
Jack sudah bersiap jujur saja dia masih sangat kesal karena semalaman Claudia tidur dengannya dan Jack tak merasakannya, yang membuat Jack semakin kesal karena mungkin saja sekarang Ailda marah padanya karena melihat hal itu.
Jack berjalan ke arah kamar Ailda yang tak jauh dari kamarnya, terlihat oleh Jack kalau Claudia sedang berada di kamarnya dan duduk di bibir ranjang karena pintu kamarnya tak di kunci.
"Jack kau mau kemana" tanya Elive.
"Mom aku ingin keluar sebentar" ucap Jack berbohong karena tak akan mungkin bagi Jack untuk masuk ke kamar Ailda saat Elive melihatnya.
Jack terpaksa keluar dari hotel dan mencari makanan karena rasanya dia sangat ingin makan makanan luar sekarang, namun langkahnya terhenti saat melihat Ailda yang sedang duduk di sebuah taman anak anak yang tak jauh darinya.
Jack mendekat kearah Ailda yang tengah duduk memandangai anak kecil yang sedang bermain di sana.
"Ail kau di sini kenapa tak mengajakku" ucap Jack.
"Hy Jack aku hanya ingin main saja" ucap Ailda.
"Maaf karena tadi, tapi aku bisa pastikan aku dan Clau tidak melakukan apa apa, maafkan aku" ucap Jack.
Ailda tersenyum karena lucu saja mendengar ucapan Jack itu.
"Seharusnya aku yang minta maaf karena aku sudah masuk ke kamarmu tanpa ijin, dan aku tak tau kau sekamar dengan Dokter Clau" ucap Ailda namun matanya tetap fokus kedepan.
"Ailda aku tau kamu marah" tanya Jack.
"Hah marah buat apa aku marah? Bukannya kita tak punya hubungan kita itu hanya adik kakak Jack apa kau lupa" ucap Ailda.
"Oh ayolah Ailda sejak kapan kau bersikap begitu padaku".
" sejak semuanya jelas Jack, kau akan menikah dan aku hidup menjadi seorang single parent kau tenang saja tak lama lagi aku akan menikah juga".
"Ailda kau hanya milikku tak boleh ada yang suka padamu selain aku" ucap Jack.
"Hahaha Jack kau egois bahkan kau akan menikah dengan Dokter Clau, apa aku harus menjomlo terus".
" aku pastikan kau akan menikah denganku".
"Oh ya calon istrimu sudah datang, aku pergi dulu ya" ucap Ailda yang langsung pergi dari sana, sedangkan Jack langsung menatap ke arah dimana Ailda menatap ternyata ada Claudia di sana yang akan mendekat ke arahnya.
"Jack kenapa gak ajak aku" tanya Claudia.
"Maaf".
" Jack maafkan aku, aku gak tau kalau aku ada di kamarmu, maafkan aku ya Jack" ucap Claudia sambil memegang tangan Jack.
__ADS_1
Tetap saja mata Jack menatap pada Ailda yang sekarang sedang berjalan di pinggir jalanan, Claudia pun menatap Jack yang sedang melihat Ailda.
"Dia lagi, ada hubungan apa mereka aku yakin kalau mereka bukan hanya sekedar adik dan kakak saja" gumam Claudia.
"Oh ya Jack kita makan yuk di cafe itu" ucap Claudia mengajak Jack untuk pergi dari sana.
Jack hanya mengikuti Claudia saja padahal dia sangat ingin makan dengan Ailda tetapi dengan keberadaan Claudia, Jack merasa susah sekali dekat dengan Ailda.
Sedangkan Ailda sedang berjalan jalan mata Ailda terasa sangat perih karena polusi udara yang semakin hari semakin banyak, Ailda mengucek matanya karena merasa sangat perih. Dan tiba tiba.
Brughh..
Ailda menabrak seseorang dan dengan cepat orang itu merangkul Ailda karena tak mau dia jatuh ke tanah karena menabraknya.
Mata Ailda perlahan terbuka dan betapa terkejutnya dia saat melihat wajah tampan yang sekarang sangat dekat dengan wajahnya mungkin hanya berjarak 5 cm saja yang memisahkan mereka.
Dengan cepat Ailda menjauh dari laki laki itu.
"Maaf kan saya tuan saya salah" ucap Ailda sambil mengucek kembali matanya.
"Tak masalah Nona" ucap laki laki itu, dia merasa bingung karena sejak tadi Ailda hanya mengucek terus matanya.
"Are you okey Nona" tanya laki laki itu.
"Yes, mata aku hanya kelilipan saja" ucap Ailda.
"Duduklah di sini aku akan belikan obat mata untukmu" ucap laki laki itu sambil pergi dari sana karena ingin membeli obat mata.
Setelah selesai membeli obat mata, Ailda langsung di teteskan obat mata setelah itu mata Ailda bisa di buka dan tak sakit lagi.
"Terima kasih" ucap Ailda.
"Sudah tidak sakit kan" tanya laki laki itu, yang hanya di jawab anggukan kepala oleh Ailda.
"Siapa nama kamu, kenalkan aku Rio" ucap laki laki yang bernama Rio itu.
"Hy aku Ail, ehh Alice" ucap Ailda yang hampir saja mengucapkan namanya.
"Hy Alice senang bertemu dengamu" ucap Rio tersenyum pada Ailda.
"Ya, maaf ya aku menyusahkanmu soal obat itu aku akan ganti berapa harganya" tanya Ailda yang hendak mengambil uang dalam saku celana yang sedang dia kenakan.
"Jangan begitu Alice tak masalah cuman ini saja kan, tapi kalau kamu maksa bagaimana kalau kita makan bersama" ucap Rio.
__ADS_1
"Boleh" ucap Ailda, mereka pergi ke cafe yang di dalamnya ada Jack dan Claudia, sudah bisa di pastikan kalau Jack melihat Ailda masuk kesana.
"Kita duduk di sini saja bagaimana" tanya Rio.
"Ya boleh".
" kamu mau pesan apa" tanya Rio sambil membuka menu makanan yang ada di atas meja cafe itu.
"Mau spagheti" tanya Rio lagi.
"Apa saja terserah kamu aku ikut saja" ucap Ailda yang tak paham dengan daftar makanan itu, di dalamnya juga ada nama makanan yang memakai bahasa asing juga jadi Ailda tak terlalu paham.
"Bagaimana kalau ramen" tanya Rio.
"Ramen" tanya Ailda bahkan dia tak tau apa itu Ramen, dan makanan apa itu bahkan namanya saja Ailda baru tau sekarang.
"Ya samakan saja" ucap Ailda.
"Baiklah" Rio memanggil pelayan cafe itu dan memesan dua Ramen dan dua air putih.
"Oh ya Alice di mana rumah kamu" tanya Rio.
"Rumah" tanya Ailda bingung.
"Di pusat kota jauh dari sini" ucap Ailda.
"Oh ya apa pekerjaanmu" tanya Rio.
"Aku gak kerja" jawab Ailda.
Makanan pun datang kesana Ailda dan Rio langsung menyantapnya, Ailda melihat dengan teliti Ramen itu tak ada yang spesial hanya mie dan dua telur rebus.
"Kenapa Alice apa makanannya tak enak, atau kamu tak suka" tanya Rio yang melihat Ailda hanya menatap makanan itu.
"Tidak aku suka" ucap Ailda.
Sedangkan di sisi lain tangan Jack terkepal di bawah meja makannya, sejak tadi Claudia mengajaknya bicara tapi Jack tak menyahuti ucapan Claudia karena matanya fokus pada Ailda dan seorang laki laki yang makan dengannya.
"Beraninya laki laki itu makan dengan Ailda, apa dia gak tau kalau aku pacarnya" gumam Jack.
"Hy Jack kau tak apa" tanya Claudia yang bingung karena Jack tak makan.
Bukannya menjawab Jack malah berdiri dan berjalan kearah meja yang di tempati Ailda.
__ADS_1
"Alice ayo pulang Daddy dan Mommy pasti sedang menunggu" ucap Jack.
Ailda dan Rio pun memandang pada Jack yang sedang berdiri tak jauh dari meja mereka.