
The weding..
Ailda sudah di make over seperti pengantin, di kediaman Tuan David sekarang sangat ramai dengan orang orang dan tamu undangan yang sudah datang.
Bahkan tamu undangan pun ada yang bertanya, di buku undangan nama wanitanya Claudia namun yang sekarang menikah dengan Jack wanita yang bernama Ailda Rajacenna.
Namun anak buah tuan David menjelaskan semuanya sampai tak ada lagi tamu yang bertanya pada tuan David,
Jack sudah siap dengan jas hitam nya, dia sudah berada di atas pelaminan bersama Alenzo, namun matanya hanya mencari cari pada satu sosok saja.
Sosok Elive yang dia cari namun tak ada keberadaan Elive hanya ada tuan David saja di sana yang sedang ber bincang bincang dengan para tamu.
Semua mata tertuju pada Ailda yang baru datang kesana dengan gaun pengantin yang sangat memukau.
Namun para tamu malah terkejut karena yang mereka pikirkan wanita itu adalah Alice Delmar.
"Tuan kau menikah kan mereka bukannya mereka adik kakak" tanya tamu undangan yang hadir disana.
"Dia bukan Alice dia Ailda mereka hanya mirip saja" ucap tuan David.
"Lalu dimana Alice".
"Alice sudah tiada" ucap tuan David singkat mengundang bingung pada para tamu yang ada di sana.
"Apa" tanya para tamu serempak.
"Ya dia meninggal karena di bunuh, aku harap dia bisa tenang di alam sana" ucap Tuan David berusaha iklas menerima kenyataan pahit ini.
"Aku tak menyangka ada orang yang jahat begitu" ucap para tamu.
"Ya begitulah kehidupan dan itu Ailda dia sudah seperti anak ku juga" ucap tuan David.
Ailda naik ke pelaminan menemui Jack, acara demi acara berjalan dengan lancar dan hal itu terjadi tanpa Elive di sana karena Elive mengurung diri di kamarnya.
Acara pun berakhir dengan tepuk tangan para tamu yang sangat meriah, Jack mencium kening Ailda sebagai tanda kalau mereka sudah resmi sebagai sepasang suami istri.
"Selamat kalian sekarang sudah Sah menjadi suami istri"..
Prokkk
Prokkk
Para tamu undangan memberikan tepuk tangan meriah.
Saat itu juga tuan David naik ke atas pelaminan dan mengambil alih mikropon.
"Terima kasih pada para tamu yang sudah berkenan hadir di acara pernikahan putra sulung keluarga Delmar yang bernama Jack Arlan Delmar dengan Ailda Rajacenna, acara demi acara sudah selesai dan selamat menikmati jamuannya" ucap tuan David.
Tuan David mendekat kearah pasangan suami istri itu.
"Selamat kalian resmi menjadi suami istri" ucap tuan David.
"Terima kasih tuan" jawab Ailda.
"Jangan panggil tuan aku Daddy mu sekarang" ucap tuan David.
"Ya Dad" ucap Ailda tersenyum manis.
"Jaga Ailda, Jack jangan sakiti dia" pesan tuan David.
"Ya Dad aku tak akan menyakitinya" ucap Jack.
__ADS_1
Tuan David pergi dari sana menuju kamarnya untuk menemui istrinya yang sekarang sedang mengurung diri di kamarnya, tuan David berharap kalau Elive mau turun dan menemui tamu dan memberikan selamat pada Ailda dan Jack.
Tuan David masuk kedalam kamarnya dia melihat kalau istrinya ada di dalam kamarnya dan sedang melamun dekat jendela kamarnya.
"Mom turun lah berikan selamat pada Jack" ucap tuan David.
"Aku tak akan turun untuk memberi restu Dad" ketus Elive.
"Setidak nya kamu turun menemui para tamu Mom" ucap tuan David.
"Tapi aku gak mau" ucap Elive.
"Terserah, jika kau seperti ini terus Mom kau akan kehilangan mereka" ucap tuan David.
"Aku gak peduli".
Tuan David hanya pasrah saja dia turun lagi ke bawah untuk menemui para tamu, banyak sekali para tamu yang datang kesana bahkan Sam mantan suami Ailda pun datang kesana.
Sam berjalan naik ke atas pelaminan, Sam membawa hadiah kecil untuk pasangan itu.
"Selamat atas pernikahannya" ucap Sam.
"Terima kasih" ucap Jack.
"Aku harap kau tak menyesal menikahi Ailda, Jack" bisik Sam tepat di telinga Jack.
"Kenapa harus menyesal bukan kah kau yang menyesal karena sudah menyakiti Ailda" ucap Jack balik memojokan Sam.
Sam hanya tersenyum saja mendengar hal itu padahal dalam hatinya dia mengumpati Jack dengan kata kata mutiaranya.
"Selamat Ailda" ucap Sam memberikan selamat pada Ailda.
"Aku harap kau tak mengecewakan suami mu itu Ailda apa lagi dahulu kita pernah " ucap Sam terpotong dan dia pun langsung tersenyum pada Ailda.
"Aku tak akan membuatnya kecewa Sam, kau tenang saja" ucap Ailda.
"Pintu keluar sebelah sana Sam" bisik Jack pada Sam.
Sam hanya menatap Jack dengan intens, Sam marah karena Jack sama saja dengan mengusirnya dengan mencoba menunjukan jalan keluar.
Sam pergi dari sana walau pun masih banyak yang dia bicarakan pada Ailda.
"Awas saja Jack" gumam Sam.
Semenjak tadi Alenzo bermain dengan anak buah Jack di halaman belakang, karena tak mau menganggu acara itu jadi anak buah Jack membawanya bermain di halaman belakang rumah tuan David.
Alenzo sudah resmi menjadi anak adopsi Ailda dan Jack pun tak keberatan menjadi ayah sambung bagi Alenzo karena Jack juga merasa kasihan kalau Alenzo tak punya orang tua.
Bahkan Jack pun sejak kecil tak punya orang tua jadi dia merasakan apa yang sekarang Alenzo rasakan.
Sore harinya para tamu sudah berhamburan untuk pulang, hanya satu dua tamu saja yang masih di sana, tanpa di duga Elive datang kesana namun bukan untuk memberikan restu pada Jack dan Ailda.
"Acara pernikahannya sudah selesai bukan" sahut Elive dari arah tangga.
"Mom" gumam tuan David.
"Yasudah kalau sudah selesai cepat bereskan semuanya, aku tak mau rumah ku ada yang berantakan walau pun sedikit" ucap Elive.
"Mom kau tak lihat masih banyak tamu di sini" ucap tuan Davi mendekati Istrinya.
"Aku gak peduli" ucap Elive.
__ADS_1
"Oh ya Jack Arlan, kau tau bukan dari mana tempat kau tinggal dan sekarang kembali lah kesana kau bukan lagi anakku" ucap Elive.
Jack tak terkejut mendengar hal itu memang benar dia dahulu adalah bocah yang tinggal di jalanan, jadi dia pun harus kembali kesana.
"Aku tak mau rumahku menjadi penampungan" ucap Elive lagi.
"Baik Nyonya aku akan pergi" ucap Jack pada Elive yang masih berdiri di tangga.
Percakapan itu membuat para tamu yang masih ada di sana keheranan karena baru kali ini mereka melihat pertengkaran keluarga yang paling terhormat di kawasan itu.
"Tuan saya permisi pulang" ucap para tamu yang paham kalau suasana mulai mencekam.
"Ya terima kasih sudah datang dan maaf atas kekacauan ini" ucap tuan David.
"Ya" serempak.
Elive pun berjalan turun dari tangga.
"Aku harap aku tak akan pernah melihat kalian lagi" ucap Elive.
"Kau tenang saja Nyonya" ucap Jack yang langsung pergi menuju kamarnya yang ada di lantai atas untuk mengemasi semua pakaiannya.
Sedangkan Ailda dia masih berada di atas pelaminan, karena mendapat tatapan tajam dari Elive, Ailda pun turun ke bawah pelaminan menemui Elive.
"Kau mau harta ku tapi sayang aku lebih pintar dari mu" ucap Elive.
"Aku gak butuh Nyonya" ucap Ailda.
"Jangan bohong Ailda aku tau manusia miskin seperti mu" ucap Elive.
Plakk..
Tuan David menampar Elive.
"Dad kenapa kau menampar ku" ucap Elive protes.
"Kau terlalu banyak bicara Mom, apa kau lupa dari mana kau berasal apa perlu aku ingatkan lagi dari mana tempat mu berasal sebelum kau berani menghina orang lain" ucap tuan David yang meninggikan suaranya satu oktaf.
"Dad kau berani bicara begitu padaku" ucap Elive.
"Kenapa tidak Mom, kau mudah sekali menghina orang lain bahkan kau pun tak berkaca bagaimana kau dahulu" ucap tuan David.
"Beraninya kau" geram Elive.
Jack datang kesana dengan membawa koper miliknya dan membawa juga koper milik Ailda yang ada di kamar tamu, Jack langsung membawa koper itu keluar dan memasukan nya pada mobil taksi yang baru saja dia pesan.
"Ayo Ailda kita pergi" ucap Jack pada Ailda.
"Jack maafkan Istriku karena ucapannya" ucap tuan David.
"Tak apa Tuan aku paham semua ini" ucap Jack.
"Sekali lagi maafkan aku Jack, Ailda" ucap tuan David tak enak hati.
"Tak apa tuan" ucap Ailda.
"Sering sering lah Berkunjung lah kemari" ucap tuan David.
"Aku tak janji Tuan" jawab Jack.
Jack dan Ailda pergi dari sana tak lupa Jack juga mengajak Alenzo untuk ikut dan bocah itu hanya menurut saja pada ucapan Jack karena dia sudah menganggap Jack sebagai Daddy nya.
__ADS_1