memberi Kematian"
Hui langsung mengeluarkan Jurus Andalanya untuk melawan serangan jurus Peng
__ADS_1
Ketika tebasan sudah dekat hui pun menahanya dan ia pun menghancurkan jurusnya itu
Peng yang melihat jurus andalanya bisa di hancurkan menjadi kaget
Sampai ia tak menyadari jika Hui sudah berada di depanya dan membabatkan pedangnya ke pundak Peng
Karna peng terlambat menyadarinya ia langsung terkena serangan itu dan menjadi mati rasa
Tanpa menyia-nyiakan kesempatan hui pun menerjang Peng dan peng pun terlempar ke luar arena
"Pemenangnya Hui Dari sekte Belibis Putih"Teriak Menejer Ming
"Peserta selanjutnya silahkan Nomber 3 dan nomber 14"Kata Menejer Ming
Lalu keduanya naik ke arena dan memperkenalkan diri masing-masing
Pertarungan selanjutnya tak ada yang membuat penonton menarik
Sehingga hanya menimbulkan Perbincangan saja di antara para penonton
Ketika dis sela-sela perbincanganya itu seluruh yang ada di area itu merasakan ada aura tekanan yang cukup kuat
Tetua agung dan yang lainya menjadi maspada karna kehadiran aura yang besar itu
"Tetua agung sepertinya akan ada tamu menuju kesini"Kata Patriak sekte Laut Biru
"Hmm sepertinya begitu patriak,Kita tunggu saja siapa yang datang berkunjung teman atau lawan"Kata Lin Hua
Semua orang menantikan siapa yang datang membawa aura yang besar itu bahkan pertandingan ke 5 pun berhenti untuk sesaat karna merasa tertekan dengan aura itu
Tak lama kemudiam terlihat dari arah Selatan Sesok berbaju Hitam sedang terbang mengarah ke sekte Teratai Hijau
Semakin dekat semakin jelas terlihat sesok itu
Ketika semakin dekat dan bahkan sudah dekat Orang yang menggunakan baju hitam itu berdiri di atas semua orang di sana
"Apa aku terlambat Datang"Kata orang itu menyapa
Tetua agung dan patriak sekte di kekaisaran Awan Puti ketika melihat dengan jelas sesok itu menjadi bahagia
Lalu tetua agung dan patriak sekte di kekaisaran awan putih memberikan Hormat
"Selamat datang kembali Patriak Agung Sekte di kediaman Anda"Kata Mereka bersama
Sontak para tamu undangan dan yang lainya menjadi kaget ketika mendengar Hampir semua patriak sekte Aliran Putih dan Nertal di kekaisaran Awan Putih menyapanya Itu
1000 Pertanyaan berada di kepalasemua tamu undangan yang berasal dari luar kekaisaran Awan Putih
"Hahaha Terimakasi kalian sudah menyambutku"Kata sesok nerbaju hitam dan bertopeng emas itu
Lalu sesok itu turun ke bawah dan mendarat di dekat Lin Hua
"Bagaimana Kabarmu tetua Agung"Kata Sesok itu yang tak lain adalah Feng An
"Ehh Itu mmm aku baik-baik saja Patriak"Kata Lin Hua Gugup
"Ahh syukur lah mari semuanya Duduk Kembali dan Lanjutkan Pertandinganya"Kata Feng an
Semua tamu undangan duduk kembali dan pertandingan pun di lanjutkan kembali
Sedangkan Feng an terus berbincang-bincang dengan lin hua dan tamu undangan yang berada dekat denganya itu
Vote Vote Vote Vote Jangan Lupa
**Aku Tuh Maksain Up Meskipun Lagi Mati Lampu Dan Jaringanya Lemot Jugaš¤£
__ADS_1
Ehhh Ngomong-ngomong Mau Berteman Ga Di IG Aku Nih**