Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 20: Priska merasa iri


__ADS_3

Hari ini Sam tak akan masuk kerja karena Adiknya sudah pulang dari negara orang dia ingin merayakannya bersama keluarganya, bahkan Sam sudah mengundang mommy dan Daddynya untuk ke rumahnya.


Sam berjalan ke kamar Ailda dia ingin menyuruhnya untuk memasak untuk jamuan karena keluarganya akan berkumpul jadi harus ada makanan yang banyak.


"Alice buka pintunya" teriak Sam dari luar.


Ailda dengan terpaksa membukakan pintu karena suara Sam terus saja mengganggunya.


Ceklek..


Pintu terbuka dan menampakan Ailda yang sudah cantik karena berdandan setelah sudah mandi tadi, mata Sam tak bisa berkedip saat melihat kecantikan paripurna yang di pancarkan dari wajah Ailda.


"Ada apa" tanya Ailda ketus.


Sam tersadar karena mendengar Ailda bertanya, Sam langsung gelagapan saat Ailda terus saja menatapnya bahkan jantung Sam sudah dag dig dug serr di buatnya.


"Aku akan mengadakan jamuan".


"Lalu".


" aku harap kau mau membuatkan makanan dan minuman yang banyak untuk keluargaku".


"Itu saja, aku kira kau akan menyuruhku mengambilkan bintang di langit" ketus Ailda.


Ailda langsung pergi dari hadapan Sam dan menuju ke dapur disana sudah ada dua pelayan yang sedang membuat Sarapan pagi bahkan saat Ailda tiba di sana mereka berdua langsung menghentikan aktivitasnya dan menunduk di hadapan Ailda.


"Nona kalian kenapa" tanya Ailda heran.


"Nona jangan menunduk begitu aku malu kalau ada yang melakukan itu, aku akan membantu kalian masak disini bolehkah" tanya Ailda.


"Kenapa bertanya Nona ini rumah anda ini juga dapur anda, anda lebih berhak Nona" ucap salah satu pelayan itu.


"Baiklah mau masak apa kalian".


"Kami di suruh Nona Priska untuk membuat sarapan dahulu lalu kami akan membuat puding dan salad untuk cuci mulutnya".


"Aku bantu membuatnya".

__ADS_1


Walau pun Ailda sudah bersikap baik tetap saja kedua pelayan itu merasa canggung saat harus sedapur dengan majikannya sendiri apa lagi mereka tau kalau Alice itu adalah anak dari keluarga kaya yang bernama David Delmar.


"Kalian kenapa, jangan canggung begitu aku juga sama seperti kalian" ucap Ailda.


"Nona bukankah anda orang kaya tapi kenapa mau masuk ke dapur yang kotor dan bau makanan begini" tanya seorang pelayan yang rambutnya berwarna pirang.


Ailda menatap pelayan itu dengan tatapan sinis bukan apa apa tapi rasanya pertanyaan itu membuat Ailda tersadar kalau sekarang dia sedang menjadi Alice bukan Ailda yang sering masak sendirian di dapur menggunakan tungku.


"Maafkan mulutku ini yang lancang Nona, maafkan aku Nona aku gak bermaksud" ucap pelayan itu merasa bersalah.


"Tidak saat di rumah dulu aku memang sering memasak walau pun kata orang orang aku sombong tapi aku tak pernah malu masuk dapur, kenapa harus malu coba, kita seorang wanita sudah menjadi kewajiban kita memasak untuk suami kita" ucap Ailda menjelaskan.


"Tapi Nona sudah hampir tiga bulan Nona Priska dan Tuan Sam menikah tapi kenapa Nona Priska tak pernah mau memasak bahkan mungkin Non Priska tak pernah masuk dapur" tanya pelayan yang satunya lagi.


"Sudahlah semua orangkan beda beda" jawab Ailda.


Ailda memaklumi pertanyaan pelayan itu karena kalau di lihat dari penampilannya mereka masih terlihat muda bahkan mungkin mereka berbeda satu tahun dengan Ailda.


"Jika kalian sudah menikah nanti kalian pasti akan mengerti" ucap Ailda.


Rasa sakit di dalam hatinya terasa lagi Ailda sangat sakit jika membicarakan pernikahan, Ailda memegang dadanya yang terasa sesak karena mengingat perlakuan Sam padanya.


Nicky yang sedari tadi memperhatikan Ailda dia merasa kalau Ailda adalah orang baik tak seperti yang di katakan Sam tentang keburukan Ailda.


"Kenapa harus Sam yang menikahi Alice kenapa gak aku saja" gumam Nicky tersenyum membayangkan dia menikah dengan Ailda.


Semua makanan yang sudah Ailda masak tadi sudah siap dan Ailda sudah menyajikannya di meja makan yang sangat panjang itu.


Semua keluarga sudah berkumpul di sana bahkan kedua orang tua Sam juga sudah ada disana, bahkan mereka menunggu makanannya datang.


"Alice duduklah disini" ucap Sara ibunya Sam.


Ailda duduk disamping Sam tapi Priska langsung menghalanginya sehingga Ailda harus mengalah dan duduk di dekat Nicky dan bersebelahan dengan Priska.


"Alice tolong ambilkan aku nasinya dong" titah Nicky.


Ailda mematuhi saja bahkan Ailda juga menuangkan minuman pada gelas Nicky, ada rasa cemburu di hati Sam karena Ailda mau melayani Nicky sedangkan Sam tak pernah dia layani.

__ADS_1


"Terima kasih Alice".


" sama sama Nick".


Acara makan pun berjalan dengan lancar walau pun tuan Vincen tak menyukai Ailda tapi dia mencoba tak menghiraukannya.


"Daddy akan ke ruang tamu" ucap tuan Vincent.


"Sam ikut Dad aku juga sudah kenyang" ucap Sam.


Sedangkan disana hanya tersisa Ailda, Priska, Nicky dan ibunya Sam.


Suasana terasa canggung karena Priska juga tak berani bertanya pada mertuanya itu karena mertuanya memang tak suka pada Priska.


"Mom rencananya aku akan mencari kerja besok" ucap Nicky membuka obrolan.


"Bagus Nick Mommy dukung, tapi kalau kamu butuh bantuan kamu bisa beritau Mommy" ucap Sara.


"Siapa yang masak makanan ini" tanya Sara.


"Yang masak Alice Mom, enak ya makanannya" ucap Nicky.


"Wah benarkah, enak banget loh makanannya Alice mommy suka dengan makanan ini" ucap Sara antusias.


"Terima kasih" ucap Alice.


Sara kembali ke ruang tamu untuk menemui suami dan putra sulungnya, sedangkan Priska yang merasa sangat iri karena mertuanya memuji masakan Ailda.


"Momy Sara cuman memuji masakanmu Alice bukan merestui pernikahanmu bahkan Sam juga tak mencintaimu" ucap Priska.


Ailda tak menghiraukannya, dia lebih memilih membereskan piring kotor yang berada di meja itu, Priska merasa sangat marah karena Ailda mengacuhkannya.


Plakk..


Priska menampar Ailda dengan kencang, Nicky yang melihat itu langsung menutup mulutnya karena tak menyangka kalau Priska akan nekad menampar Ailda.


bersambung...

__ADS_1


kasihan yah Ailda harus merasakan kesedihan terus, kemana kamu Jack? tolong bantu Ailda untuk keluar dari jeratan keluarga Toxic ini..


__ADS_2