Pengganti Putri Yang Hilang

Pengganti Putri Yang Hilang
bab 59


__ADS_3

Malam harinya Jack mengurung dirinya di kamar karena tak mau ikut dengan Claudia pergi nonton karena rasanya hambar saja bila dekat dengan Claudia.


"Aku harus pikirkan cara agar Claudia pergi atau Ailda harus ikut pergi" gumam Jack mundar mandir di kamarnya.


Tokk


Tokk


"Jack kau sudah siap aku masuk ya" sahut Claudia dari luar kamar Jack, dan betapa terkejutnya Claudia saat melihat Jack yang sedang tidur dan di selimut dengan selimut tebal.


"Jack are you okey" tanya Claudia menghampiri Jack.


"Tiba tiba kepala aku pusing Clau, maaf mungkin aku tak bisa ikut nonton" ucap Jack dengan suara khas orang sakit yang dia buat sendiri.


Tangan Claudia mengecek kening Jack dan memang benar kening Jack panas tapi panas normal namun banyak sekali keringat di wajahnya Jack.


"Kau tak panas Jack, kau hanya panas dan gerah karena kau memakai selimut tebal" ucap Claudia.


"Kau mungkin Dokter Clau tapi kau tak akan merasakan sakit kepalaku ini kalau kau tak merasakannya" ucap Jack.


"Aku beri obat mau" tanya Claudia.


"Obat apa aku gak bisa makan obat sembarangan Clau" ucap Jack lemas dan lesu.


Tiba tiba datang Ailda kesana untuk meminjam laptop Jack karena dia akan belajar menggunakan Laptop karena setiap malam pun dia akan meminjam punya Jack.


"Jack kau kenapa" tanya Ailda terkejut karena Jack berbaring lemah di kasurnya.


"Dia sakit" jawab Claudia ketus.


"Sakit? Kok bisa tadi siang baik baik saja" ucap Ailda yang langsung mendekat kearah Jack.


"Kau sakit apa Jack" tanya Ailda.


"Aku pusing" jawab Jack.


"Pusing apa kamu salah makan Jack kok bisa mendadak begini" ucap Ailda heran.


"Clau aku tak bisa pergi aku sakit, lain kali saja ya" ucap Jack pada Claudia.


"Kau pulanglah Clau karena semakin larut malam aku tak bisa mengantarmu" ucap Jack.


"Tapi Jack aku ingin merawatmu disini ayolah aku seorang Dokter Jack" ucap Claudia.


"Ya aku tau tapi pelayan Daddy bisa merawat ku Clau, kau pulang lah aku tak mau Daddy mu mencarimu" ucap Jack.

__ADS_1


"Baiklah aku pulang jangan telat makan ya, minum obat pereda pusing ya" ucap Claudia.


"Ya" ucap Jack.


Claudia pun pergi dan Jack menyuruh Ailda melihat apa Claudia sudah pulang atau belum dari dalam kamarnya Jack, Ailda yang di suruh pun hanya menatap ke arah halaman saja dan memastikan Claudia naik ke mobil pribadinya.


"Sudah pulang" tanya Jack pada Ailda.


"Ail sudah pulang belum Claudia" tanya Jack lagi.


"Sudah baru saja naik mobil, kamu kenapa Jack tak mau pergi bersama Claudia kasihan dia pulang tanpa kau antar, aku yakin dia tuluh bahkan dia mau tinggal di sini dan merawatmu" ucap Ailda.


"Ail aku gak suka pada Claudia dia bukan tipikal wanita idamanku".


" lupakan wanita idaman mu itu Jack, bahkan sebuah cinta saja bisa terabaikan apa lagi hanya tipikal wanita idaman, yang paling penting Claudia mencintaimu dan kau buktikan kalau kau juga mencintainya jangan biarkan cinta Clau bertepuk sebelah tangan" jelas Ailda.


"Tapi aku gak bisa Ail, aku gak akan mungkin menikah dengan wanita yang aku sendiri tak cinta padanya".


" tapi Jack apa kau tega menolak keinginan Mom Elive bahkan dia sudah sangat senang dengan acara pernikahan mu nanti aku harap kau tak mengecewakannya".


"Hal itu yang membuat aku susah lepaskan Claudia" keluh Jack.


"Yaudah mulailah terima dia Jack, lama lama bersama kau juga akan bisa menerimanya" ucap Ailda.


"Kau gak akan tau betapa susahnya melupakan rasa cinta ini padamu" batin Jack.


"Boleh ambil saja di tas kerjaku".


" aku mau belajar lagi boleh aku bawa ke kamar ku" tanya Ailda.


Semakin lama mereka bersama Ailda semakin menganggap Jack sebagai temannya walau pun dalam hatinya ada perasaan yang tak bisa dia keluarkan.


Begitu juga dengan Jack yang semakin suka dan kagum pada Ailda karena mereka sering bertemu tiap hari jadi Jack bisa melihat sifat asli Ailda yang dia baru tau sekarang.


"Kau sangat menarik Ailda, aku tak menemukan sikaf mu di diri Claudia" gumam Jack menatap Ailda yang pergi dari sana.


Pagi harinya Ailda sudah bersiap untuk pergi ke kantor tetapi dia di kejutkan dengan kedatangan Claudia yang pagi pagi sudah ada di sana.


"Clau kau ada di sini" tanya Ailda.


"Ya aku ingin melihat Jack, aku takut dia sakit parah" ucap Claudia.


"Oh aku juga mau kesana mengembalikan Laptop yang aku pinjam malam tadi" ucap Ailda yang langsung berjalan di depan Claudia.


"Awas kau Alice, tak akan aku biarkan kau mendekati Jack lagi" batin Claudia sambil mengikuti Ailda dari belakang.

__ADS_1


Saat sudah masuk kedalam kamar Jack, dengan sengaja Claudia menyenggol Ailda sehingga membuat Ailda terjatuh tersungkur ke depan, namun Claudia tak tau kalau Jack sedang jongkok karena sedang memakai sepatu.


Brughh..


Ailda jatuh dan menindih Jack, tangan Ailda harus mengalami cedera karena menahan laptop Jack yang akan jatuh.


Mata keduanya bertemu, dan Claudia yang melihat hal itu langsung terkejut.


"Ya ampun kalian tak apa apa" tanya Claudia pura pura perhatian.


Ailda langsung bangkit dan meringis kesakitan karena tangannya sampai berdarah karena terkena lantai yang keras.


"Kau baik saja Ail" tanya Jack melihat keadaan tangan Ailda.


"Apa? Ail?" tanya Claudia yang bingung.


"Ail? Siapa?" tanya Jack karena tak mau membuat Claudia penasaran.


"Tadi kau bilang Ail kan bukannya nama Alice itu Alice" ucap Claudia.


"Kau pasti salah dengar" bantah Jack.


Karena tak mau semakin runyam Jack pun membawa Ailda untuk duduk di ranjang dan mengobati lukanya.


Sedangkan Claudia dia masih memikirkan nama yang Jack ucapkan tadi karena baginya tak mungkin kalau Jack akan salah ucap nama.


"Clau ada apa kau datang kemari pagi sekali" tanya Jack yang membuyarkan lamunan Claudia.


"Aku hanya memastikan kalau kau sembuh Jack, aku bawakan obat untukmu" ucap Claudia sambil menyodorkan obat pada Jack.


"Terima kasih tapi tak perlu repot repot Clau" ucap Jack.


"Tak repot hanya Obat saja" ucap Claudia menatap Jack yang sedang membalut perban pada tangan Ailda.


"Baiklah aku pergi dulu Jack karena sekarang aku ada praktek pagi" ucap Claudia.


"Ya hati hati di jalan" ucap Jack.


Claudia keluar dari kamar Jack.


"Harusnya aku yang ada di posisi itu kenapa harus alice lagi Alice lagi yang mesra dengan Jack, niat aku kan untuk mencelakainya bukan melihatnya dekat dengan Jack dasar menyebalkan" gerutu Claudia.


**Like comen nya jangan lupa ya...


Terima kasih yang sudah mampir ke karya Author jangan lupa dukungannya juga ya...

__ADS_1


salam manis Author dari Bandung**


__ADS_2