Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 11: Ailda Jadi Alice


__ADS_3

"Hantuuu" teriak anak buah tuan David.


Semua yang ada di ruangan itu menjadi ricuh karena melihat sosok Ailda yang mirip dengan Alice yang sudah meninggal.


Bahkan ada anak buah tuan David yang berlarian saking takutnya melihat Ailda.


"Diammm" teriak Jack menenangkan orang orang disana.


Semua orang langsung diam di tempat dan menunduk mendengarkan ucapan Jack yang sudah mereka anggap sebagai majikan mereka juga.


"Jangan takut dia Ailda" ucap Jack.


Semua orang langsung menatap Ailda dengan tatapan heran, sedangkan Ailda hanya menatap kosong kearah wanita cantik yang berbaring di atas meja.


"Ailda ini kembarannya Nona Alice" ucap Jack lagi menjelaskan.


Ailda menatap wajah tuan David dari kejauhan, terlihat jika tuan David merasa sangat terluka atas meninggalnya Alice yang secara tragis itu.


Ailda mencoba mendekat kearah tuan David yang hanya menatap kosong kearah Alice yang sudah terbujur kaku, Ailda menggenggam tangan tuan David, Ailda sudah menganggap tuan David sebagai Daddynya sendiri.


Mata tuan David berembun dia tak bisa lagi menahan air matanya lebih lama lagi dan akhirnya tuan David menangis histeris di depan jasad sang putri semata wayangnya.


Brughh


Tubuh tuan David ambruk ke lantai, sedih? Marah? Berduka? Hanya itu yang dia rasakan, bahkan dia tak bisa membayangkan kalau seandainya Eliv istrinya itu tau kalau putrinya sudah meninggal.


Sedangkan Jack dengan cepat menghubungi dokter untuk mengautopsi jasad Nona Alice.

__ADS_1


3 jam kemudian.


Jasad Alice sedang di autopsi oleh para Dokter, dan Tuan David hanya memandang kosong kearah depan, Ailda yang melihat itu hanya sedih dan tak bisa membantu tuan David.


"Tuan bisa tolong saya" ucap Ailda pada Jack yang sedari tadi hanya duduk saja.


"Bisakah temani tuan David supaya dia tak merasa sedih berlebihan aku kasihan melihatnya" ucap Ailda.


Jack langsung mendekat kearah tuan David yang sedari tadi hanya melamun saja, sebagai seorang Ayah tuan David merasa sangat kehilangan putri semata wayangnya.


"Tuan jangan lemah begini ingat ada Nyonya Eliv yang akan merasa sangat bersedih jika mendengar hal ini" ucap Jack mencoba menguatkan.


Tuan David langsung tersadar dan menatap Jack yang sedang duduk di sebelahnya, Tuan David merasa ucapan Jack ada benarnya juga.


"Jack tolong beritau semua orang yang ada di sini supaya tak memberitau pada Eliv tentang Alice, aku tak mau keadaannya drop lagi apa lagi dia baru saja sembuh" ucap Tuan David sambil meneteskan air matanya.


Jack mewawarkan berita itu pada semua orang yang ada disana, walau pun banyak orang yang tak paham tapi karena perintah dari tuan David semua orang harus bungkam dan jangan sampai berita ini keluar.


"Ini perintah dari tuan David kalian tak boleh menolak" ucap Jack.


Semua orang hanya tertunduk patuh pada perintah Jack.


Para Dokter sudah selesai memeriksa Nona Alice dan hasilnya membuat semua orang terkejut dan syok mendengar hasil itu.


"Dari hasil pemeriksaan Nona Alice sepertinya di pukul keras di bagian perut tuan banyak juga luka di punggung dan kakinya tuan dan lukanya sudah membiru seperti sudah hampir lebih dari satu minggu tuan, bahkan saya melihat di area intimnya sepertinya Nona Alice korban pemerko*an" jelas Dokter.


Bagai panah tajam di tusuk ke dalam hati tuan David terjatuh ke tanah dia merasa tak becus menjaga putrinya itu padahal Nona Alice adalah putri yang sangat dia manja manja, tetapi kenapa ada orang yang tega berbuat kejam padanya.

__ADS_1


"Arghhhhh cari orang yang sudah membunuh putriku, aku akan berikan dia imbalan yang pantas" teriak tuan David prustasi.


Semua anak buahnya hanya menunduk saja, mereka tak menyangka kalau putri seorang tuan David yang sangat di segani orang orang, di perlakukan dengan sangat kejam begitu.


"Sabarlah tuan" ucap Jack menenangkan tuannya itu.


Tuan David hanya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya dan terduduk dilantai serta punggung yang bersandar di dinding yang cukup kotor.


Saat ini tak ada lagi hal yang mampu membuatnya tersenyum selain mengingat tentang kesembuhan Eliv yang membuatnya semakin bersemangat.


"Aku berjanji akan membalas semua penjahat yang sudah membunuhmu Alice" gumam Tuan David.


Ailda hanya menundukan kepalanya merasakan kesedihan padahal dirinya ingin sekali bertemu dengan Nona, namun saat bertemu malah Ailda bertemu dengan Nona Alice dalam keadaan yang sudah tak bernyawa.


Jack pun merasakan luka sangat dalam karena dia sudah menganggap Nona Alice sebagai adiknya sendiri, bahkan Jack pun menyesali hal itu karena tak bisa menjaga Nona Alice.


Setelahnya para anak buah tuan David mengkremasi jasad Nona Alice dengan lancar dan tanpa hambatan, walau pun tuan David sempat menolak untuk mengkremasi Jasad Nona Alice tetapi mau tak mau Tuan David harus rela dan ikhlas karena Nona Alice memang sudah tiada.


Air mata tuan David terus saja mengalir dia tak bisa bayangkan jika Eliv mendengar kabar ini, pasti dia akan semakin rapuh dan sakit.


Setelah selesai acaranya, semua anak buah tuan David berpamitan untuk pulang dan tak lupa mengucap bela sungkawa pada tuan David.


Namun tuan David juga sudah mewanti wanti anak buahnya untuk tidak memberi taukan hal ini pada orang luar, bahkan tuan David pun memperkenalkan Ailda sebagai Alice.


bersambung...


***jangan lupa like comen dan Votenya ya...

__ADS_1


salam manis Nurleni Bandung***


__ADS_2