Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 39


__ADS_3

Malam harinya Ailda sedang mundar mandi di kamarnya karena mempertimbangkan ucapan Priska pada siang hari tadi yang akan membantunya keluar dari rumah itu.


"Apa Priska berbohong ya" batin Ailda.


Pikirannya semakin tak karuan apa lagi sekarang dia benar benar sendirian sedangkan Jack yang tadinya akan membantunya sekarang malah seolah bersikap tak perduli padanya.


"aku akan coba terima tawarannya tapi awas saja kalau dia berani membodohiku tak akan aku biarkan dia hidup bahagia" batin Ailda.


Ailda berjalan keluar dari kamarnya tujuan utamanya adalah menuju kamar Priska namun tak mungkin bagi Ailda untuk masuk ke kamar Sam sekarang karena sudah pasti Sam ada di kamarnya dan akan mendengar obrolannya nanti.


Ailda memutuskan untuk ke dapur dahulu mengambil minum untuk menenangkan pikirannya dan mengambil keputusan yang benar.


"Tapi hanya Priska yang bisa menolongku, apa lagi Priska punya video itu" batin Ailda lagi.


Mata Ailda memicing saat melihat Priska di luar rumah dan dengan seorang laki laki yang asing bagi Ailda, otak Ailda berfikir keras karena tak mau menyimpulkan kalau Priska selingkuh diam diam.


Dari pada semakin penasaran Ailda berjalan ke luar rumah Sam tujuannya hanya untuk bertanya siapa laki laki yang bertemu dengan Priska malam malam begini.


"Hay Pris" sapa Ailda.


Terlihat kalau Priska dan laki laki itu langsung terkejut karena melihat Ailda yang sudah ada di sana.


"Alice sedang apa kau disini" tanya Priska mencoba untuk tak gugup.


"aku hanya ingin mencari angin segar saja, oh ya siapa dia Pris" tanya Ailda pura pura.


"Dia Zian suami aku, ingat ya jangan beri tau ini pada Sam kalau sampai kau membocorkan sedikit saja aku tak akan segan segan menyakitimu" ancam Priska.


"Tenang saja Pris asal dengan satu syarat" ucap Ailda.


"Apa" tanya Pris dan Zian secara bersamaan.

__ADS_1


"Bantu aku bebas dari Sam" ucap Ailda.


Jujur saja dalam hati Ailda tak tega kalau harus membuat syarat syarat ini apa lagi dengan secara tidak langsung Ailda sudah memanfaatkan kesalahan Priska dan itu bukan sikap Ailda.


"Oke aku setuju" ucap Priska santai.


"Baiklah setelah selesai nanti aku akan bayar kau".


" tidak perlu aku ikhlas menolongmu, secara aku juga akan bebas dari Sam kalau kau juga pisah dengan Sam".


"Baiklah aku pergi lanjutkan saja acara ngobrol kalian berdua" ucap Ailda.


Langkah kaki Ailda menjauh dari tempat itu, Ailda yakin kalau sekarang Sam belum pulang karena kalau Sam sudah pulang Priska tak akan mungkin membawa laki laki lain ke rumah itu.


"Maafkan aku Priska aku begitu jahat padamu, tapi ini semua karena aku butuh sekali dengan semua video itu apa lagi kamu akhir akhir ini sering berbohong padaku" batin Ailda.


Malam ini Ailda bisa tidur dengan nyenyak hingga tak terasa kalau malam Ailda terasa sangat singkat dan sekarang pun sudah menjelang waktu pagi lagi.


Tiba tiba pintu kamar Ailda di ketuk dari luar dan ternyata Priska yang datang sepagi ini ke kamar Ailda karena biasanya Priska akan bangun siang.


"Mau apa kesini" tanya Ailda.


"Shutt diam Alice, aku akan bicarakan rencananya padamu sekarang".


"Aku tak sangka ternyata kau mau menolongku Pris" ucap Ailda.


"Sudah jangan bicara apa apa lagi sekarang dengar kan ucapan ku ini, aku harap ini akan berhasil" ucap Priska.


Kemudian Priska berbisik pada Ailda membicarakan rencananya yang sudah dia susun dengan Zian saat tadi malam.


"Apa kita akan berhasil" tanya Ailda ragu apa lagi di rumah itu ada Sam yang tak akan masuk kerja.

__ADS_1


"Aku harap berhasil karena aku sudah susah payah menyusun rencana ini" ucap Priska.


"Ya aku akan coba".


" baiklah sekarang kau bersiap saja dan aku akan minta ijin pada Sam".


"Oke".


Sekarang saatnya Priska meminta ijin pada Sam untuk membawa Ailda jalan jalan ke luar rumah tanpa membuat Sam curiga.


"Sam hari ini aku akan pergi" ucap Priska sambil menyiapkan tas nya.


"Bukannya keseharian kamu memang jalan jalan" ketus Sam sambil fokus pada ipad nya.


"Bukan hanya itu aku akan ajak Alice juga bolehkan" tanya Priska.


"Kenapa harus Alice yang kau ajak, kenapa tak teman teman kamu saja".


"Tak ada yang mau Sam semua temanku sibuk kerja dari pada aku sendirian mending aku manfaatkan saja Alice untuk ikut bersamaku ya kan".


"Terserah kau saja, tapi ingat jangan sampai Alice kabur".


" akan aku pastikan dia tak akan kabur dari hadapanku".


Priska sudah memberi taukan pada supir kalau sekarang mereka akan pergi jadi pak Supir sudah stand by berada di dalam mobilnya.


Ailda pun sudah rapih dan siap untuk jalan jalan padahal sekarang mereka akan bertemu dengan tuan David ke kediamannya, walau pun tak di kabari dahulu tapi Ailda yakin dia pasti ada di rumahnya.


"Kau telpon saja dahulu" ucap Priska.


"Tidak perlu Daddy pasti ada di rumahnya" ucap Ailda

__ADS_1


__ADS_2