Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 22 : Ailda kesal


__ADS_3

Ailda dan Nicky sudah berada di ruang tamu namun apa yang Ailda takutkan menjadi kenyataan keluarga Sam tak menyukainya bahkan Daddynya malah membuang muka saat Ailda ikut gabung dengan mereka.


"Kemana Sam" tanya Vincent yang tak kunjung melihat putra sulungnya itu.


"Daddy biasalah pengantin baru mereka pasti sedang di kamar" celetuk Nicky.


Sara menatap Ailda yang sedari tadi menunduk saja.


"Alice kenapa mata kamu sepertinya sembab apa kamu baru menangis" tanya Sara.


"Mom ayolah biarkan saja dia mau bagaimana pun dia kita tak harus tau kan" ucap Vincen merasa risih karena istrinya itu terlalu baik pada putri musuhnya.


Ailda hanya tersenyum saja menangapi pertanyaan Sara, bahkan saat ini dia ingin sekali pergi dari sana kalau bukan untuk menggumpulkan bukti Ailda lebih memilih untuk pergi meninggalkan keluarga ini.


"Nick panggilkan Kakakmu" titah Vincen.


"No Daddy aku takut menganggu kakak yang sedang..." ucapan Nicky terpotong karena takut di sleding Daddynya kalau sampai dia bilang kalau Sam sedang nganu nganu di kamarnya.


"Sedang apa" ucap Vincen penasaran.


"Daddy Ayolah masa kalian tak tau" ucap Nick.


"Sam ini bagaimana dia yang mengundang malah dia tak turun dan berada di kamarnya dengan Priska" gerutu Sara yang menjadi kesal karena Sam lebih memilih Priska si wanita matre dari pada Ailda.


Nick melihat Ailda yang sedang menunduk dari samping Ailda terlihat sangat cantik Nicky merasa kalau Ailda adalah wanita yang pas untuk menjadi istrinya.


"Nicky" sahut Vincent saat melihat putra bungsunya itu diam diam melirik Ailda.


"Jangan pernah kau suka padanya ingat dia siapa Nick" ucap Vincen menatap Ailda benci.


"Dad jangan begitu dong" ucap Sara.


Ailda langsung menatap Nicky yang berada di sampingnya, karena tak mau mendengar lagi perdebatan keluarga Toxic itu Ailda memutuskan untuk pergi kembali ke dalam kamarnya.


"Saya permisi" ucap Ailda sambil berlalu pergi.


"Dad kenapa kau harus menjodohkan Alice pada Sam kenapa gak aku saja padahalkan Sam sudah punya istri" gerutu Nick mengeluarkan unek uneknya.


"Karena jika aku menjodohkanmu dengannya bukannya balas dendam kau malah akan menjadikannya istrimu karena dia adalah tipikal wanita idamanmu bukan" ucap Vincen.


"Dad kau tak, tapi kenapa aku sangat berharap itu terjadi" ucap Nick.


"Buang saja rasa suka mu itu karena dia bukan wanita baik baik" ucap Vincen.


"Nick kau harus sadar kalau Alice itu istri kakakmu" ucap Sara.


"Mommy ayolah bela aku, bukan hanya Sam saja yang kau bela" kesal Nick.


"Sudahlah Mom kita pulang saja dari pada mengurus si bungsu yang mesum itu, bilang pada Sam kami pulang" ucap Vincen sambil pergi dari sana.


"Siap Daddy".


" Nick apa kau tak akan ikut" tanya Sara.


"No Mom aku sudah nyaman berada di sini" ucap Nicky.

__ADS_1


"Terserah kau sajalah ingat jangan menganggu kakakmu kasihan dia" ucap Sara.


"Yes mom".


Nicky menatap kepergian orang tuanya itu sungguh Nicy merasa kalau balas dendam ini gak akan pernah ada habisnya, kalau saja mereka sadar bahwa tuan Davidlah yang membantu keuangan keluarga Vincen saat mereka sedang di ambang kehancuran.


" kapan kau akan paham Dad, aku harap kita bisa berdamai" gumam Nick.


Nicky berjalan kearah kamar Sam dan ternyata suara surgawi yang di ciptakan oleh Sam dan Priska masih terdengar sampai keluar kamarnya, Nick yang tadinya ingin masuk pun mengurungkan niatnya.


Nick memilih untuk menemui Ailda yang berada di kamarnya,


"Kesempatan tak datang dua kali Nick" gumam Nicky sambil berjalan ke arah kamar Ailda.


"Alice" sahut Nick.


"Masuk saja".


Nicky masuk kedalam kamar Ailda, dan ternyata Ailda sedang menatap kearah jendela luar mungkin saja Ailda sedang melihat pemandangan luar.


Pikiran Nick pun menjadi kotor apa lagi sekarang dia sedang berada di kamar seorang wanita dan hanya berdua saja membuat Pikiran Nick melayang layang memikirkan Ailda.


"Ada apa Nick" tanya Ailda.


"Alice bisakah kau layani aku" ucap Nick keceplosan.


Ailda merasa heran dengan ucapan Nicky barusan,


"Maksud kamu apa Nick apa kau butuh sesuatu, kau mau makan Nick biar aku buatkan" ucap Ailda.


Ailda menjentikkan tangannya tepat di wajah Nicky sehingga membuat Nicky sadar dari lamunannya yang bisa menghanyutkannya kapan saja.


"Ada apa Nick kau perlu sesuatu" tanya Ailda.


"Eh tidak aku hanya ingin bertemu kau saja" ucap Nicky berbohong.


"Tapi Nick tak baik seorang wanita dan lakilaki berada di kamar yang sama apa lagi tak ada hubungan yang kuat di antara keduanya" ucap Ailda.


"Alice aku hanya ingin melihat kamu saja aku takut Sam berbuat macam macam padamu" ucap Nicky.


"Terima kasih atas perhatiannya" ucap Ailda.


Hari ini Ailda akan bertemu dengan Jack dan akan memberi tau pada Jack tentang kelakuan keluarga Vincen yang sudah membunuh Alice walau pun tanpa bukti yang kuat tapi Ailda akan meminta saran pada Jack bagaimana kelanjutannya.


Ailda sudah berada di dalam mobil dan tentu saja dia pergi diam diam dari rumah Sam karena kalau dia meminta ijin dulu sudah pasti Sam tak akan mengijinkannya.


Ailda berhenti di sebuah cafe yang sudah di janjikan oleh Jack, Ailda dengan bersemangat untuk membicarakan ini pada Jack karena Ailda sangat yakin kalau kekacauan di keluarga tuan David adalah keluarga Vincen penyebabnya.


Namun Ailda harus menahan kekecewaan saat dia melihat Jack tak sendirian ada Dokter Claudia juga di sampingnya bahkan Ailda sempat akan balik lagi untuk pulang kalau Jack tak melihatnya.


"Nona Alice" sapa Jack saat Ailda berdiri mematung tak jauh dari meja tempat Jack duduk.


Dengan terpaksa Ailda ikut gabung dengan Jack dan Claudia walau pun dalam hatinya dia merasa kesal karena dia tak bisa membicarakan masalah itu pada Jack kalau ada Claudia.


"Hay Nona Alice" sapa Claudia.

__ADS_1


"Hay Dokter Clau" balas Ailda.


"Mau pesan apa Nona Alice biar sekalian" tanya Claudia.


"Dokter jangan panggil Nona panggil saja Alice, terserah aku ikut kalian saja" ucap Ailda mencoba ramah pada Claudia dan Jack.


"Hubby kau mau pesan apa" tanya Claudia pada Jack.


Ailda terkejut saat mendengar Claudia memanggil Jack dengan sebutan Hubby.


"What Hubby?" gumam Ailda terkejut.


"Iya Hubby kenapa apa salah" tanya Claudia.


"Tidak maafkan aku Dokter Clau aku merasa aneh saja saat ada orang yang memanggil tuan Jack dengan sebutan Hubby" ucap Ailda mencoba tak membuat Claudia merasa curiga.


"Iya kita kan sudah pacaran" jelas Claudia.


Ailda semakin terkejut mendengar hal itu.


"Pacaran" gumam Ailda.


Tak lama setelah itu ponsel Claudia berdering dengan terpaksa Claudia harus mengangkatnya dan menjauh dari Jack dan Ailda, Ini kesempatan bagi Ailda untuk menanyakan kenapa Jack mengajak Claudia.


"Tuan Jack aku minta alasan tentang ini" ketus Ailda.


"Memangnya kenapa Nona Ailda" tanya Jack.


"Katanya kau mengajakku makan tapi kenapa mengajak Dokter Claudia kesini" ucap Ailda.


"Kata siapa" tanya Jack.


"Sudahlah aku malas membahasnya" ucap Ailda sambil memelipatkan tangannya di dadanya.


"Mau bicara apa" tanya Jack.


"Gak jadilah aku malas jika di dengar orang lain" ucap Ailda ketus.


Claudia datang kesana lagi.


"Jack maaf ya aku harus pergi sekarang ada pekerjaan yang mendadak maaf ya" ucap Claudia.


"Sekarang" tanya Jack.


"Heem" Ucap Claudia sambil mengangguk.


"Aku akan antar" tanya Jack.


"Jangan Jack biar aku pergi sendiri saja kamu temani saja Nona Alice disini" ucap Claudia.


"Baiklah hati hati di jalan ya" ucap Jack.


"Aku pamit ya, Nona Alice aku duluan ya" ucap Claudia.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2