
Pagi hari yang sangat cerah dan sejut itu, Ailda menatap rumah rumah yang berjajar di samping kanan kiri dekat rumah tuan David Delmar.
Namun tetap saja hanya rumah tuan David yang paling besar dan mewah walau pun hanya memiliki dua lantai tetapi rumah tuan David adalah rumah yang paling megah.
"Baby apa kau sudah makan" tanya Eliv yang langsung masuk kamar dan melihat Ailda sedang melamun di dekat jendela kamarnya.
"Hay Mommy, belum nanti saja" ucap Ailda lesu.
"Kau kenapa? Apa sakit?" tanya Eliv khawatir.
"Tidak Mom aku baik aku hanya sedang tak enak badan saja" ucap Ailda mengeluh.
Padahal dirinya sedang berbohong, Ailda tak merasa sakit tetapi dia takut jika saat dia menikah nanti Nona Alice yang asli akan pulang dan membongkar semuanya.
"aku harus bertemu dengan tuan David" batin Ailda.
"Mom dimana Daddy" tanya Ailda.
"Daddy ada di ruangannya, mau apa bertemu Daddy" ucap Eliv tersenyum tipis.
"Biasa mom masalah Daddy dan anaknya" ucap Ailda tersenyum sambil berlalu pergi ke ruangan pribadi tuan David.
Ailda berjalan dengan cepat menuju ruangan kerja tuan David Delmar, Ailda sangat tak sabar untuk membicarakan unek uneknya pada tuan David.
Tokkk
Tokkk
Ailda mengetuk pintu ruangan kerja tuan David, walau pun terlihat aneh tetapi Ailda harus mengetuknya dulu untuk meminta ijin, bahkan para pelayan yang melihatnya pun merasa aneh, kenapa harus di ketuk dulu itu juga kan ruangan Daddynya, pikir pelayan.
"Masuk" sahut tuan David dari dalam sana.
Ceklek..
Pintu di buka oleh Ailda, hanya ada Jack dan tuan David di dalam sana Ailda merasa lega karena hal itu jadi dia merasa bebas untuk membicarakan ini.
Ailda menutup lagi pintu ruangan itu hingga rapat dan tak akan ada orang yang akan mendengarkan ceritanya itu.
"Ada apa Ailda" tanya tuan David heran baru kali ini Ailda menemuinya sendirian biasanya dia selalu dengan neneknya.
"Tuan maaf jika ucapanku ini menyinggung perasaanmu, tapi aku takut tuan aku takut orang lain salah paham dan menyalahkanku nantinya" ucap Ailda to the point.
"Apa maksudmu" tanya Tuan David semakin heran dengan ucapan Ailda.
__ADS_1
"Aku takut jika saat aku menikah dengan Sam nanti ternyata Nona Alice pulang dan membongkar penyamaran aku, aku takut jika aku di penjara karena kasus penipuan" ucap Ailda menunduk.
"Tidak akan Ailda kau tenang saja aku tak akan melibatkanmu dalam masalah ini" ucap Tuan David.
"Tapi tuan bagaimana sekarang apa anak buah anda sudah menemukan keberadaan Nona Alice" tanya Jack.
"Entah Jack belum ada kabar" ucap Tuan David menunduk.
Kringg... Kringgg..
Ponsel tuan David berbunyi, tuan David mengangkat dan menempelkannya di telinganya.
📞📞☎
"Tuan saya sudah menemukan nona Alice, bisakah anda kemari" ucap seseorang anak buah tuan David di sebrang sana.
"Benarkah dimana dia" tanya tuan David senang.
"Aku akan kirim lokasinya, segeralah datang kemari".
" aku akan kesana sekarang".
📞📞📞
"Jack Alice sudah ketemu kita kesana sekarang" ucap Tuan David senang mendengar kabar itu.
"Jangan sampai orang lain tau kabar ini" ucap Tuan David mengemasi berkas berkas pentingnya.
"Tuan apa boleh aku ikut" ucap Ailda memohon untuk ikut.
"Baiklah ayo ikut" ucap Tuan David.
Mereka berdua berlari ke arah halaman tuan David menunggu Jack mengeluarkan mobil di garasi rumah itu.
Mereka masuk dan mobil melaju dengan kecepatan penuh karena jalanan juga cukup sepi karena siang hari memang jalanan selalu sepi.
-
2 jam kemudian.
Jack memarkirkan mobilnya sesui arahan dari anak buahnya tuan David, mereka sangat terkejut mendapati tempat itu kumuh dan sangat tak terawat jika di lihat mungkin saja itu gedung yang sudah tak berpenghuni.
"Apa benar ini tempatnya tuan, apa anak buah anda tak merencanakan sesuatu" ucap Jack menerka nerka.
__ADS_1
"Tidak mungkin Jack mereka tak akan berani" ucap tuan David.
Kringg kringg
Ponsel tuan David kembali berdering.
📞📞📞
"Dimana kau aku sudah sampai, jangan berani membohongiku" ancam tuan David.
"Tuan masuklah kedalam rumah ini" ucap anak buannya itu.
📞📞
Panggilan langsung terputus sepihak membuat tuan David semakin kesal dan cemas pada keadaan putrinya.
"Jack ayo kita masuk mereka menyuruh kita masuk" ucap tuan David.
Saat tuan David masuk dia bisa melihat dengan jelas kalau anak buahnya sudah berada di dalam rumah kosong itu.
Semua anak buahnya itu langsung membaris seperti mempersilahkan tuan David masuk kedalam.
"Dimana Aliceku" tanya tuan David.
Mata tuan David menyipit saat melihat seorang wanita dengan rambut panjang pirang sedang berbaring di atas meja kayu yang sangat kotor dan berdebu.
"Alice" ucap tuan David haru karena bisa melihat putrinya lagi.
"Alice bangun sayang ini Daddy" ucap Tuan David sambil menggoyang goyangkan tangan Alice yang berbaring kaku.
"Maaf tuan Nona Alice sudah.. " ucap seorang anak buah yang berada di samping tuan David.
"Apa tidak mungkin" ucap tuan David sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
Para Anak buahnya hanya menunduk tak mampu berkata apa apa lagi karena merasakan duka yang di rasakan majikannya.
Jack dan Ailda masuk kedalam rumah itu Ailda berjalan di belakang Jack karena Ailda takut jika Nona Alice marah karena wajah mereka sangat mirip dan bahkan Ailda pernah menjadi dirinya.
Namun saat Ailda dan Jack masuk semua anak buah Tuan David terkejut melihat sosok yang berada di belakang Jack yang sangat mirip dengan putri majikannya yang sudah meninggal.
"Hantuuu" teriak anak buah tuan David.
bersambung...
__ADS_1
***anak buah tuan David pasti menganggap Ailda sebagai hantu..
awas saja ya Ailda yang cantik di anggap Hantu***