Pendekar Topeng Emas

Pendekar Topeng Emas
Huru-Hara


__ADS_3

Setahun telah berlalu di Benua Awan,Sejak terjadinya periatiwa yang mengguncangkan Daratan Rendah itu


Kini memasuki Tahun kedua,Semuanya terlihat baik-baik saja


Bahkan bisa di katakan,Keadaan di Benua Awan sudah sangat maju


Ntah itu dari faktor ekonomi atau dari segi kekuatanya


Di masa pertengahan tahun kedua itu,Perdana Mentri Agung merasakan ada gelagat yang mencurigakan dari perbatasan Benua Awan dan Benua Bulan


Jendral yang menjadi pimpinan di berbatanaa benua melaporkan,Jika mereka menemukan sebuah portal teleportasi yang tiba-tiba saja muncul


Setelah di selidiki lebih dalam,Ternyata itu adalah teleportasi yang membawa orang-orang ntah dari mana


Sehingga semakin hari,Orang-orang yang muncul dari portal teleportasi itu semakin banyak di kota yang berdekatan dengan perbatasan benua itu


Perdana Mentri Agung,Mengirimkan beberapa pendekar hebat untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi disana


Beberapa bulan kemudian,Datang si pendekar yang di tugaskan untuk mencari tahu itu


Ia melaporkan,Jika orang-orang yang bermunculan di Portal Teleportasi itu adalah bangsa iblis dan bangsa siluman yang sudah sepenuhnya berubah menjadi manusia karna keberhasilan dalam Kultivasi mereka yang sudah tinggi


Tentu saja kabar ini membuat Gempar para Kultivator di Benua Awan


Meskipun mereka sudah mengetahui tentang Bangsa Iblis dan siluman dari Feng An,Tetap saja mereka kaget ketika mendapati Berita yang di sebarkan oleh Perdana Mentri Agung kepada mereka


Sehingga keadaan di Benua Awan kala itu menjadi tak tenang


Namun untung saja berita itu hanya di beritahukan kepada para Kultivator saja,Sehingga orang biasa tak mengetahuinya dan mereka tenang-tenang saja


Setelah maraknya di dunia Kultivator tentang munculnya Bangsa Iblis dan Bangsa Siluman di Benua Awan itu


Mereka langsung mengadakan pertemuan besar-besaran untuk membahas tentang ini semua yang di pimpin oleh Matriak Sekte Teratai Hijau


Dalam pertemuan itu di sepakati,Mulai hari itu mereka akan beraliansi untuk melawan Bangsa Siluman dan Bangsa Iblis jika suatu saat nanti membuat kekacauan di Benua Awan ini


Bulan kembali berganti


Di perbatasan antar benua semakin hari semakin tak kondusif


Keributan dan kekacauan malah sering terjadi di sana


Entah apa masalahnya,Yang pasti di setiap hari selalu akan ada keributan yang terjadi,Sehingga Jendral yang menjaga perbatasan di buat pusing dengan hal itu


Setelah melaporkan tentang apa yang sering terjadi di perbatasan,Perdana Mentri Agung mengirimkan beberapa pendekar tingkat tinggi dan beberapa Jendral lainya untuk mengamankan perbatasan

__ADS_1


Memasuki Tahun Ketiga setelah Kekaisaran Tanah Surga baru berdiri


Huru-hara semakin sering terjadi di benua Awan


Kali ini bukan hanya pertengkaran biasa,Namun kali ini mereka saling membunuh ketika mendapati masalah


Dan lebih membuat keadaan tak stabil itu karna yang saling bunuh itu bukan dari golongan Kultivator


Tetapi dari golongan orang biasa,Ntah itu petani atau pedagang


Saking jengkelnya Perdana Mentri Agung membuat undang-undang baru


Barang siapa yang saling bunuh membunuh dengan alasan yang tak jelas,Maka mereka dan seluruh keluarganya akan di kenakan hukuman mati


Setelah turunya undang-undang itu,Keadaan sedikit membaik


Namun di bulan berikutnya


Hal sedemikian terjadi kembali,Namun kali ini yang menjadi korban adalah para Kultivator dari Aliran Putih dan Netral


Sehingga dugaan-dugaan dari orang-orang menjadi rumor yang hangat di bicarakan


Jika semua ini pasti ulah Kultivator Aliran Hitam


Karna bagaimana pun Aliran Hitam di Benua Awan tidak lah banyak


Bahkan yang ada pun tak besar,Sehingga tak mungkin jika mereka melakukanya


Tiba lah dimana semua dugaan pembunuhan ini kepada Bangsa Iblis dan Bangsa Siluman yang keberadaanya sudah berbaur dengan orang biasa di Benua Awan ini


Kali ini Perdana Mentri Agung tak menampiknya,Malah sebaliknya,Ia memerintahkan Para Kuktivator istana untuk menangkap pelakunya untuk di introgasi


#O


Di pagi hari yang cerah


Terlihat sebuah rombongan pasukan berzirah merah darah berjalan dengan cara beriringan


Mereka berjumlah sekitar 50 orang,Sehingga mereka membentuk sebuah pasukan kecil


Keseluruhanya menunggangi kuda perang yang gagah


Di depan mereka semua terlihat sesok Anak Remaja yang sangat tampan,Usianya kira-kira 15 tahun


Anak remaja itu tak menggunakan Zirah seperti yang lainya

__ADS_1


Ia hanya menggunakan Jubah berwarna Merah dengan campuran Hitam bercorak Naga berwarna perak


Rambutnya Hitam panjang di biarkan terurai,Matanya selalu menatap tajam ke depan,Bibirnya terlihat selalu tersenyum


"Jendral Bai,Kita langsung ke Istana Tanah Surga saja"Kata Anak Remaja itu


"Siapa Yang Mulia Pangeran"Jawab seorang laki-laki paruh baya yang terlihat masih gagah yang di panggil Jendral Bai


Yang menunjukan jika mereka berasal dari Satu Kekaisaran,Dan yang pasti semua orang sudah mengetahui dari Kekaisaran mana mereka berasal


Zirah berwarna merah darah,Yang membuat siapapun yang melihatnya pasti gentar itu tak lain adalah perajurit dari kekaisaran Bulan Darah dari Benua Bulan


Sedangkan Anak Remaja berjubah hitam itu tak lain dan tak bukan adalah Pangeran Sun Long


Yang kini sudah di resmikan Menjadi Putra Mahkota di Kekaisaran Bulan Darah,Karna sang paman yang kini menjadi kaisar di ponis oleh dokter tak akan memiliki keturunan


Sehingga Sun Long yang menjadi keponakanya,Putra dari adiknya yaitu Putri Kin Rong dan Kaisar Feng An di nobatkan Sebagai Putra Mahkota yang akan meneruskan tahta Kaisar


Kini Pangeran Sun Long sedang dalam perjalanan menuju ke Kekaisaran Tanah Surga,Lebih tepatnya ke Istana Tanah Surga


Karna dalam waktu hampir 3 tahun ia belum melihat kembali tanah kelahiranya itu juga ia sedang memendam rindu kepada Adik tercintanya yaitu Feng Yin


Setelah hari menjelang sore,Baru lah pasukan Sun Long tiba di Ibu Kota kekaisaran


Perdana Mentri Agung yang mendengar tentang kedatangan Sun Long


Langsung memerintahkan pasukanya untu segera menjemputnya di Ibu Kota kekaisaran dan secepatnya membawanya menemui dirinya


Setelah beberapa lama,Akhirnya Sun Long dan rombonganya tiba di Gerbang Istana


Mereka di sambut dengan meriah oleh pihak Istana Tanah Surga


Bahkan Perdana Mentri Agung sendiri yang menyambutnya di depan Gerbang Istana


"Selamat Datang Yang Mulia Pangeran"Kata Perdana Mentri Agung sambil menundukan badanya di hadapan Sun Long


"Bibi,Jangan bersikap seperti itu kepadaku"Kata Sun Long kepada Perdana Mentri Agung yang berwajah Cantik itu


"Terimakasi Pangeran"Kata Perdana Mentri Agung atau Huang Mei


"Kita masuk saja Bibi"Kata Sun Long


"Mari Pangeran"Kata Huang Mei sambil mempersilahkan Sun Long berjalan terlebih dahulu


Lalu mereka semua berjalan menuju Aula Istana Agung yang ada di tengah-tengah istana dan dimana tempat Kursi Tahta Kaisar berada

__ADS_1


__ADS_2