
Malam ini Dokter pribadi Eliv baru sampai di kediaman Tuan David Delmar, karena ada kendala jadinya Dokter itu datang malam hari.
Dengan di temani Ailda dan Nenek Mathilda, Eliv sudah bersiap untuk di periksa oleh Dokter pribadinya itu, walau pun Ailda tak tau apa penyakit Nyonya Eliv tetapi dia tak banyak bertanya karena takut orang lain mencurigainya.
"Sayang temani Mommy disini ya, Mommy takut" ucap Eliv sambil memegang tangan Ailda.
"Ya Mommy Alice disini, Mommy jangan takut ya" ucap Ailda lembut.
Tuan David mempersilahkan Dokter langsung masuk dan memeriksa Eliv yang sudah siap sejak tadi.
1 jam kemudian.
Pemeriksaan pun selesai, Eliv merasa lega karena dirinya sudah berhasil melewati apa saja yang Dokter itu perintahkan dan tentu saja dengan masih di temani Ailda.
"Baiklah Nona saya permisi, saya akan menjelaskan semuanya pada tuan David" ucap Dokter itu keluar dan menemui tuan David yang sedang berada di luar ruangan itu menunggu sang istri selesai di periksa.
Dokter keluar dari ruangan tempat Eliv di periksa.
"Tuan ada hal yang akan saya katakan, mungkin ini sangat pribadi" ucap Dokter.
Wanita cantik yang bernama Claudya itu berpropesi sebagai Dokter pribadi Eliv, sudah sejak lama setelah pertemuannya dengan tuan David dia merasa ada rasa yang aneh pada Tuan David, apa lagi tuan David selalu mencurahkan keluhan tentang istrinya padanya.
"Baiklah kita ke ruangan aku saja" ucap tuan David sambil mempersilahkan Dokter Clau untuk masuk ke ruangannya.
Tuan David pun mengkode Jack yang dari tadi ada disana untuk ikut bersamanya masuk kedalam ruangan itu.
"Maaf tuan bisakah kita bicara berdua" ucap Clau keberatan karena ada Jack disana.
"Menangnya apa yang akan kau bicarakan Dokter" ucap tuan David ketus.
"Baiklah aku akan menjelaskannya padamu tentang kondisi Nyonya Eliv, dia sudah sangat baik sekarang ini mukzijat tuan saat aku memeriksanya dia sangat baik dan tak berontak seperti dahulu" jelas Clau.
"Hanya itu" ucap Tuan David.
Clau menganggukkan kepalanya.
"Baiklah terima kasih Dokter sudah berkenan untuk memeriksa istri saya" ucap Tuan David.
"Iya tuan sama sama" ucap Clau.
-
Dokter Clau sudah berada di halaman rumah tuan David, dia merasa kecewa karena tak bisa membicarakan perasaan yang selalu mengusiknya.
__ADS_1
"Kenapa aku harus tertarik pada suami orang" gumam Clau sambil naik ke mobil tuan David dan di antarkan pulang oleh anak buahnya.
Clau gadis cantik berusia 25 tahun itu harus rela meninggalkan pacarnya hanya karna dia ingin menjadi Dokter, Jack Arlan adalah mantan kekasihnya yang dahulu dia tinggalkan hanya karena dia ingin mengejar cita citanya.
Namun saat beberapa taun yang lalu dia melihat Jack bekerja di rumah besar tuan David Delmar dia merasa sangat menyesal karena sudah melepaskan Jack.
Tetapi kali ini dia melampiaskan rasa cintanya itu pada tuan David yang sudah jelas suami orang lain.
"Apa kau tau Jack aku sangat menyesal karena meninggalkan mu tapi tak bisa di pungkiri kalau hatiku sangat menginginkan tuan David" batin Clau.
Clau melihat pemandangan kota yang sangat bangus itu di malam hari yang cukup dingin itu, Clau memakai jaketnya yang dari tadi dia biarkan tergeletak di sampingnya.
"Apa aku harus dekati Jack lagi agar aku bisa dengan perlahan melupakan tuan David" batin Clau lagi.
***
Di kediaman tuan David Delmar.
Ailda sedang menyuapi nenek dan ibu sambungnya itu buah apel, Ailda sendiri yang mengupaskannya karena Ailda sangat merasa punya lagi ibu karena kasih sayang yang di berikan oleh Eliv.
"Baby, what you hungry" tanya Eliv.
"No mommy" jawab Ailda.
"Kamu belum makan Alice, makanlah sedikit saja" ucap Eliv sambil mengelus rambut lurus Ailda.
"Sakit perut kamu kenapa Honey" tanya Eliv cemas karena mendengar putrinya itu sakit perut.
"Aku sedang datang bulan Mom perutku sakit sekali" ucap Ailda.
Dengan cepat Eliv mengambil ponselnya dan langsung menelpon Jack untuk segera membelikan obat untuk Ailda yang sedang berperan menjadi Alice putri Eliv dan tuan David Delmar.
📞📞📞
"Jack tolong belikan Alice obat sakit saat datang bulan ya".
"Baik Nyonya saya akan belikan sekarang" ucap Jack.
"Jangan lama lama Jack Alice sangat kesakitan".
"Baik Nyonya"
📞📞📞
__ADS_1
Eliv menatap wajah putrinya itu dengan teliti, Eliv merasa ada perubahan dari sikap putrinya itu, bahkan Alice yang ini sangat baik sekali namun Alice yang dulu sangat angkuh dan sombong.
"Kau sangat berbeda sekarang Alice" ucap Eliv sambil tersenyum haru melihat putrinya itu.
"Wajar saja berbeda Eliv karenakan setiap manusia sangat gampang berubah" ucap nenek Mathilda yang sedari tadi hanya diam saja.
"Yes mom, aku menyadarinya Aliceku sudah besar dia akan segera menikah dan memiliki keluarga baru" ucap Eliv.
"Seorang wanita memang seperti itu Eliv, saat dewasa mereka akan pergi ke rumah suaminya dan akan meninggalkan orang tuanya" ucap nenek Mathilda menenangkan.
"Mommy aku sangat berharap jika Jack pun segera mendapatkan jodohnya, dia sudahku anggap sebagai putraku sendiri apa aku jodohkan saja dia" ucap Eliv.
"Ide yang bagus Honey" sahut tuan David yang baru sampai kesana.
"Apa sebaiknya kita tanyakan saja dulu pada Jack, Honey aku takut dia menolak" ucap Eliv.
"Oke tanyakan saja, dia pasti tak akan menolak" ucap tuan David.
Mereka semua mengobrol dengan asik layaknya satu keluarga yang utuh, dan datanglah Jack sambil membawa obat yang di pesan Eliv untuk Ailda.
"Nyonya ini obatnya" ucap Jack.
"Jack kesini sebentar" titah Eliv.
Jack hanya menurut dia duduk di samping Eliv, Jack merasa malu kalau harus menolak permintaan Majikannya itu.
"Apa kau sudah punya pacar Jack" tanya Eliv yang langsung membuat Jack terkejut karena tak tau harus menjawab apa.
"Kalau belum kami akan jodohkan kau Jack" ucap Tuan David yang membuat Jack semakin terkejut.
"Apa tidak terlalu terburu buru Nyonya tuan" ucap Jack.
"Jack kau sudah dewasa kau pantas menikah sekarang, itung itung biar ada wanita yang akan melayanimu Jack" ucap tuan David.
"T- tapi" ucap Jack.
"Tidak Jack kami tak akan memaksa ini juga untuk kebaikanmu, aku sudah menganggapmu sebagai anak sulungku Jack aku juga ingin kau bahagia" ucap Eliv.
Jack tak bisa menolak saat Eliv sudah bicara begitu karena bagi Jack tuan David dan Nyonya Eliv itu segalanya baginya.
"Baiklah aku setuju" ucap Jack.
bersambung...
__ADS_1
***jangan lupa like comen dan Votenya ya..
salam manis Nurleni***.